Sembilan Kecamatan Belum Kelar, Rekapitulasi Tingkat Kota Bekasi Molor

- Jurnalis

Jumat, 1 Maret 2024 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2024 tingkat Kota Bekasi terpaksa harus diskors oleh KPU Kota Bekasi, Jumat (01/03/2024) malam.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa mengatakan bahwa penghentian sementara rapat pleno tersebut dilakukan karena pihaknya hanya merekap apa yang sudah ditetapkan oleh Kecamatan.

“KPU Kota Bekasi melakukan hasil rekapitulasi tingkat Kota selama 5 hari dari tanggal 1-5 Maret. Sekarang hari pertama dan sudah siap, ada 3 Kecamatan Pondokmelati, Jatiasih, dan Bantargebang,” kata Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa kepada rakyatbekasi, Jumat (01/03/2024) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali menjelaskan, sampai hari ini masih terdapat 9 Kecamatan masih melakukan proses rekapitulasi oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Dirinya berharap proses rekapitulasi di tingkat Kecamatan bisa selesai sesuai jadwal yang berlaku.

“Target sebelumnya ini kan sampai tanggal 2 maret 2024, kalau belum selesai kita lanjutkan sampai selesai. Kami tentu berharap sebelum tgl 5 Maret 2024 sudah selesai, kalau sudah selesai kan bisa ikut bergabung direkap disini,” ujarnya.

Namun saat rekapitulasi suara Kecamatan Pondok Melati, para peserta ada yang intrupsi guna meminta penjelasan terkait dibatalkannya suara yang masuk di Partai Garuda

Hal ini dikarenakan partai Garuda tidak melaporkan hasil Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

Acara rekapitulasi suara Tingkat Kota Bekasi pun sempat diskors selama sejam terkait permasalahan tersebut.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi
Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas
Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok
Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas
Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026
Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan
Belum Final! Dishub Gandeng KAI Kaji Penutupan Perlintasan Grand Mall
APBD 2026 Tercekik, Pemkot Bekasi Evaluasi TPP ASN: Cek Rincian Lengkap per OPD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:55 WIB

Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:09 WIB

Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:26 WIB

Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:07 WIB

Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026

Berita Terbaru

Suasana hiruk pikuk lalu lintas yang membelah deretan gedung pencakar langit di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Nama kawasan bisnis paling elite di Indonesia ini diabadikan dari sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang rela memimpin perang gerilya dari atas tandu dengan kondisi satu paru-paru demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x