PDI Perjuangan dan Golkar Tolak Rancangan 5 Daerah Pemilihan pada Pemilu 2024 di Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 15 Desember 2022 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Sebanyak 12 Partai Politik yang ada di Kota Bekasi memilih Rancangan 2 (5 Dapil) untuk ditetapkan menjadi Daerah pemilihan Kota Bekasi pada Pemilu 2024 dalam kegiatan “Diseminasi dan Uji Publik Rancangan Penataan Daerah Pemilihan (DAPIL) Pemilihan Anggota DPRD Kota Bekasi dalam Pemilu 2024” yang diselenggarakan KPU Kota Bekasi, Minggu (11/12/2022). Berbekal pilihan yang sama, sejumlah partai politik menengah dan baru tersebut lantas berlanjut dengan menggelar konsolidasi di Kantor DPC PPP Kota Bekasi, Jl. Chairil Anwar, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/12/2022) siang, dalam rangka mengawal dan mendorong penetapan lima (5) Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pileg 2024 mendatang. [irp posts=”4236″ ] Menanggapi hal tersebut, Politisi PDI Perjuangan Nicodemus Godjang mengatakan bahwa banyak wilayah yang tak tercover aspirasi dewannya jika 5 Daerah Pemilihan (Dapil) di Kota Bekasi diterapkan pada Pemilu 2024 mendatang. “Justru kalo 5 Dapil masyarakat akan sulit menentukan perwakilan dewannya. Kalo saya pribadi maunya sih 1 dapil 1 kecamatan biar cakupannya bisa lebih luas,” ucap Bung Nico sapaan akrabnya yang juga Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PDI Perjuangan, Rabu (15/12/22). Bung Nico juga menjelaskan bahwa kalau banyak dapil itu bisa mempermudah masyarakat dalam menentukan perwakilannya di dewan. Dan pasti aspirasinya juga tercakup luas. Bang Nico yang juga Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi ini menerangkan bila rancangan Dapilnya menjadi 5 itu menandakan proses demokrasi kita menjadi menurun. “Masa dari 6 Dapil menjadi 5 Dapil, berarti menurun dong. Ingat Kota Bekasi itu wilayahnya kecil hanya 12 kecamatan dengan penduduk mencapai 2.7 juta jiwa. Apa bisa tercover semuanya?,” terangnya. [irp posts=”4246″ ] Sementara itu Ketua Fraksi Golkar Persatuan DPRD Kota Bekasi Dariyanto membeberkan bahwa partainya telah meengambil sikap dengan memilih Rancangan 3 (7 Daerah Pemilihan) untuk Pemilu 2024 saat kegiatan Uji Publik yang digelar KPU Kota Bekasi pada Minggu (11/12/2022) lalu. Senada dengan Bung Nico, Dariyanto menjelaskan bahwa jika diperkecil menjadi 5 Dapil, takutnya nanti ada wilayah yang tak punya terwakilan dewan di parlemen untuk menyerap aspirasi warganya. “Kami dari Golkar kemarin sudah melakukan pleno, dan hasilnya mengambil yang 7 Dapil dengan alasan agar setiap wilayah mempunyai keterwakilannya, agar dewannya bisa fokus di wilayah tersebut,” ucap Anggota DPRD Kota Bekasi dua periode ini. Sebelumnya diberitakan, dalam kegiatan Diseminasi dan Uji Publik yang diselenggarakan KPU Kota Bekasi pada Minggu (11/12/2022) lalu, 12 Partai Politik memilih Rancangan 2 (5 Dapil) untuk ditetapkan menjadi Daerah pemilihan Kota Bekasi pada Pemilu 2024 mendatang. Kemudian dua parpol memilih Rancangan 1 (6 Dapil) dan Rancangan 3 (7 Dapil) hanya dipilih oleh satu parpol. Sementara sisanya, yakni tiga parpol, abstain. (mar)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang
​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD
Tragedi KA Maut: DPR Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun!
Truk Raksasa Kuasai Jalan Arteri, DPRD Desak Ketegasan Dishub!
Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi
Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak
Temui Jokowi, Manuver Politik Yenny Kristianti Perkuat PSI Kota Bekasi
Terdepak dari Takhta PPP, Gus Shol Loncat Pagar ke PKB?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:47 WIB

Tragedi KA Maut: DPR Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun!

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:30 WIB

Truk Raksasa Kuasai Jalan Arteri, DPRD Desak Ketegasan Dishub!

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:35 WIB

Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x