Dana Hibah Rp100 Juta per RW Siap Cair, Wali Kota Bekasi: Tanpa Bank Sampah Aktif, Honor RT/RW Ditahan

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Bekasi.

Kantor Wali Kota Bekasi.

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah tegas untuk mengatasi kondisi darurat sampah. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengumumkan bahwa seluruh 1.031 Rukun Warga (RW) di wilayahnya telah resmi memiliki Surat Keputusan (SK) Pembentukan Bank Sampah. Kepemilikan SK ini menjadi tiket utama bagi setiap RW untuk mencairkan dana hibah sebesar Rp100 juta yang dijanjikan.

Pencairan dana hibah yang dinantikan ini dijadwalkan akan direalisasikan serentak oleh Pemerintah Daerah pada 25 Oktober 2025 mendatang.

Namun, Tri Adhianto menegaskan bahwa pencairan dana tersebut tidak bersifat otomatis, melainkan terikat pada kinerja dan komitmen nyata pengurus lingkungan dalam pengelolaan sampah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau secara SK, semua RW, 1.031, semuanya sudah ada SK-nya. Tinggal kita lihat bagaimana progresnya yang terus kita lakukan evaluasi,” ucap Tri Adhianto saat ditemui jurnalis rakyatbekasi.com di kawasan Car Free Day, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Minggu (05/10/2025).

​SK Bank Sampah Jadi Syarat Mutlak

Kebijakan ini merupakan realisasi janji politik Tri Adhianto sekaligus strategi untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dari tingkat paling bawah.

Menurutnya, pembentukan bank sampah bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi harus menjadi motor penggerak pengelolaan sampah berbasis komunitas.

​Pemantauan Kinerja Berbasis Digital

Untuk memastikan program berjalan efektif, Pemerintah Kota Bekasi telah menerapkan sistem pelaporan digital.

Melalui platform ini, kinerja setiap RT dan RW dapat dipantau secara transparan dan akurat.

“Sehingga kita tahu persis mana RT dan RW yang tidak melaksanakan kerja bakti, maupun yang tidak melaksanakan pembentukan Bank Sampah,” sambungnya.

Digitalisasi ini memungkinkan pemerintah untuk mengidentifikasi wilayah yang aktif dan yang masih memerlukan pembinaan lebih lanjut.

​Insentif dan Sanksi: Honor RT/RW Jadi Jaminan

Langkah paling signifikan dalam kebijakan ini adalah keterkaitan langsung antara aktivitas pengelolaan sampah dengan pencairan honorarium bagi para pengurus RT dan RW.

Tri menegaskan, jika suatu wilayah tidak menunjukkan aktivitas pengelolaan sampah melalui bank sampahnya, maka honor bagi pengurusnya tidak akan dicairkan.

​”Tentu ini juga nanti terkait dengan honornya. Bagi RT dan RW yang tidak melaksanakan kerja bakti dan tidak melakukan pengumpulan sampah, itu tidak akan dicairkan uangnya,” tegas Tri.

Kebijakan ini diambil setelah Wali Kota mengumpulkan seluruh pengurus lingkungan pada Jumat (03/10/2025) untuk menyatukan visi dalam menangani persoalan sampah kota yang dinilai sudah dalam kondisi darurat.

​”Jika tidak punya bank sampah, maka honor RT dan RW tidak akan dikeluarkan. Kita semua harus punya kepedulian, karena kondisi sampah di Kota Bekasi sudah darurat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

​Mengatasi Darurat Sampah dari Tingkat Hulu

Tri menyatakan bahwa kebijakan ini adalah bagian dari upaya strategis pemerintah untuk menekan produksi sampah dari sumbernya (hulu).

Dengan timbulan sampah di Kota Bekasi yang mencapai ratusan ton per hari, intervensi di tingkat rumah tangga dan lingkungan menjadi sangat krusial.

​Program 3R dan Partisipasi Masyarakat

Pemerintah Kota Bekasi secara masif mendorong penerapan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif warga.

​”Program 3R harus benar-benar berjalan. Pemilahan harus dimulai dari rumah, dan bank sampah menjadi ujung tombak pengelolaan di tingkat RW,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus melakukan sosialisasi untuk memastikan masyarakat memahami pentingnya peran mereka.

Menurutnya, sampah bukan lagi sekadar isu kebersihan, melainkan tantangan strategis yang harus dihadapi bersama untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai kebijakan ini? Mari dukung program pengelolaan sampah di lingkungan Anda untuk Bekasi yang lebih bersih.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x