Turun Gunung ke Mustikajaya, Wawali Bekasi Tegaskan Faskes Jangan Pandang Bulu Layani Warga

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meninjau langsung dan menyerahkan bantuan sosial kesehatan kepada warga di Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Senin (02/03/2026).

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meninjau langsung dan menyerahkan bantuan sosial kesehatan kepada warga di Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Senin (02/03/2026).

Poin Utama:

  • Agenda: Tinjauan warga penerima manfaat bantuan sosial kesehatan.
  • Lokasi: Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
  • Target Sasaran: Memastikan pelayanan kesehatan yang setara bagi pembayar pajak tanpa melihat status sosial.
  • Waktu Pelaksanaan: Senin, 2 Maret 2026.

KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, turun langsung melakukan inspeksi dan peninjauan kepada warga penerima manfaat bantuan sosial di Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, pada Senin (02/03/2026).

Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat berjalan maksimal, tepat sasaran, dan terbebas dari praktik diskriminasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Wawali Bekasi Meninjau Langsung Penerima Bantuan di Mustikajaya?

​Kedatangan orang nomor dua di jajaran Pemkot Bekasi tersebut bertujuan untuk memantau secara langsung implementasi serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akar rumput.

Selain melakukan monitoring, kehadiran Abdul Harris Bobihoe beserta jajaran terkait juga untuk menyerahkan langsung bantuan sosial kepada warga penerima manfaat di wilayah tersebut.

​Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk terus memperbaiki kualitas layanan kesehatan sekaligus memastikan instrumen jaring pengaman sosial benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

​Apa Pesan Tegas Pemkot Bekasi Terkait Pelayanan Kesehatan Warga?

​Dalam tinjauannya, Wakil Wali Kota Bekasi menekankan pentingnya asas keadilan dan pemerataan dalam memberikan pelayanan, baik medis maupun administratif.

Ia mengingatkan agar seluruh fasilitas kesehatan dan petugas di lapangan menjunjung tinggi profesionalisme.

​“Seluruh pihak diminta untuk melayani semua warga masyarakat dengan sama, tanpa membedakan status sosial atau kemampuan ekonomi mereka. Jangan melayani seseorang dari status sosialnya, ini hak warga masyarakat yang sudah membayar pajak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegas Abdul Harris Bobihoe saat meninjau lokasi.

​Siapa Saja Ujung Tombak Pelayanan Sosial di Tingkat Kecamatan?

​Proses pendataan yang akurat dan pelayanan yang responsif di tingkat bawah tentu tidak lepas dari peran aktif berbagai elemen masyarakat dan pilar-pilar sosial.

Oleh karena itu, Pemkot Bekasi memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para relawan yang bertugas di lapangan.

​“Saya mengapresiasi kepada rekan-rekan pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan pihak-pihak lain yang tanpa lelah membantu pelayanan di tingkat masyarakat,” ungkapnya.

​Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan petugas sosial di lapangan, diharapkan warga Mustikajaya dan seluruh wilayah Kota Bekasi dapat merasakan jaminan kesehatan yang merata, aman, dan berkeadilan.

Apakah Anda atau kerabat mengalami kendala dalam mengakses layanan bantuan kesehatan di Kota Bekasi?

Segera laporkan keluhan Anda melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau layanan Call Center 112 agar segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?
DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!
Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD
Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open
BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?
JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat
Peran Strategis BUMD Jadi Mesin Pendapatan di Era Efisiensi Fiskal Daerah
Sempat Viral Gegara Curam, Pemkot Bekasi Paksa Pengelola JPO Tol Bekasi Barat Pasang Anak Tangga
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:01 WIB

Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?

Jumat, 11 September 2026 - 10:44 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!

Jumat, 11 September 2026 - 09:55 WIB

Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?

Kamis, 10 September 2026 - 14:55 WIB

JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x