Empat Partai Politik di Kota Bekasi Ajukan Pencairan Dana Hibah Parpol 2025, Sedang BU?

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi, Nesan Sudjana.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi, Nesan Sudjana.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bekasi mencatat bahwa empat partai politik (Parpol) di Kota Bekasi telah mengajukan pencairan dana hibah tahun 2025.

Partai yang telah mengajukan permohonan tersebut adalah PKS (Partai Keadilan Sejahtera), PPP (Partai Persatuan Pembangunan), Partai Golkar, dan PDI Perjuangan.

Menurut Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi, Nesan Sudjana, proses pencairan dana hibah tidak mengalami kendala dan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pencairan dana hibah diberikan kepada partai politik yang memiliki keterwakilan di DPRD Kota Bekasi. Saat ini, total ada 9 partai yang memiliki kursi di DPRD Kota Bekasi, dengan jumlah keseluruhan 50 anggota legislatif,” ujarnya dalam keterangannya kepada RakyatBekasi.com, Minggu (15/06/2025).

Keempat partai tersebut telah mengajukan pencairan, sementara 5 Parpol lainnya belum mengajukan.

Proses Administrasi dan Mekanisme Pencairan

Meski demikian, Nesan mengatakan bahwa pihaknya telah meminta kepada seluruh partai politik untuk segera melengkapi persyaratan pencairan dana hibah.

Saat ini, kata dia, beberapa partai masih menyelesaikan penandatanganan pengusulan dan proses administratif lainnya.

“Ada partai yang sedang menunggu pengalihan kepengurusan, sementara dana sudah tersedia dan siap diproses. Prosedur pencairan mengharuskan penandatanganan oleh Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Parpol,” tambahnya.

Dana hibah diberikan dengan alokasi 60% untuk kebutuhan konsolidasi partai dan 40% untuk administrasi.

Penandatanganan SK Bersama Wali Kota Bekasi

Proses pencairan dana hibah partai politik akan dilakukan melalui penandatanganan Berita Acara Surat Keputusan (SK) yang dilakukan bersama Wali Kota Bekasi. Batas akhir pencairan ditetapkan hingga Desember 2025 mendatang.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi telah menganggarkan Rp 9,2 miliar untuk dana hibah Parpol tahun 2025.

Anggaran ini mengalami kenaikan sekitar Rp 900 juta dibandingkan tahun sebelumnya, di mana dana hibah Parpol tahun 2024 tercatat sebesar Rp 8,3 miliar.

Perhitungan Dana Hibah Berdasarkan Suara Pemilu

Setiap partai politik yang memiliki kursi di parlemen mendapatkan dana hibah berdasarkan hasil suara pemilih. Alokasi dana hibah diberikan sebesar Rp 7.500 per suara yang diperoleh pada Pemilu Legislatif DPRD Kota Bekasi.

Pada Pemilu 2024, sebanyak 9 partai politik berhasil memperoleh kursi di DPRD Kota Bekasi, yaitu:
✅ Partai Keadilan Sejahtera: 11 kursi (296.139 suara = Rp2.221.042.500,-)
✅ PDI Perjuangan: 9 kursi (201.831 suara = Rp1.513.732.500,-)
✅ Partai Golkar: 7 kursi (205.229 suara = Rp1.539.217.500,-)
✅ Partai Gerindra: 6 kursi (156.776 suara = Rp1.175.820.000,-)
✅ Partai Amanat Nasional: 5 kursi (97.683 suara = Rp 732.622.500,-)
✅ Partai Kebangkitan Bangsa: 5 kursi (82.544 suara = Rp 619.080.000,-)
✅ Partai Demokrat: 2 kursi (75.029 suara = Rp 562.717.500,-)
✅ Partai Solidaritas Indonesia: 2 kursi (64.635 suara = Rp 484.762.500,-)
✅ Partai Persatuan Pembangunan: 2 kursi (58.518 suara = Rp 438.885.000,-)

Kesembilan partai tersebut memperoleh total 1.238.384 suara dengan total dana hibah sebesar Rp9.287.880.000,-.

Sementara dari keseluruhan 24 partai politik yang ikut serta dalam Pemilu DPRD Kota Bekasi, jumlah suara mencapai 1.361.666 suara.

Kesimpulan: Proses Berjalan Lancar, Pencairan Hingga Akhir 2025

Pemerintah Kota Bekasi memastikan bahwa dana hibah partai politik telah dianggarkan dengan baik dan siap dicairkan sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan alokasi anggaran yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, diharapkan dana hibah ini dapat mendukung konsolidasi dan administrasi partai politik secara optimal.

Tertarik dengan perkembangan politik di Bekasi? Pantau terus berita terbaru tentang dana hibah Parpol dan kebijakan pemerintah daerah, hanya di Rakyat Bekasi

Visited 507 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi
Ketua PSI Kota Bekasi Digoyang Mosi Tidak Percaya 8 DPC
Temui Jokowi, Manuver Politik Yenny Kristianti Perkuat PSI Kota Bekasi
Terdepak dari Takhta PPP, Gus Shol Loncat Pagar ke PKB?
Sah Pimpin PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto Diberi PR Berat
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:29 WIB

Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:53 WIB

DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40 WIB

Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:25 WIB

Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:47 WIB

Ketua PSI Kota Bekasi Digoyang Mosi Tidak Percaya 8 DPC

Berita Terbaru

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x