Polres Metro Bekasi Kota Siapkan Tujuh Pos Pengamanan dan Pelayanan untuk Operasi Ketupat Jaya 2025

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pospam Sumber Arta.

Pospam Sumber Arta.

Dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2025, Polres Metro Bekasi Kota telah mendirikan 7 Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Pos-pos ini didirikan di sejumlah lokasi strategis di Kota Bekasi untuk memudahkan masyarakat dan meminimalisir potensi gangguan selama periode mudik.

Ketujuh pos yang didirikan meliputi:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Pospam Harapan Indah Jalan Sultan Agung ,
  2. Pospam Bekasi Timur ,
  3. Pospam Sumber Arta ,
  4. Pospam Rest Area KM 6A Jatibening Baru ,
  5. Pospam Mall Ciputra ,
  6. Posyan Mega HyperMall Bekasi ,
  7. Posyan Stasiun Bekasi .

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Dani Hamdani, menjelaskan bahwa pos-pos ini telah dipetakan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lalu lintas di wilayah Kota Bekasi.

“Jumlah pos pantau di Kota Bekasi ada 7 titik, termasuk di perbatasan Sumber Arta, Harapan Indah, serta beberapa lokasi pusat perekonomian seperti Mega HyperMall Bekasi dan mall-mall lainnya,” ujar Dani kepada rakyatbekasi.com, Jumat (21/03/2025).

Lebih lanjut Kombes Dani menambahkan bahwa Operasi Ketupat Jaya melibatkan 914 personel gabungan yang terdiri dari berbagai unsur. Rincian personel yang terlibat adalah:

  • 533 personel Polri dari Polres Metro Bekasi Kota,
  • 284 personel dari TNI dan Dinas Perhubungan,
  • 80 personel dari unsur masyarakat.

Dengan jumlah personel yang signifikan, kata dia, operasi ini bertujuan untuk memastikan setiap aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.

Arus mudik Lebaran di Kota Bekasi akan berlangsung mulai 24 Maret hingga 8 April 2025. Berdasarkan prakiraan pemerintah pusat, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 28 hingga 30 Maret 2025.

“Dengan jadwal ini, kami telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan. Fokus kami adalah memastikan kelancaran lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” tuturnya.

Setiap Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan dilengkapi dengan fasilitas dan personel yang siap membantu masyarakat, baik dalam hal informasi perjalanan, pengamanan, hingga bantuan medis darurat.

Selain itu, petugas di pos akan melakukan pengawasan intensif terhadap kondisi lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan, terutama di titik-titik rawan kepadatan.

Melalui pendirian pos-pos ini, Polres Metro Bekasi Kota berharap dapat menciptakan suasana mudik yang aman, nyaman, dan tertib.

Selain itu, sinergi dengan seluruh stakeholder yang terlibat, termasuk TNI, Dishub, dan elemen masyarakat, diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya tahun ini.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang melintas dan mudik melalui Kota Bekasi merasakan keamanan dan kenyamanan. Operasi ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

Dengan persiapan yang matang, Kota Bekasi siap menjadi jalur mudik yang terorganisir dan terkendali, memberikan pengalaman mudik yang lebih baik bagi masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air
Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat
Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan
CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!
Kualitas Udara Kota Bekasi Tidak Sehat, AQI Pagi Ini Tembus 153
Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN
Panti Pijat ‘Be Glow’ Diduga Pakai Izin Bodong
Jadi Syarat Wajib dalam SPMB 2026, Disdukcapil Kota Bekasi Gencarkan Pembuatan KIA
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36 WIB

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air

Senin, 11 Mei 2026 - 12:00 WIB

Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat

Senin, 11 Mei 2026 - 11:10 WIB

Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:08 WIB

CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:20 WIB

Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x