Pengamat Nilai Bantahan Menhut Raja Juli Soal Foto Main Domino dengan Eks Tersangka Pembalakan Liar Hanya Alibi

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Olahraga Domino Indonesia atau Pordi, Andi Rukman Nurdin Karumpa serta pengusaha Azis Wellang. (Foto: Tempo).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Olahraga Domino Indonesia atau Pordi, Andi Rukman Nurdin Karumpa serta pengusaha Azis Wellang. (Foto: Tempo).

Jakarta – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, menilai bantahan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni terkait foto dirinya bermain domino bersama Azis Wellang, mantan tersangka kasus pembalakan liar, tidak meyakinkan publik. Menurutnya, klarifikasi tersebut justru terkesan sebagai alibi yang sulit dipercaya.

“Itu alibi saja. Rakyat bisa menilai bantahan itu justru membenarkan semuanya. Bahwa Menteri Raja Juli memang main domino dengan orang yang pernah punya masalah hukum. Apalagi dia bilang main domino dua kali, masa tidak kenal? Kan lucu,” ujar Trubus di Jakarta, Minggu (07/09/2025).

Sorotan Publik dan Citra Kabinet

Trubus menegaskan, sebagai pejabat yang menangani sektor kehutanan, Raja Juli seharusnya menjaga perilaku agar tidak mencoreng citra Kabinet Merah Putih (KMP), khususnya Presiden Prabowo Subianto. Apalagi, pemerintah saat ini tengah berada dalam sorotan publik terkait isu ketimpangan sosial dan ekonomi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ingat, pekerjaan rumah pemerintah saat ini cukup berat. Kemarin ada tuntutan 17 plus 8, semuanya berat-berat. Semua menteri kerja keras, tapi Menteri Raja Juli malah sibuk main domino. Di mana sense of crisis-nya? Di mana etikanya? Pak Prabowo harus bertindak untuk memulihkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Foto yang Memicu Kontroversi

Foto yang memicu polemik tersebut dipublikasikan oleh Tempo. Dalam gambar itu, terlihat Raja Juli Antoni bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran (PPM) Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Umum DPN Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Andi Rukman Nurdin Karumpa, dan pengusaha Azis Wellang sedang asyik bermain domino pada Senin (01/09/2025).

Bantahan Raja Juli Antoni

Menanggapi pemberitaan tersebut, Raja Juli membantah mengenal Azis Wellang maupun Andi Rukman. Ia mengklaim tidak ada pembicaraan terkait kasus hukum saat pertemuan itu berlangsung.

“Saya tidak kenal dengan dua pemain lainnya. Tidak ada juga pembicaraan soal kasus apapun pada saat itu,” kata Raja Juli, dikutip dari Antara.

Raja Juli yang juga menjabat Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menambahkan, ia baru mengetahui identitas Azis Wellang setelah berita tersebut beredar.

Menurutnya, pertemuan itu terjadi di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di mana Menteri Karding menjabat sebagai sekretaris jenderal. Setelah berdiskusi selama dua jam, ia diajak bermain domino di ruang tamu yang sudah ramai tamu.

Melalui akun Instagram resminya @rajaantoni, ia menjelaskan hanya bermain dua putaran sebelum berpamitan.

Latar Belakang Kasus Pembalakan Liar

Kasus pembalakan liar yang menyeret nama Azis Wellang terjadi pada November 2024. Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan—saat itu masih bernama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)—menetapkan tiga tersangka atas dugaan penebangan kayu di luar izin konsesi di kawasan hutan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

PT ABL, yang memiliki izin mengelola 11.580 hektare hutan, disebut melakukan penebangan ilegal hingga menghasilkan 1.819 meter kubik kayu, merugikan negara sekitar Rp2,72 miliar.

Azis Wellang, selaku Direktur Utama PT ABL, bersama dua pihak lainnya, ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pada 9 Desember 2024, Azis memenangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sehingga status tersangkanya batal demi hukum.

Analisis dan Dampak Politik

Kasus ini dinilai berpotensi memengaruhi citra pemerintah dan kepercayaan publik terhadap kementerian terkait. Pengamat menilai, di tengah isu lingkungan dan tata kelola hutan yang kompleks, pertemuan informal pejabat dengan pihak yang pernah terjerat kasus kehutanan dapat menimbulkan persepsi negatif, meskipun tidak ada pembahasan kasus dalam pertemuan tersebut.

Ikuti perkembangan terbaru kasus ini dan berita politik nasional lainnya di portal kami untuk mendapatkan informasi akurat dan terpercaya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar
Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali
OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?
Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!
DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas
Antrean Mengular di Sejumlah SPBU? Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Warga Bekasi Aman
Awas Macet! Ini Titik Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Terbaru
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:39 WIB

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:33 WIB

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x