Tolak Operasional Bus Trans Beken, Ratusan Angkot Blokade Jalan Protokol Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan armada angkutan kota (angkot) diparkir melintang memblokade Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, sebagai protes menolak operasional Bus Trans Beken, Kamis (12/02/2026).

Ratusan armada angkutan kota (angkot) diparkir melintang memblokade Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, sebagai protes menolak operasional Bus Trans Beken, Kamis (12/02/2026).

Poin Utama:

  • Lokasi: Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan (Pusat Kota Bekasi).
  • Waktu: Kamis, 12 Februari 2026, mulai pukul 08.30 WIB.
  • Penyebab: Penolakan operasional Bus Trans Beken yang memiliki 47 titik henti gratis.
  • Trayek Terlibat: K-02 (Pondokgede), K-07, K-10, K-05A, K-11, K-30, dan K-25.

Ratusan sopir angkutan kota (angkot) melumpuhkan total arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Kamis (12/02/2026) pagi.

Aksi blokade jalan protokol ini dilakukan sebagai bentuk penolakan keras terhadap peluncuran operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken) yang dinilai dilakukan sepihak oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tanpa sosialisasi yang memadai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Sopir Angkot Memblokade Jalan Ahmad Yani?

​Aksi nekat memarkirkan kendaraan di tengah jalan protokol ini dipicu oleh kekecewaan para sopir angkot dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) terhadap kebijakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.

Mereka menilai peluncuran Bus Trans Beken mengancam pendapatan harian sopir jalur konvensional.

​”Dishub itu belum pernah sosialisasi ke bawah, ke jalur yang kena. Ada lima jalur yang terdampak, itulah mengapa mereka protes keras,” kata Wakil Ketua Organda Kota Bekasi, RM Poerwadi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di tengah massa aksi di Jalan Ahmad Yani, Kamis (12/02/2026).

@rakyatbekasi.com

Ratusan armada angkutan kota (angkot) diparkir melintang memblokade Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, sebagai protes menolak operasional Bus Trans Beken, Kamis (12/02/2026). @Pemkot Bekasi

♬ Mission Impossible Theme – Epic Version – Krutikov Music

​Poerwadi menegaskan bahwa kebijakan tersebut dianggap arogan karena tidak melibatkan pelaku usaha transportasi yang sudah ada sebelumnya.

Ketegangan sempat terjadi antara massa aksi dengan petugas gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota dan Dishub yang mencoba mengurai kemacetan.

​Apa Dampak Operasional Bus Trans Beken bagi Angkot?

​Keberadaan Bus Trans Beken di rute Terminal Bekasi hingga Harapan Indah dianggap sebagai “lonceng kematian” bagi angkot.

Pasalnya, bus tersebut menerapkan sistem gratis dengan titik pemberhentian yang sangat banyak, sehingga mengambil pangsa pasar angkot secara langsung.

​Menurut data Organda, terdapat 47 titik henti yang dilintasi bus gratis tersebut. Hal ini membuat angkot kehilangan potensi penumpang di sepanjang jalur utama.

​”Titik henti jangan Dishub menentukan sendiri, harusnya sama-sama kita. Ada 47 titik yang dilintasi dan busnya gratis. Kalau begini caranya, teman-teman angkot tidak kebagian penumpang,” tambah Poerwadi.

​Trayek Apa Saja yang Melakukan Mogok Operasi?

​Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi mogok dan blokade ini melibatkan gabungan sopir dari berbagai trayek vital di Kota Bekasi. Berikut adalah daftar trayek yang terpantau turun ke jalan:

  • K-02: Rute Pondokgede – Terminal Bekasi.
  • K-07: Rute Seroja.
  • Lainnya: Trayek K-10, K-05A, K-11, K-30, dan K-25.

​Akibat aksi ini, kemacetan parah mengular hingga puluhan kilometer, melumpuhkan akses dari arah Pekayon maupun Kranji menuju pusat pemerintahan Pemkot Bekasi.

Hingga berita ini diturunkan, Jalan Ahmad Yani masih tertutup rapat oleh barisan angkot. Perwakilan sopir dan Organda tengah melakukan mediasi alot di Kantor Pemkot Bekasi.

Massa mengancam tidak akan membuka blokade jalan sebelum ada kesepakatan tertulis terkait peninjauan ulang operasional Bus Trans Beken.

Imbauan: Bagi warga Bekasi yang hendak melintasi kawasan Bekasi Selatan, diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari terjebak kemacetan total.

Visited 107 times, 4 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor
Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan
Pekan Depan, 25 Petugas Dishub Kota Bekasi Digembleng Kemenhub
Tragedi Maut Tewaskan Pedagang di Bekasi, Sopir Mobil MBG Resmi Tersangka
Kenaikan Gaji Semu? RSUD Jatisampurna Diduga Akali Iuran BPJS Kesehatan
Daya Beli Lesu, Libur Panjang Gagal Ramaikan Mall di Bekasi
Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pengusaha di Kota Bekasi Mulai Lakukan PHK
Dolar AS Hari ini Tembus Rp18 Ribu, Pengusaha Kota Bekasi Tercekik
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:38 WIB

Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:46 WIB

Pekan Depan, 25 Petugas Dishub Kota Bekasi Digembleng Kemenhub

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:21 WIB

Kenaikan Gaji Semu? RSUD Jatisampurna Diduga Akali Iuran BPJS Kesehatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:59 WIB

Daya Beli Lesu, Libur Panjang Gagal Ramaikan Mall di Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x