Tambah 600 Pelanggan, Perumda Tirta Patriot Kelola SPAM Perumahan Vida Bantargebang Mulai 1 Mei 2025

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serah terima Operasional Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari PT BNR Property Management ke Perumda Tirta Patriot, Selasa (22/04/2025).

Serah terima Operasional Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari PT BNR Property Management ke Perumda Tirta Patriot, Selasa (22/04/2025).

Pengelola kawasan Perumahan Vida Bantargebang Bekasi, melalui PT BNR Property Management, secara resmi menyerahkan operasional pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) kepada Perumda Tirta Patriot.

Penyerahan ini bertujuan untuk meningkatkan jasa layanan air minum bagi masyarakat dan memperkuat pengelolaan air bersih yang lebih terintegrasi dengan Pemerintah Daerah.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menjelaskan bahwa peralihan operasional SPAM dari kawasan Perumahan Vida Bantargebang ke Perumda Tirta Patriot akan mulai berlaku efektif pada 1 Mei 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mulai 1 Mei 2025, warga di sekitaran Perumahan Vida Bantargebang akan menjadi pelanggan baru Perumda Tirta Patriot dalam jasa layanan distribusi air minum kepada masyarakat,” ungkap Ali Imam Faryadi saat ditemui di Perumahan Vida Bantargebang, Selasa (22/04/2025).

Untuk mendukung layanan tersebut, Perumda Tirta Patriot tengah menyiapkan kantor unit layanan, serta mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan bertugas di kawasan Vida.

“Saat ini, pelanggan distribusi air minum di Vida Bantargebang berjumlah sekitar 600 pelanggan . Penyerahan pengelolaan air minum ini kepada Perumda Tirta Patriot menjadi langkah strategis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dalam pengelolaan air bersih ke depan,” jelasnya.

Ali juga menyampaikan bahwa tahun ini Dinas Perumahan Kawasan, Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi berencana melakukan pembangunan pipa air minum melalui dana Bantuan Dana Alokasi dari DKI Jakarta (Bandek) hingga ke kawasan Vida Bantargebang.

Jika proyek ini terealisasi, maka Perumda Tirta Patriot akan segera menyambungkan saluran pipa air melalui reservoir, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada sumur air tanah, melainkan dapat mengakses jaringan air minum yang terintegrasi.

“Kapasitas air saat ini mencapai 10 liter per detik, dengan dua sumur yang masuk ke wilayah Kelurahan Pedurenan dan Kelurahan Bantargebang. Namun, untuk saat ini kami masih melakukan tata kelola berdasarkan kondisi eksisting sebelum proyek pipanisasi selesai,” lanjutnya.

Ali juga menjelaskan bahwa proyek pipanisasi yang sedang dibangun diperkirakan akan selesai pada tahun 2026.

“Jika nantinya pekerjaan pipa telah mencapai kawasan Vida Bantargebang, maka selanjutnya kami hanya tinggal melakukan tapping layanan agar distribusi air dapat segera dilakukan secara optimal,” tuturnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasinya atas penyerahan pengelolaan air minum dari pihak swasta kepada Perumda Tirta Patriot.

Menurut Tri, langkah ini merupakan upaya peningkatan layanan air bersih, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Tentu ini merupakan langkah positif dalam peningkatan pelayanan air bersih. Dari 600 pelanggan yang telah terdaftar, layanan ini nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lebih dari 2.000 masyarakat penghuni kawasan,” ujarnya.

Tri juga berharap bahwa ke depan sumber air bersih yang tersedia dapat ditingkatkan lebih besar, sehingga kemampuan Perumda Tirta Patriot dalam menyediakan layanan air minum kepada masyarakat semakin optimal.

“Selain peningkatan kapasitas air bersih, saya harap Perumda Tirta Patriot dapat terus memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kualitas distribusi air minum, agar masyarakat semakin merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Dengan adanya penyerahan operasional SPAM ini, diharapkan layanan air bersih di Kota Bekasi semakin baik, terintegrasi, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih efektif.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Editor : Bung Ewox

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x