Serapan Dana Hibah RW Bekasi Tembus 99,51 Persen, DPRD Kawal Ketat Laporan Keuangan

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra.

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra.

BEKASI – Program pemerataan pembangunan melalui Dana Hibah Rp100 Juta per Rukun Warga (RW) di Kota Bekasi mencatatkan progres signifikan. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melaporkan tingkat penyerapan anggaran ini telah mencapai 99,51 persen menjelang akhir tahun anggaran 2025.

Di tengah tingginya realisasi pencairan tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi memberikan atensi khusus terkait akuntabilitas penggunaan anggaran.

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, mengingatkan seluruh pengurus RW penerima manfaat untuk melampirkan bukti administratif yang lengkap dan valid.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transparansi LPJ Menjadi Kunci

Sarwin menegaskan bahwa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) bukan sekadar formalitas, melainkan bukti nyata transparansi pengelolaan uang rakyat. Ia mewanti-wanti agar tidak terjadi maladministrasi di tingkat pengurus wilayah.

“Baik Pemerintah, Legislatif, dan Eksekutif sudah merealisasikan komitmen bantuan Rp100 juta per RW ini. Sekarang, tinggal pelaporan LPJ penggunaan anggarannya yang harus sesuai aturan. Batas akhir pertanggungjawaban tersebut diminta paling lambat tanggal 20 Desember mendatang,” ujar Sarwin dalam keterangannya, Rabu (03/12/2025).

Menurut Sarwin, kepatuhan terhadap tenggat waktu dan kelengkapan dokumen sangat krusial untuk menghindari temuan di kemudian hari.

Penggunaan Anggaran Sesuai Kebutuhan Wilayah

Berdasarkan pemantauan di lapangan, Sarwin menilai mayoritas pembelanjaan dana hibah sudah tepat sasaran dan sesuai dengan proposal kebutuhan masing-masing wilayah. Dana tersebut banyak dialokasikan untuk pengadaan aset inventaris yang menunjang kegiatan warga.

“Kalau saya lihat, rata-rata pembelanjaannya sesuai dengan kebutuhan di wilayah masing-masing. Tidak ada kendala berarti, dana sudah dibelanjakan untuk barang seperti kursi, sound system, AC, bangku, maupun alat-alat penunjang kinerja operasional di wilayah,” jelasnya.

DPRD Akan Lakukan Audit Lapangan

Sebagai fungsi pengawasan, DPRD Kota Bekasi berencana meminta rekapitulasi LPJ dari Pemerintah Kota Bekasi setelah tanggal 20 Desember. Hal ini dilakukan untuk memastikan sinkronisasi antara laporan tertulis dengan realisasi fisik di lapangan.

“Nanti laporan mereka harus ada pertanggungjawabannya. Sejauh ini kita belum ada temuan, mungkin nanti kalau ada temuan baru kita koreksi. Yang terpenting, laporan para RW di Kota Bekasi itu jelas semua dan tidak ada manipulasi,” tegas Sarwin.

Data BPKAD: 1.015 RW Telah Mencairkan Dana

Di sisi eksekutif, Kepala BPKAD Kota Bekasi, Yudianto, mengonfirmasi tingginya antusiasme penyerapan anggaran program “Bekasi Keren” ini. Berdasarkan data Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), mayoritas RW di 56 kelurahan telah menerima dana tersebut.

“Berdasarkan data laporan penyerapan anggaran penataan lingkungan RW Bekasi Keren, total terdapat 1.020 RW. Sejauh ini, penyerapan dana sudah sebanyak 99,51 persen atau 1.015 RW yang sudah mencairkan dana bantuan itu,” ungkap Yudianto, Selasa (02/12/2025).

Ia menambahkan, saat ini hanya tersisa 5 RW yang masih dalam proses administrasi untuk pencairan anggaran.

Regulasi Peraturan Wali Kota

Yudianto menjelaskan bahwa seluruh mekanisme pencairan dan penggunaan dana ini telah diatur secara ketat melalui regulasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 23 Tahun 2025 tentang Program Penataan Lingkungan Rukun Warga Bekasi Keren.

“Kami sudah menyertakan regulasi dan ketentuan prosedural yang berlaku. Kami berharap para pengurus RW dapat mempertanggungjawabkan setiap penggunaan dana tersebut dalam bentuk Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang akuntabel,” pungkasnya.

Apakah wilayah Anda sudah merasakan manfaat dari Dana Hibah RW ini? Pastikan pengelolaannya transparan demi kemajuan lingkungan bersama.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih WTP BPK, Pemkot Bekasi Malah Catat 20 Temuan Kebocoran PAD!
Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri
Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan
Target PAD 2025 Meleset! Banggar DPRD Kota Bekasi Desak Pemkot Benahi Bapenda dan Evaluasi APBD
DPRD Kota Bekasi Usulkan Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual
BK Soroti Absennya Tiga Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi saat Rapat Paripurna
Sikap ‘Baper’ Gubsu Bobby Nasution Tinggalkan Paripurna Dinilai Lecehkan Rakyat Sumut
Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:20 WIB

Raih WTP BPK, Pemkot Bekasi Malah Catat 20 Temuan Kebocoran PAD!

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:10 WIB

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:40 WIB

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Target PAD 2025 Meleset! Banggar DPRD Kota Bekasi Desak Pemkot Benahi Bapenda dan Evaluasi APBD

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:25 WIB

DPRD Kota Bekasi Usulkan Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

Berita Terbaru

Tangkapan layar Surat Undangan Resmi Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas yang ditandatangani oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, untuk agenda pelantikan pada Kamis (30/07/2026) di Aula H. Nonon Sonthanie, Gedung Pemkot Bekasi.

Bekasi

Siapa Pilihan Wali Kota Bekasi untuk 3 Kursi Eselon II?

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:01 WIB

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, saat memaparkan temuan BPK terkait indikasi kebocoran PAD dan tata kelola aset daerah dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (23/07/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Raih WTP BPK, Pemkot Bekasi Malah Catat 20 Temuan Kebocoran PAD!

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:20 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x