Siap Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Kota Bekasi Lantik 7.708 Pengawas TPS

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2024 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu lantik 7.708 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kota Bekasi yang bertugas untuk mengawasi TPS saat pelaksanaan Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024) mendatang.

Bawaslu lantik 7.708 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kota Bekasi yang bertugas untuk mengawasi TPS saat pelaksanaan Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024) mendatang.

KOTA BEKASI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi melantik sebanyak 7.708 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kota Bekasi yang nantinya akan bertugas mengawasi TPS saat pelaksanaan Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024) mendatang. Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Bekasi Choirunnisa Marzoeki mengatakan, pelantikan PTPS sendiri telah berlangsung sejak Senin (22/01) lalu. Tak hanya itu, Nisa sapaan akrabnya juga mengatakan bahwa mereka juga mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek) dalam pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu.
“Bawaslu Kota Bekasi menghadiri pelantikan PTPS di 12 Kecamatan yang dilantik oleh PPK. Dalam pelantikan sekaligus juga langsung dilaksanakan bimtek untuk pengawas TPS, pengawas TPS itu punya tugas dari mulai persiapan pemungutan suara dan persiapan pemilu,” ucap Nisa saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, Jumat (26/01/2024).
Nisa menjelaskan, petugas Pengawas TPS sendiri memiliki tugas untuk mencegah pelanggaran dan mengawasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara.
“Dimana sejumlah tugas mereka ialah Persiapan Pemungutan Suara, Pelaksanaan Pemungutan Suara, Persiapan penghitungan suara, Pelaksanaan penghitungan suara, dan Pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS,” ujarnya
Ia menambahkan, pengawas TPS dalam pelaksanaan pemilu diantaranya juga dapat menyampaikan keberatan, bilamana pelaksanaan pemilu ditemukan dugaan pelanggaran. “Jika ditemukan dugaan pelanggaran, kesalahan, kekeliruan atau penyimpangan, pada saat pemungutan dan penghitungan suara,” jelasnya Serta, mereka juga berkewajiban menyerahkan laporan ke Panitia Pengawas Kelurahan yang kemudian laporan tersebut akan dilaporkan ke Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) hingga Bawaslu. “Adanya PTPS diharapkan proses perhitungan berjalan sesuai prosedur dan aturan perundang-undangan. Mereka juga diharapkan tidak ragu mengajukan teguran bila mendapati kesalahan atau pelanggaran di TPS,” tutupnya. (DAP)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi
Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas
Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok
Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas
Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026
Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan
Belum Final! Dishub Gandeng KAI Kaji Penutupan Perlintasan Grand Mall
APBD 2026 Tercekik, Pemkot Bekasi Evaluasi TPP ASN: Cek Rincian Lengkap per OPD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:55 WIB

Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:09 WIB

Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:26 WIB

Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:07 WIB

Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026

Berita Terbaru

Suasana hiruk pikuk lalu lintas yang membelah deretan gedung pencakar langit di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Nama kawasan bisnis paling elite di Indonesia ini diabadikan dari sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang rela memimpin perang gerilya dari atas tandu dengan kondisi satu paru-paru demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x