Terungkap! Ini Alasan Presiden Prabowo Pilih Salat Id 1447 Hijriah di Aceh

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 02:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Poin Utama:

  • Lokasi: Medan (Sumatera Utara) untuk malam takbiran, dan Aceh untuk pelaksanaan salat Id.
  • Target Waktu: Sabtu, 21 Maret 2026.
  • Fokus Agenda: Melaksanakan salat Idul Fitri bersama warga sekaligus mengecek langsung progres pemulihan pascabencana di Aceh.
  • Pejabat Terkait: Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PU Dody Hanggodo telah bersiaga dan memantau langsung di lokasi sejak beberapa hari sebelumnya.

​Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Aceh.

Keputusan ini bukan sekadar agenda hari raya biasa, melainkan wujud kepedulian kepala negara untuk memantau langsung daerah yang terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Momen Lebaran Sekaligus Cek Progres Pemulihan Aceh

​Menurut Seskab Teddy, Presiden Prabowo memanfaatkan momen hari raya kemenangan ini untuk mendekatkan diri dengan masyarakat Aceh.

Di saat yang bersamaan, beliau juga ingin memastikan progres pemulihan infrastruktur dan sosial pascabencana berjalan optimal.

​”Jadi besok (Sabtu) pagi kami, kita semua terbang ke Aceh (dari Medan). Salat Id di sana, bersama ya warga Aceh khususnya. Kemudian sambil mengecek juga,” jelas Teddy di sela-sela kunjungannya di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (20/03/2026) malam.

​Langkah strategis ini diambil guna menjamin bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi bagi warga terdampak benar-benar sesuai dengan target pemerintah.

​Menteri Terkait Telah Bersiaga Lebih Dulu

​Sebagai bentuk keseriusan kabinet, sejumlah menteri terkait telah diterjunkan terlebih dahulu ke titik lokasi. Teddy menyebutkan bahwa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sudah siaga di Aceh sejak beberapa hari lalu.

​Setibanya di Aceh, Prabowo dijadwalkan akan langsung mendengarkan pemaparan komprehensif dari para menteri mengenai status terkini pemulihan pascabencana.

​”Beliau ingin cek langsung betul di Aceh bagaimana perkembangannya. Kalau di Sumatera Utara tadi di bandara sudah dapat laporan dari Pak Gubernur juga, perkembangan dan sebagainya,” tambah Teddy.

​Konsistensi Pantauan Sejak Tahun Baru 2026

​Kunjungan kerja ke daerah terdampak bencana ini menunjukkan konsistensi Presiden Prabowo dalam mengawal pemulihan daerah.

Seskab Teddy mengingatkan bahwa kunjungan Prabowo ke area serupa terakhir kali dilakukan tepat tiga bulan lalu, bertepatan dengan perayaan Tahun Baru 2026.

​”Jadi saat tahun baru kemarin, kalau teman-teman lihat, Bapak Presiden menghabiskan malam tahun baru di Sumatera Utara bersama Pak Gubernur juga, tepatnya di Tapanuli Selatan. Kemudian hari ini beliau ingin lagi setelah 3 bulan sekalian mengecek,” ungkapnya.

​Rangkaian Kegiatan Idul Fitri di Pulau Sumatera

​Untuk perayaan Idul Fitri tahun 2026 ini, Presiden Prabowo Subianto membagi agenda pentingnya di dua provinsi besar di Pulau Sumatera.

​Rangkaian kegiatan dimulai dengan mengikuti gema malam takbiran di Sumatera Utara. Setelahnya, rombongan kepresidenan melanjutkan penerbangan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri di Aceh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

​Tahun 2026 ini menandai momen Lebaran kedua bagi pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sejak menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Sebagai kilas balik, pada perayaan Idul Fitri tahun 2025 lalu, Prabowo dan Gibran menunaikan salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah Presiden Prabowo yang memadukan momen hari raya dengan tinjauan langsung ke daerah terdampak bencana? Bagikan tanggapan Anda di kolom komentar di bawah dan jangan lupa bagikan artikel ini agar kerabat Anda ikut mendapatkan informasi terkini mengenai langkah pemerintah!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

72 Tahun GMNI: Awas Aktivis Terjebak Pragmatisme Penguasa!
Jalur Puncak Terapkan One Way ke Jakarta, Ribuan Kendaraan Mengular
Catat! Puncak Arus Balik akan Terjadi di Tiga Tanggal Ini, Menhub Imbau Manfaatkan WFA
Awas Horor Arus Balik! Volume Kendaraan di Puncak-Cianjur Meledak 70 Persen
BMKG Prediksi Cuaca Salat Id di Jabodetabek Sejuk dan Cerah
Jasa Marga Catat 270 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta di Puncak Mudik 2026
150 Ribu Kendaraan Padati Nagreg, Puncak Arus Mudik Terlewati
Kapan Lebaran 2026? Ini Potensi Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 19:05 WIB

72 Tahun GMNI: Awas Aktivis Terjebak Pragmatisme Penguasa!

Senin, 23 Maret 2026 - 16:34 WIB

Jalur Puncak Terapkan One Way ke Jakarta, Ribuan Kendaraan Mengular

Senin, 23 Maret 2026 - 01:48 WIB

Catat! Puncak Arus Balik akan Terjadi di Tiga Tanggal Ini, Menhub Imbau Manfaatkan WFA

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:35 WIB

Awas Horor Arus Balik! Volume Kendaraan di Puncak-Cianjur Meledak 70 Persen

Sabtu, 21 Maret 2026 - 06:11 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Salat Id di Jabodetabek Sejuk dan Cerah

Berita Terbaru

Nasional

72 Tahun GMNI: Awas Aktivis Terjebak Pragmatisme Penguasa!

Senin, 23 Mar 2026 - 19:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca