364 ASN Pemkot Bekasi Bolos Apel Pagi, Wali Kota Tri Adhianto Ancam Sanksi Pemecatan!

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kedua dari kiri, memegang mik), memberikan arahan sekaligus peringatan keras terkait temuan ratusan ASN yang mangkir dari presensi mobile saat memimpin Apel Pagi di lapangan Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (23/06/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kedua dari kiri, memegang mik), memberikan arahan sekaligus peringatan keras terkait temuan ratusan ASN yang mangkir dari presensi mobile saat memimpin Apel Pagi di lapangan Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (23/06/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • ​Sebanyak 364 ASN Pemkot Bekasi tercatat indisipliner akibat gagal melakukan presensi mobile saat jadwal Apel Pagi.
  • ​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyoroti keras pelanggaran yang didominasi oleh alasan klasik seperti kehabisan kuota internet dan kelalaian (human error).
  • ​Sistem mewajibkan ASN berada di lapangan Plaza Pemkot Bekasi untuk absensi, tidak bisa diakses dari dalam ruangan kantor.
  • ​Pemkot Bekasi telah menyiapkan sanksi bertahap bagi pelanggar, mulai dari teguran lisan hingga ancaman pemecatan tidak dengan hormat bagi pelanggaran berulang.

​Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dilaporkan mangkir dari kewajiban Apel Pagi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun tangan menyoroti tajam tindakan indisipliner 364 pegawainya yang gagal memindai presensi mobile di area Plaza Pemkot Bekasi, pada saat Apel Senin (22/06/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini menyusul rekor buruk sebelumnya yang sempat menyentuh 500 pegawai dalam satu periode evaluasi.

​Mengapa Ratusan ASN Pemkot Bekasi Mangkir Apel Pagi?

​Tingginya angka ketidakhadiran dalam apel rutin ini memicu respons cepat dari pimpinan daerah untuk menelusuri akar persoalan.

Mayoritas pegawai berdalih mengalami kendala teknis dan kelalaian pribadi saat menggunakan sistem presensi.

​”Setiap hari Senin kita masih mendapati ratusan pegawai tidak mengikuti apel. Saya ingin mencari tahu apa penyebab dan akar masalahnya,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (23/06/2026).

​Alasan yang dilontarkan para pegawai beragam, mulai dari kehabisan kuota internet, hingga salah memilih menu aplikasi dari ‘hadir’ menjadi ‘izin’ atau ‘sakit’.

​”Ini yang perlu kita koreksi. Alasan tiba-tiba kuota habis dan lainnya itu rata-rata masalah klasik,” terang Tri.

​Bagaimana Sistem Presensi Mobile Pemkot Bekasi Bekerja?

​Sistem absensi kepegawaian Pemkot Bekasi dirancang menggunakan penguncian koordinat (Geotagging).

Aturan tegas ini diterapkan untuk memastikan tidak ada pegawai yang sekadar duduk santai di meja kerja saat instruksi apel dibunyikan.

​”Akses presensi hanya bisa dilakukan di area lapangan, bukan di dalam ruangan kantor. Memang harus datang langsung. Tapi ada juga kendala teknis seperti HP ‘nge-freeze’ atau spesifikasi gawai yang sudah usang,” jelas Tri.

​Apa Sanksi Bagi ASN Pemkot Bekasi yang Indisipliner?

​Pemerintah Daerah tidak akan menoleransi kelalaian yang terus berulang. Wali Kota memastikan adanya penindakan administratif yang terukur dan berjenjang bagi para pelanggar agar ada efek jera.

​Berikut adalah tahapan sanksi administratif yang diterapkan bagi ASN Pemkot Bekasi:

  • ​Teguran lisan.
  • ​Peringatan tertulis.
  • ​Pernyataan tidak puas dari pimpinan.
  • ​Pemecatan secara tidak dengan hormat (bagi pelanggar berat yang terus mengabaikan peringatan).

​”Sistem ini yang perlu kita perbaiki dan sempurnakan. Sanksi yang diberikan masih dalam tahap ringan terlebih dahulu. Nanti akan bertahap,” tegas Tri.

Disiplin dan integritas pegawai merupakan fondasi krusial bagi Pemerintah Daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan profesional.

Jangan lewatkan update terbaru seputar kebijakan publik dan berita politik Bekasi hanya di RakyatBekasi.com. Apakah sistem presensi ini sudah cukup efektif menurut Anda? Bagikan artikel ini dan sampaikan opini Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

500 ASN Pemkot Bekasi Mangkir Presensi Apel Pagi, Wali Kota Tri Adhianto Ultimatum Sanksi Tegas
Bongkar Kesemrawutan Menahun, Tri Adhianto Tata Ulang Pasar Baru dan Pondokgede
Waspada! PENA’98 Tegaskan Tak Terkait dengan Media Online PENA 98
Dana RW 100 Juta Seret! Wali Kota Bekasi Sentil Pengurus
Alfamidi Cabang Bekasi Kembali Gelar Donor Darah Bersama PMI Kabupaten Bekasi
Darurat Stunting! Alfamidi Guyur 18 Ribu Telur di Cikarang
Pemkot Bekasi Matangkan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Plaza Patriot Candrabhaga
Awas! 398 Kasus HIV Baru di Bekasi, Dinkes Ungkap Faktanya
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:36 WIB

364 ASN Pemkot Bekasi Bolos Apel Pagi, Wali Kota Tri Adhianto Ancam Sanksi Pemecatan!

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:22 WIB

500 ASN Pemkot Bekasi Mangkir Presensi Apel Pagi, Wali Kota Tri Adhianto Ultimatum Sanksi Tegas

Senin, 22 Juni 2026 - 20:21 WIB

Bongkar Kesemrawutan Menahun, Tri Adhianto Tata Ulang Pasar Baru dan Pondokgede

Senin, 22 Juni 2026 - 18:31 WIB

Waspada! PENA’98 Tegaskan Tak Terkait dengan Media Online PENA 98

Senin, 22 Juni 2026 - 14:00 WIB

Dana RW 100 Juta Seret! Wali Kota Bekasi Sentil Pengurus

Berita Terbaru

Seorang pelanggan wanita menunjukkan antarmuka aplikasi MyPertamina yang menampilkan banner promo Pesta Bola saat bertransaksi di minimarket SPBU, Senin (22/06/2026).

Ekstra

Promo Pesta Bola MyPertamina: Klaim Merchandise Eksklusif!

Selasa, 23 Jun 2026 - 05:17 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x