Yusril Nager Soroti Dugaan Keterlibatan Wali Kota Bekasi dalam Kasus Korupsi Pengadaan Alat Olahraga Dispora

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Bekasi.

Kantor Wali Kota Bekasi.

Yusril Nager, seorang pengamat politik Kota Bekasi sekaligus Wakil Ketua PC GP Ansor Kota Bekasi , mengungkapkan pandangannya terkait dugaan keterlibatan Wali Kota Bekasi dalam kasus korupsi pengadaan alat olahraga di tubuh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi.

Yusril menilai bahwa ada indikasi kuat keterlibatan Wali Kota Bekasi dalam kasus ini, mengingat posisi Wali Kota saat itu sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi pada tahun 2023, ketika pengadaan tersebut berlangsung.

“Saya melihat adanya indikasi kuat keterlibatan Wali Kota Bekasi dalam dugaan kasus korupsi ini. Hal ini tidak terlepas dari perannya sebagai Plt Wali Kota pada saat pengadaan berlangsung,” ujar Yusril dalam keterangannya, Jumat (18/04/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yusril juga menyoroti kedekatan Wali Kota Bekasi dengan eks Kepala Dispora Kota Bekasi serta pihak ketiga yang memenangkan proyek pengadaan alat olahraga tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa kedekatan ini terlihat dari seringnya pertemuan antara Wali Kota, eks Kepala Dispora, dan pihak penyedia di sebuah lokasi di Pondok Ungu, Kota Bekasi.

“Kedekatan ini bukan hanya sekadar dugaan, tetapi dapat dibuktikan dengan seringnya pertemuan antara Wali Kota, eks Kepala Dispora, dan pihak penyedia di kediaman pihak penyedia di Pondok Ungu. Bahkan, beberapa oknum Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bekasi juga turut hadir dalam pertemuan tersebut,” tambah Yusril.

Yusril menegaskan bahwa pernyataannya bukan sekadar opini, melainkan berdasarkan fakta yang ia miliki.

Ia menyatakan kesiapannya untuk memberikan bukti-bukti berupa foto dan dokumen lainnya kepada Kejaksaan Negeri Kota Bekasi guna memperkuat dugaan keterlibatan Wali Kota Bekasi dalam kasus ini.

“Ini bukan sekadar opini semata, tetapi fakta yang saya sampaikan kepada publik. Saya siap memberikan bukti berupa foto dan dokumen lainnya kepada Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Jika diperlukan, saya juga akan membeberkan keterlibatan beberapa oknum DPRD Kota Bekasi agar semuanya menjadi terang benderang,” tegasnya.

Yusril juga mengkritik minimnya pemberitaan yang secara gamblang menyebut keterlibatan Wali Kota Bekasi dalam kasus ini.

Ia menduga bahwa kurangnya pemberitaan tersebut disebabkan oleh belum adanya alat bukti yang cukup kuat di tangan para jurnalis atau aktivis.

“Saya melihat dari beberapa media yang beredar, hampir tidak ada yang menyebut secara gamblang keterlibatan Wali Kota Bekasi dalam kasus ini. Mungkin karena kawan-kawan belum memiliki alat bukti yang cukup. Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan kepada kawan-kawan aktivis mahasiswa bahwa saya siap memberikan dukungan dan penguatan untuk menyuarakan hal ini,” tutup Yusril.

Pernyataan Yusril ini menambah tekanan terhadap penanganan kasus korupsi pengadaan alat olahraga di Dispora Kota Bekasi.

Ia berharap agar aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dan transparan dalam mengusut kasus ini, sehingga semua pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban.

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran daerah, terutama di sektor yang seharusnya mendukung pengembangan pemuda dan olahraga.

Dengan adanya bukti-bukti yang akan disampaikan, diharapkan proses hukum dapat berjalan lebih cepat dan memberikan keadilan bagi masyarakat Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:12 WIB

Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:41 WIB

Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Berita Terbaru

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x