Cuaca Ekstrem Terjang Kabupaten Bekasi: 304 Jiwa Terdampak, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak Kamis (23/10/2025), telah memberikan dampak signifikan bagi ratusan warga. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi data terbaru mengenai situasi ini.

​Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa data yang diterima pihaknya hingga Sabtu (25/10/2025) mencatat sebanyak 304 jiwa warga terdampak.

“Ratusan warga terdampak ini terdiri dari 169 keluarga yang tersebar di sembilan desa di Kabupaten Bekasi,” ujar Muhari dalam laporan resminya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan Jiwa di Sembilan Desa Terdampak

​Muhari menjelaskan bahwa meskipun jumlah warga terdampak cukup besar, situasi masih terkendali dan tidak ada laporan korban jiwa akibat insiden ini.

​”Kami bersyukur tidak ada laporan korban jiwa akibat insiden ini. Fokus tim di lapangan saat ini adalah penanganan darurat bagi warga terdampak,” tegas Muhari.

​Tim gabungan masih terus melakukan pendataan di sembilan desa yang terdampak untuk memastikan semua warga yang membutuhkan bantuan dapat terlayani.

Respon Cepat BPBD dan Tim Gabungan

​Menghadapi situasi ini, tim petugas gabungan di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak.

Fokus pada Kebutuhan Mendesak Warga

​Muhari memastikan bahwa langkah-langkah penanganan darurat telah diimplementasikan. Prioritas utama adalah memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak cuaca ekstrem terpenuhi.

​”Tim petugas gabungan di Kabupaten Bekasi sudah di lokasi untuk melakukan sejumlah penanganan darurat,” jelasnya. “Distribusi kebutuhan logistik makanan dan perlengkapan tambahan berupa terpal serta tikar untuk alas tidur sedang dilakukan.”

Pendataan Kerusakan Masih Berlangsung

​Meskipun penanganan darurat telah berjalan, BNPB belum merilis laporan rinci mengenai dampak kerusakan, baik pada rumah warga maupun fasilitas publik.

​Menurut Muhari, proses pendataan kerusakan masih berlangsung. Ia menambahkan bahwa upaya percepatan pemulihan dampak bencana akan berlangsung secara beriringan dengan penanganan darurat yang sedang dilakukan oleh tim di lapangan.

Mitigasi Bencana: BNPB dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi di tengah cuaca yang tidak menentu, BNPB mengambil langkah proaktif.

Bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), BNPB melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Provinsi Jawa Barat.

​Operasi ini ditujukan untuk menekan potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan angin kencang, yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi pada masa peralihan musim kemarau ke musim penghujan saat ini.

Tujuan dan Teknis Pelaksanaan OMC

​Abdul Muhari menjelaskan lebih lanjut mengenai teknis operasi tersebut. OMC bertujuan untuk mengatur dan mendistribusikan curah hujan agar tidak terakumulasi dan melampaui batas normal di wilayah padat penduduk atau area yang rawan banjir.

​”Operasi OMC dilakukan dengan total dua sorti menggunakan pesawat Cessa Caravan 2028 PK-YNA. Kami telah menyebar 1.600 kilogram bahan semai untuk memodifikasi cuaca,” tutup Muhari.

BNPB mengimbau masyarakat di Kabupaten Bekasi dan wilayah Jawa Barat lainnya untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di masa peralihan musim.

Warga diimbau untuk selalu mengikuti informasi cuaca resmi dari BMKG dan arahan dari BPBD setempat.

Visited 173 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap
Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina
Jelang Ground Breaking PSEL Sumurbatu, Pemkot Bekasi Kembangkan Teknologi Pirolisis
7 Tahun Mangkrak! Pedagang Pasar Kranji Laporkan Pemkot Bekasi dan PT ABB ke Kejagung RI
Waspadai Dampak Kemarau Kering, BPBD Kota Bekasi Imbau Warga Tak Boros Air
Pemkot Bekasi Jamin Kejelasan Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu, Skema Pengangkatan Dikebut Tahun Ini
6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas
PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:57 WIB

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:09 WIB

Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:04 WIB

7 Tahun Mangkrak! Pedagang Pasar Kranji Laporkan Pemkot Bekasi dan PT ABB ke Kejagung RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Waspadai Dampak Kemarau Kering, BPBD Kota Bekasi Imbau Warga Tak Boros Air

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:46 WIB

Pemkot Bekasi Jamin Kejelasan Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu, Skema Pengangkatan Dikebut Tahun Ini

Berita Terbaru

Tanggul tak berizin Grand Galaxy City.

Parlementaria

DPRD Desak Pemkot Bekasi Bongkar Paksa Tanggul Grand Galaxy City

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Bekasi

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:57 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x