Vendor PT MSA Desak Wali Kota Bekasi Cabut Hak Pengelolaan Pasar Jatiasih

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelola Pasar Baru Jatiasih disebut berbulan-bulan tidak membayar gaji karyawannya. (Tangkapan layar Instagram akun @kata_s14p4).

Pengelola Pasar Baru Jatiasih disebut berbulan-bulan tidak membayar gaji karyawannya. (Tangkapan layar Instagram akun @kata_s14p4).

Vendor Keluhkan Belum Ada Pembayaran, Minta Pemkot Tinjau Ulang Kontrak PT MSA

Sejumlah vendor proyek di Pasar Jatiasih, Kota Bekasi, melayangkan tuntutan kepada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, agar bersikap tegas terhadap pihak pengelola, PT Mukti Sarana Abadi (MSA).

Mereka mengklaim hingga kini belum menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah selesai mereka laksanakan.

Salah satu perwakilan vendor, Paskah Ria, menyampaikan bahwa pihaknya bersama vendor lainnya telah diterima langsung oleh Wali Kota Bekasi untuk menyuarakan keluhan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah bertemu Pak Tri di kantornya. Kami ceritakan secara detail, termasuk mempertanyakan mengapa hak pengelolaan pasar masih diberikan kepada PT MSA, sementara banyak kewajiban terhadap kami yang belum diselesaikan,” ungkap Paskah kepada awak media, Senin (30/6/2025).

Wali Kota Akan Panggil Manajemen PT MSA untuk Klarifikasi

Menurut Paskah, dalam pertemuan tersebut, Tri Adhianto menyatakan bahwa kerja sama yang dilakukan Pemkot Bekasi secara resmi hanya dilakukan dengan pihak PT MSA, bukan dengan para vendor secara langsung.

Namun demikian, Paskah mengapresiasi respons Wali Kota yang berjanji akan segera menindaklanjuti hal ini dengan langkah konkret.

“Pak Tri menyampaikan bahwa beliau akan memanggil Direktur Utama PT MSA untuk meminta klarifikasi langsung terkait tunggakan kewajiban, termasuk kompensasi PAD ke Pemkot dan pembayaran kepada vendor,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya mendesak Pemkot Bekasi agar mengambil sikap tegas terhadap pengelola Pasar Jatiasih apabila terbukti tidak mampu lagi memenuhi kewajibannya, termasuk mencabut hak pengelolaan pasar tersebut.

“Kami harap Pemkot tidak ragu untuk mencabut hak kelola jika PT MSA terbukti lalai. Karena ini bukan hanya soal hak kami, tapi juga soal pendapatan asli daerah (PAD) yang seharusnya menjadi hak masyarakat,” tegasnya.

Transparansi dan Akuntabilitas Dituntut dalam Tata Kelola Aset Daerah

Kasus ini membuka diskusi lebih luas soal pentingnya transparansi pengelolaan aset daerah, terutama pasar tradisional yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Ketika hak dan kewajiban mitra pemerintah tidak dijalankan dengan baik, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh vendor, tetapi juga oleh penerimaan PAD dan pelayanan publik.

Ikuti terus perkembangan kasus pengelolaan Pasar Jatiasih dan kebijakan Pemerintah Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.com. Suarakan dukungan Anda untuk tata kelola yang transparan dan adil demi kemajuan daerah!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi
65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026
Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis
Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman
Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru
​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot
Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung
Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:18 WIB

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:56 WIB

Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:28 WIB

Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52 WIB

​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot

Berita Terbaru

Ilustrasi antrean warga sedang menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pembagian masker oleh petugas medis di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Bekasi.

Bekasi

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x