Sambangi Surya Paloh, Puan Maharani Ingin Maju Pilpres 2024

- Jurnalis

Senin, 22 Agustus 2022 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puan Maharani bersama dengan sejumlah elite PDI Perjuangan di NasDem Tower, Jakarta, Senin (22/08/2022).

Puan Maharani bersama dengan sejumlah elite PDI Perjuangan di NasDem Tower, Jakarta, Senin (22/08/2022).

JAKARTA – Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengungkapkan Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR, Puan Maharani bakal mencalonkan diri di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Willy saat menerima kunjungan Puan bersama dengan sejumlah elite PDI Perjuangan di NasDem Tower, Jakarta, Senin (22/08/2022).

Willy menyebut, dalam pertemuan antara Puan dengan Surya Paloh juga dimungkinkan membahas tiga nama bakal calon presiden rekomendasi Rakernas Partai NasDem, yakni Anies Baswedan, Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Partai NasDem, kata dia, tetap menghargai itikad Puan untuk maju di perhelatan Pilpres mendatang.

“Ya kita lihat toh Mbak Puan ingin maju toh. Kita saling hormat menghormati ada courtesy di sana di mana proses politik suatu hal yang dinamis. Tentu bagaimana dialog mampu membangun kesepahaman lalu kemudian menyusun kesepakatan,” cetus Willy.

Menurut dia, Partai NasDem tidak akan canggung untuk membangun komunikasi dengan Puan, sebab Surya Paloh memiliki kedekatan dengan Puan beserta mendiang ayahnya Taufik Kiemas

“Ini kan Mbak Puan melihat Pak Surya sudah sebagai paman, sebagai om tentu proses dialog itu yang akan menjadi suatu hal yang lebih terbuka jadi segala sesuatu sangat mungkin dibicarakan nanti,” tambahnya.

Untuk itu, dia masih menunggu proses komunikasi politik yang dibangun antara Puan dengan Surya Paloh, terutama dalam mencari kecocokan dan konfigurasi politik menuju Pilpres 2024.

“Itukan kita cuma tangkap kode-kode alam saja. kita lihat nanti sejauh apa pembicaraannya, artinya apapun itu kerja sama politik tidak hanya di dalam ranah pilpres tetapi tidak tertutup kerjasama di bidang pilpres,” ujar Willy.

Kedua, tambah dia, banyak hal yang bisa dikerjasamakan dengan PDIP. “Dengan dialog hari ini saja dengan kehadiran Mbak Puan hari ini saja itu memberikan persepsi kepada publik bahwa pendidikan politik kita sangat kualitatif,” tutup Willy.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi
Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat
ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka
Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029, PAN Kota Bekasi Siapkan Strategi Matang Pasca Musda
Musda VI PAN Kota Bekasi Tetapkan 7 Formatur, 5 Anggota DPRD Masuk Bursa Ketua
Sengketa Pemilihan RW 025 Kayuringin Jaya: Warga Tolak Hasil, Endus Keterlibatan Parpol

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:08 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WIB

Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:04 WIB

Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:26 WIB

ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca