Launching Resmi 19 Agustus, Dinkes Kota Bekasi Uji Coba Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai mengimplementasikan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi peserta didik di seluruh jenjang pendidikan.

Program ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini terhadap gangguan kesehatan fisik dan mental anak usia sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini.

Deteksi Dini Kesehatan Anak Sekolah Jadi Prioritas

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menyampaikan bahwa uji coba program CKG telah dimulai sejak awal Agustus 2025 di sejumlah sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis dari fasilitas kesehatan wilayah, terutama Puskesmas, dengan dukungan aktif dari pihak sekolah dan orang tua.

“Proses pemeriksaan dilakukan oleh Puskesmas setempat. Kami sangat mengandalkan kerja sama dari sekolah dan orang tua melalui asesmen mandiri,” ujar Satia kepada rakyatbekasi saat dikonfirmasi, Selasa (12/08/2025).

Mekanisme Pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis

Setiap siswa akan menerima formulir cek kesehatan mandiri yang harus diisi bersama orang tua. Formulir ini mencakup keluhan kesehatan, riwayat penyakit, dan kondisi fisik anak.

Data tersebut menjadi dasar bagi petugas medis untuk melakukan analisis awal sebelum pemeriksaan lanjutan.

“Formulir ini penting untuk membantu tenaga medis melakukan anamnesis awal. Mengingat keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, asesmen mandiri sangat membantu proses skrining,” jelas Satia.

Tahapan pemeriksaan meliputi:

  • Pemeriksaan mata
  • Pemeriksaan gigi dan mulut
  • Tes kebugaran fisik
  • Konsultasi kesehatan mental (jika diperlukan)

Program ini menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).

Tindak Lanjut dan Rujukan Medis

Jika hasil asesmen menunjukkan adanya indikasi gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut, siswa akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Puskesmas.

Penanganan bisa berupa pemberian resep obat atau rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut.

“Jika ditemukan keluhan yang membutuhkan tindakan medis, siswa akan dirujuk ke Puskesmas untuk pemeriksaan lebih mendalam,” tambah Satia.

Launching Resmi Program CKG pada 19 Agustus

Meski uji coba telah berjalan di beberapa sekolah, peluncuran resmi Program Cek Kesehatan Gratis akan dilakukan pada 19 Agustus 2025.

Dinkes Kota Bekasi akan mengintegrasikan program ini ke dalam kalender kegiatan sekolah secara bertahap, menyesuaikan dengan jadwal akademik yang padat.

Komitmen Pemerintah Kota Bekasi

Program CKG merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak melalui pendekatan promotif dan preventif.

Dengan deteksi dini, diharapkan berbagai masalah kesehatan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kondisi serius.

Ingin tahu apakah sekolah anak Anda termasuk dalam program ini? Pantau informasi resmi dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan dukung kesehatan anak sejak dini!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bidik Potensi Aset Rp83 Triliun, Pemkot Bekasi dan BPN Integrasikan Data Pertanahan Guna Dongkrak PAD
PJJ Resmi Dicabut! Wali Kota Bekasi Wajibkan Seluruh Sekolah Tatap Muka Mulai Besok
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Angkat Bicara Soal Nasib 3.442 PPPK Penuh Waktu 2027
Junaedi Pensiun Oktober, Wali Kota Bekasi Jangan Sampai “Pilih Sekda dalam Karung”!
Penerbangan Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Imigrasi Bekasi Bebaskan Denda Overstay 5 WNA
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Pemkot Bekasi Siapkan Skenario WFH Darurat Bagi ASN
Pemkot Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Mohammad Yamin, Drainase Dibongkar Sebelum Pengaspalan
Lama Menghilang dari Jalanan, Kapan Bus Trans Beken Beroperasi Lagi? Ini Jawaban Wali Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:59 WIB

Bidik Potensi Aset Rp83 Triliun, Pemkot Bekasi dan BPN Integrasikan Data Pertanahan Guna Dongkrak PAD

Rabu, 9 September 2026 - 14:16 WIB

PJJ Resmi Dicabut! Wali Kota Bekasi Wajibkan Seluruh Sekolah Tatap Muka Mulai Besok

Rabu, 9 September 2026 - 11:56 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Angkat Bicara Soal Nasib 3.442 PPPK Penuh Waktu 2027

Rabu, 9 September 2026 - 05:56 WIB

Junaedi Pensiun Oktober, Wali Kota Bekasi Jangan Sampai “Pilih Sekda dalam Karung”!

Selasa, 8 September 2026 - 17:03 WIB

Penerbangan Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Imigrasi Bekasi Bebaskan Denda Overstay 5 WNA

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x