Gapura Sultan Dukuh Zamrud Telan Rp 1 Miliar, Disperkimtan Klaim Pakai Material Terbaik

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerbang masuk Perumahan Dukuh Zamrud di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang dibangun dengan anggaran APBD Kota Bekasi 2025 digadang-gadang jadi ikon wilayah.

Gerbang masuk Perumahan Dukuh Zamrud di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang dibangun dengan anggaran APBD Kota Bekasi 2025 digadang-gadang jadi ikon wilayah.

Poin Utama:

  • Nilai Anggaran: Rp 997.450.000 (Hampir Rp 1 Miliar) bersumber dari APBD Kota Bekasi Tahun 2025.
  • Lokasi Proyek: Perumahan Dukuh Zamrud, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya.
  • Alasan Biaya Tinggi: Disperkimtan mengklaim penggunaan material kualitas terbaik dan struktur pondasi yang besar.
  • Sumber Usulan: Merupakan realisasi Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Bekasi.

​Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi memberikan penjelasan terkait sorotan publik mengenai besaran anggaran pembangunan Gapura Perumahan Dukuh Zamrud di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya.

Proyek infrastruktur lingkungan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 ini tercatat menelan biaya fantastis, yakni hampir mencapai Rp 1 Miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Biaya Pembangunan Gapura Dukuh Zamrud Sangat Mahal?

​Mahalnya biaya pembangunan diklaim sebanding dengan kualitas material yang digunakan.

Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi menjelaskan bahwa struktur bangunan gapura tersebut cukup besar, dimulai dari penguatan pondasi badan bangunan hingga penyelesaian akhir.

​”Dengan kita ambil bahan material yang paling bagus (kualitas terbaik),” kata Widayat Subroto Hardi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Selasa (05/01/2026).

​Menurut Widayat, spesifikasi teknis dan kebutuhan konstruksi di lapangan menjadi faktor penentu besarnya serapan anggaran tersebut, meskipun ia mengakui adanya persepsi publik yang menilai angka tersebut terlalu tinggi untuk sebuah gapura perumahan.

​Berapa Rincian Data Anggaran di SIRUP LKPP?

​Berdasarkan penelusuran pada situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), proyek ini memang memiliki pagu anggaran yang signifikan. Berikut adalah rincian data proyek tersebut:

  • Satuan Kerja: Disperkimtan Kota Bekasi.
  • Kode RUP: 59475756.
  • Nama Paket: Pembangunan Gapura Dukuh Zamrud.
  • Nilai Pagu: Rp 997.450.000.
  • Sumber Dana: APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2025.

​Apa Dasar Pelaksanaan Proyek Gapura Tersebut?

​Proyek ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui jalur legislatif.

Widayat menegaskan bahwa pembangunan gapura ini murni berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Bekasi.

​Meski demikian, ketika dikonfirmasi mengenai detail dimensi teknis gapura, Widayat mengaku tidak menghafal rincian ukuran ‘panjang kali lebar’ bangunan tersebut secara spesifik.

​”Untuk ukuran bangunannya berapa kali berapa, saya kurang apal. Namun, pembangunan gapura tersebut murni dari pokok pikiran (Pokir) Anggota DPRD. Karena balik lagi kalau melihat dari konstruksi butuh uang,” pungkasnya.

​Realisasi pembangunan infrastruktur lingkungan di Kota Bekasi diharapkan tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga transparansi anggaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.

Punya informasi terkait proyek infrastruktur yang bermasalah di lingkungan Anda? Laporkan kepada redaksi RakyatBekasi.Com untuk kami telusuri.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x