Jelang Pilkada Kota Bekasi, Pengamat: Lebih dari Dua Paslon Bakal Bertarung

- Jurnalis

Selasa, 30 April 2024 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilkada Serentak digelar pada 27 November 2024.

Pilkada Serentak digelar pada 27 November 2024.

KOTA BEKASI – Pengamat Politik Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi Ainur Rofiq memprediksi pada pelaksanaan Pilkada 2024 dimungkinkan akan ada lebih dari dua kontestan pasangan calon (Paslon) untuk merebut kursi kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Kemungkinan tersebut disampaikan Ainur berdasarkan kekuatan serta amunisi parpol-parpol besar di Kota Bekasi.

“Bisa jadi ada lebih dari dua kandidat pasangan calon. Karena ada tiga partai besar (PDI Perjuangan, PKS dan Golkar), ditambah Gerindra yang belum diketahui akan seperti apa,” ucap Ainur saat dikonfirmasi melalui keterangannya, dikutip Selasa (30/04/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, bilamana melihat kekuatan Partai Politik (Parpol), ketiga partai yang telah disebutkan merupakan Parpol para pemenang di kontestasi Pileg 2024 di Kota Bekasi.

“Kalau yang kuat kan 3 partai itu yang secara informal (belum ada pernyataan resmi). Namun, secara individual, seperti PKS salah satunya yang sudah berani mengusung Heri Koswara (Herkos) selaku Ketua DPD PKS Kota Bekasi untuk maju Pilkada,” jelasnya.

Selain itu, peta koalisi untuk Pilkada, kata dia, tentunya juga akan terlihat pasca pelantikan Caleg terpilih pada Pemilu 2024 lalu.

“Pendaftaran calon dari parpol kan baru dibuka 27 Agustus 2024, jadi bentuk bangunan koalisi akan dikotak-katik setelah Caleg DPRD terpilih dilantik di bulan yang sama. Koalisi dengan partai apa dan mengusung siapa?,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar
Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut
Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!
Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton
Buntut PKL Semrawut di Plaza Patriot, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan 5 Pejabat Teras Pemkot!
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi di Plaza Patriot, Satpol PP Akui Pengawasan Lemah dan Bakal Evaluasi Petugas
Darurat Ekologi! 10 Alasan Kritis TPST Bantargebang Harus Segera Ditutup Sebelum 2026 Berakhir
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x