Tolak Operasional Bus Trans Bekasi Keren, Sopir Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah sopir angkot menggelar aksi unjuk rasa menolak operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken) di depan Stadion Patriot Chandrabhaga, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (10/02/2026).

Sejumlah sopir angkot menggelar aksi unjuk rasa menolak operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken) di depan Stadion Patriot Chandrabhaga, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (10/02/2026).

Poin Utama:

  • Aksi Penolakan: Ratusan sopir angkot dari berbagai trayek memprotes rute baru Bus Trans Bekasi Keren (Beken) jurusan Harapan Indah – Terminal Induk Bekasi.
  • Lokasi Macet: Aksi menyebabkan kepadatan lalu lintas parah dari Pintu Tol Bekasi Barat hingga kawasan Summarecon Bekasi.
  • Tarif & Promo: Pemkot Bekasi menggratiskan layanan selama satu bulan. Tarif normal nantinya dipatok Rp 4.500.
  • Respon Pemerintah: Wali Kota Bekasi menilai demo sebagai dinamika biasa dalam modernisasi transportasi.

​Operasional perdana Bus Trans Bekasi Keren (Beken) diwarnai aksi unjuk rasa oleh ratusan sopir Angkutan Kota (Angkot) di depan Stadion Patriot Chandrabhaga, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Selasa (10/02/2026).

Para sopir menolak kehadiran moda transportasi baru tersebut karena dianggap mengancam pendapatan mereka di rute Harapan Indah hingga Terminal Induk Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Sopir Angkot Menggelar Aksi di Stadion Patriot?

​Para sopir angkot merasa keberatan dengan peluncuran Bus Trans Bekasi Keren yang dinilai mengambil pangsa pasar penumpang di jalur “gemuk”.

Aksi ini memicu kemacetan panjang mulai dari keluar Pintu Tol Bekasi Barat hingga putaran balik di kawasan Summarecon Bekasi.

​Massa aksi terdiri dari gabungan sopir berbagai trayek vital di Kota Bekasi, antara lain:

  • K-02: Terminal Induk Bekasi – Pondokgede.
  • K-05A: Terminal Induk Bekasi – Galaxy.
  • K-07: Terminal Induk Bekasi – Seroja.
  • K-10: Terminal Induk – Ujung Harapan.
  • K-11: Terminal Induk Bekasi – Bantargebang.
  • K-25: Sumber Arta – Terminal Induk Bekasi.
  • K-30: Terminal Induk – Pulogadung.

​Apa Tanggapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto?

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tetap melanjutkan operasional bus tersebut meski mendapat penolakan.

Kepala daerah menilai modernisasi transportasi publik adalah keniscayaan yang harus dilakukan demi kenyamanan warga.

​”Biasalah. Yang penting kita sampaikan bahwa kita yakinkan betul bahwa ini ada satu proses, kita harus mulai mengarah kepada transportasi yang modern dan ini menjadi jawaban untuk kebutuhan warga masyarakat,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai peresmian di Stadion Patriot Chandrabhaga, Selasa (10/02/2026).

​Berapa Tarif Bus Trans Bekasi Keren dan Kapan Mulai Berlaku?

​Dalam masa sosialisasi dan peluncuran (Grand Launching), Pemkot Bekasi memberikan layanan gratis bagi masyarakat yang ingin mencoba moda transportasi ini.

​”Gratis hanya satu bulan, sampai nanti setelah lebaran itu baru kita akan bayar secara normal,” sambung Tri Adhianto dalam keterangannya.

​Setelah masa promo berakhir, tarif yang dikenakan dinilai sangat terjangkau dibandingkan transportasi daring.

Penumpang nantinya wajib menggunakan sistem pembayaran non-tunai (cashless) dengan melakukan tap in kartu elektronik.

​Rincian tarif dan sistem pembayaran:

  • Tarif Normal: Rp 4.500 (Flat/Jauh-Dekat).
  • Metode Bayar: Wajib Kartu Uang Elektronik (Tap In).
  • Masa Promo: Gratis selama 1 bulan pasca peluncuran.

​Tri menambahkan, penetapan harga tersebut sudah mempertimbangkan daya beli masyarakat Kota Bekasi.

“Saya kira dari sisi harga itu masih relatif lebih murah, karena dibanding dengan public transport lainnya, seperti kalau kita naik ojek, naik Grab, dan lain sebagainya,” tuturnya.

​Kehadiran Bus Trans Bekasi Keren diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan kemacetan di jalan protokol Kota Bekasi.

Punya keluhan terkait rute angkot atau pelayanan Bus Trans Bekasi Keren? Sampaikan aspirasi Anda melalui kolom komentar di bawah atau lapor ke layanan pengaduan Dishub Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPO depan Metropolitan Mall Bekasi Rampung Diperbaiki, Pejalan Kaki Makin Aman
Layanan Publik Tolak IKD? Warga Kota Bekasi Diminta Berani, Menolak dan Melawan!
Relax’t Spa Cibubur Tetap Jualan Terapis Esek-esek saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Emisi Metana TPST Bantargebang Kritis, Teknologi GALFAD Gagal Total
Pasca Tabrakan Maut Kelayakan Dapur SPPG Aren Jaya 2 Tuai Sorotan
Siap Urai Kemacetan Jalan Juanda, JPO Stasiun Bekasi Rampung Akhir Juni 2026
1.200 Rutilahu Masih jadi PR, Tahun Ini Prioritas Perbaikan Pemkot Bekasi Hanya 130 Unit
Promosi Layanan Terapis ala Relax’t Spa Cibubur: Tantang Satpol PP Kota Bekasi?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:12 WIB

JPO depan Metropolitan Mall Bekasi Rampung Diperbaiki, Pejalan Kaki Makin Aman

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:05 WIB

Layanan Publik Tolak IKD? Warga Kota Bekasi Diminta Berani, Menolak dan Melawan!

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:45 WIB

Relax’t Spa Cibubur Tetap Jualan Terapis Esek-esek saat Libur Kenaikan Yesus Kristus

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:52 WIB

Emisi Metana TPST Bantargebang Kritis, Teknologi GALFAD Gagal Total

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:49 WIB

Pasca Tabrakan Maut Kelayakan Dapur SPPG Aren Jaya 2 Tuai Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x