Telan APBD Rp1 Miliar, Gapura Sultan di Perumahan Dukuh Zamrud Mustikajaya jadi Sorotan

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerbang masuk Perumahan Dukuh Zamrud di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang dibangun dengan anggaran APBD Kota Bekasi 2025 digadang-gadang jadi ikon wilayah.

Gerbang masuk Perumahan Dukuh Zamrud di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang dibangun dengan anggaran APBD Kota Bekasi 2025 digadang-gadang jadi ikon wilayah.

Poin Utama:

  • Lokasi Proyek: Perumahan Dukuh Zamrud, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
  • Nilai Pagu Anggaran: Rp 997.450.000 (Hampir Rp1 Miliar) bersumber dari APBD Kota Bekasi TA 2025.
  • Instansi Penanggung Jawab: Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi.
  • Asal Usul: Aspirasi (Pokir) Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PAN, Agus Rohadi.

​Pembangunan Gapura Utama Perumahan Dukuh Zamrud di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, kini menuai polemik di tengah masyarakat.

Proyek infrastruktur di bawah naungan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) ini menjadi sorotan tajam karena nilai anggarannya yang dinilai fantastis, yakni nyaris menyentuh angka Rp1 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berapa Rincian Anggaran Proyek Gapura Tersebut?

​Berdasarkan penelusuran redaksi pada situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Pemkot Bekasi, proyek ini tercatat dengan spesifikasi sebagai berikut:

  • Kode RUP: 59475756
  • Nama Paket: Pembangunan Gapura Utama Perumahan Dukuh Zamrud, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya.
  • Satuan Kerja: Disperkimtan Kota Bekasi.
  • Nilai Pagu: Rp 997.450.000.

​Angka tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi Tahun Anggaran 2025.

​Mengapa Pembangunan Ini Dipertanyakan Warga?

​Besarnya gelontoran dana untuk sekadar bangunan gapura memancing reaksi publik, khususnya warga yang bermukim di sekitar Dukuh Zamrud.

Masyarakat mempertanyakan urgensi proyek tersebut di tengah masih banyaknya kebutuhan infrastruktur dasar lain yang dianggap lebih mendesak, seperti perbaikan drainase untuk penanggulangan banjir atau perbaikan jalan lingkungan yang rusak.

​Spesifikasi teknis dari bangunan senilai hampir satu miliar rupiah tersebut juga menjadi tanda tanya besar, mengingat fungsi gapura umumnya hanya sebagai penanda kawasan semata.

​Siapa Pengusul Proyek Gapura Dukuh Zamrud?

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan gapura ini merupakan realisasi dari aspirasi (Pokok Pikiran) Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Agus Rohadi.

​Legislator yang berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Rawalumbu, Mustikajaya, dan Bantargebang ini membenarkan hal tersebut.

Ia menyebut bahwa anggaran besar disiapkan agar hasil pembangunan maksimal dan menjadi ikon wilayah.

​”Hal tersebut memang disengaja agar gapura yang dibuat bagus dan mau dijadikan salah satu Ikon Dukuh Zamrud. Infonya pekerjaan lelang di bawah Rp 900 Juta. Seharusnya sih bisa lebih dari itu hasilnya,” kata Agus Rohadi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Senin (05/01/2026).

​Bagaimana Respons Dinas Terkait?

​Hingga berita ini diturunkan, redaksi rakyatbekasi.com masih berupaya mendapatkan konfirmasi teknis dari pihak eksekutif.

Pejabat terkait di Disperkimtan Kota Bekasi, baik Kepala Dinas maupun Sekretaris Dinas selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), belum dapat dihubungi.

Keterbukaan informasi publik mengenai detail Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek ini dinilai penting untuk meredam spekulasi negatif di masyarakat.

​Transparansi penggunaan uang rakyat dalam setiap proyek pembangunan fisik di Kota Bekasi mutlak diperlukan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.

Publik berharap Pemkot Bekasi dapat menjelaskan secara rinci urgensi dan spesifikasi proyek “Gapura Sultan” ini.

Punya informasi terkait proyek janggal di lingkungan Anda? Silakan lapor dan hubungi Redaksi RakyatBekasi.Com melalui saluran pengaduan kami.

Visited 14876 times, 5 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gegara Panik Kena Razia, Pengedar 2.900 Obat G di Bekasi Diringkus
Geger! Granat Nanas di Tong Sampah Aren Jaya Kejutkan Warga
Gokil! Paman Bunuh Balita di Jatisampurna Hanya Gegara Game
Ironi HUT ke-78 BKN: Lima Kursi Kosong, Pemkot Bekasi Abaikan Sistem Merit?
APBD Kota Bekasi Cekak, Pemkot Bidik Pembiayaan Pusat demi Underpass Baru
Ironi Bekasi, Kota Santri yang Ramah Prostitusi
Usai Fly Over Bulak Kapal, Pemkot Bekasi Bidik Proyek Underpass Duren Jaya
Kabar Duka dari Mina, Arab Saudi! Dua Jemaah Haji Kota Bekasi Meninggal Dunia Akibat Cuaca Ekstrem
Berita ini 16,728 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:21 WIB

Gegara Panik Kena Razia, Pengedar 2.900 Obat G di Bekasi Diringkus

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:36 WIB

Geger! Granat Nanas di Tong Sampah Aren Jaya Kejutkan Warga

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:56 WIB

Gokil! Paman Bunuh Balita di Jatisampurna Hanya Gegara Game

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:01 WIB

Ironi HUT ke-78 BKN: Lima Kursi Kosong, Pemkot Bekasi Abaikan Sistem Merit?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:31 WIB

Ironi Bekasi, Kota Santri yang Ramah Prostitusi

Berita Terbaru

Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Polda Metro Jaya saat melakukan pengamanan dan evakuasi benda diduga granat nanas yang ditemukan di area tong sampah Perumahan Duren Jaya Permai, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (30/5/2026). (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Bekasi

Geger! Granat Nanas di Tong Sampah Aren Jaya Kejutkan Warga

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:36 WIB

Garis polisi terpasang di rumah kontrakan Omah Seruni 99, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, yang menjadi lokasi pembunuhan balita A oleh pamannya sendiri. (Ilustrasi)

Bekasi

Gokil! Paman Bunuh Balita di Jatisampurna Hanya Gegara Game

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:56 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x