DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Pastikan Nataru 2026 Tanpa Tumpukan Sampah

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

BEKASI – Menjelang perayaan pergantian tahun, Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mengeluarkan rekomendasi tegas kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Fokus utama rekomendasi ini adalah memastikan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di wilayah setempat berjalan bersih tanpa menyisakan masalah kebersihan lingkungan.

​DPRD menekankan bahwa tidak boleh ada sampah yang menumpuk atau tidak terangkut oleh petugas kebersihan selama momen perayaan berlangsung, mengingat tingginya potensi mobilisasi massa.

​Fokus Pengawasan di Titik Keramaian Utama

​Sekretaris Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan Nataru identik dengan pergerakan masyarakat dalam jumlah besar. Hal ini berpotensi meningkatkan volume sampah secara drastis di area publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Baik utamanya mengenai lokasi-lokasi tempat umum seperti Alun-alun Kota Bekasi, Pusat Kota seperti Jalan Ahmad Yani yang memang harus diwaspadai, termasuk menyoal persampahan,” ujar Evi saat dikonfirmasi melalui keterangannya, Selasa (23/12/2025).

​Menurut Evi, persoalan kebersihan dalam momentum ini harus menjadi prioritas. Kesiapsiagaan petugas kebersihan wajib ditingkatkan, khususnya di titik-titik kumpul massa yang memiliki mobilitas tinggi guna mencegah lingkungan menjadi kumuh pascaperayaan.

​Mengusung Semangat ‘Rayakan Tahun Baru Tanpa Sampah’

​Politisi yang membidangi pembangunan dan lingkungan hidup ini mendorong adanya kampanye kesadaran publik. Ia berharap perayaan tahun baru kali ini membawa semangat kebersihan bagi warga Kota Bekasi.

​”Artinya pastikan bahwa kegiatan ini dengan tagline-nya: ‘Rayakan Tahun Baru Tanpa Sampah’. Jangan sampai nanti pascakegiatan atau after-nya, momen Nataru ini justru menyisakan sampah di mana-mana yang mengganggu kenyamanan warga,” sambungnya tegas.

​Kesiapan Armada DLH dan Strategi TPS Sementara

​Lebih lanjut, Evi menyoroti kesiapan teknis dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi yang merupakan mitra kerja Komisi 2. Ia meminta jaminan operasional agar armada truk sampah dapat bekerja optimal tanpa ada keterlambatan pengangkutan di tengah masyarakat.

​DPRD menyarankan strategi taktis berupa penentuan titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara yang strategis selama momentum Nataru. Hal ini bertujuan untuk memperpendek jarak angkut sebelum sampah dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

​”Sehingga kalau sudah berkaitan sampah, berarti yang harus dioptimalkan juga adalah terkait truk pengangkutnya. Atau mungkin perlu ditentukan titik-titik mana saja menyoal TPS Sementara selama momentum Nataru, untuk selanjutnya akan diangkut ke TPA untuk pemusnahan sesegera mungkin oleh petugas,” tuturnya.

​Dengan langkah antisipasi ini, diharapkan warga Kota Bekasi dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru 2026 dengan nyaman, aman, dan lingkungan yang tetap asri.

Ingin mendapatkan informasi terbaru seputar kebijakan publik dan tata kota di Bekasi? Pantau terus update beritanya hanya di sini.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air
Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!
Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya
Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas
Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi
Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun
Telan APBD Rp5 Miliar, Progres Pembangunan Wall Climbing Patriot Baru Capai 25 Persen
DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:06 WIB

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air

Senin, 14 September 2026 - 10:07 WIB

Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya

Senin, 14 September 2026 - 09:14 WIB

Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas

Senin, 14 September 2026 - 09:03 WIB

Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi

Senin, 14 September 2026 - 08:26 WIB

Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x