Poin Utama:
- Tarif Resmi: Rp4.500 per penumpang (berdasarkan jarak tempuh).
- Mulai Berlaku: 1 Maret 2026 (dipercepat dari rencana awal usai Lebaran).
- Rute Layanan: Terminal Induk Bekasi – Harapan Indah (Kecamatan Medansatria).
- Pemicu Kebijakan: Aksi blokade jalan dan audiensi dengan Organda serta perwakilan sopir angkot.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi resmi memutuskan pemberlakuan tarif berbayar bagi operasional Bus Trans Bekasi Keren (Trans Beken) mulai 1 Maret 2026.
Keputusan strategis ini diambil menyusul aksi unjuk rasa ratusan sopir angkutan kota (angkot) yang memblokade jalur protokol Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, menuntut keadilan operasional antara angkot konvensional dan transportasi massal modern tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapan Tarif Trans Beken Mulai Berlaku?
Tarif operasional Bus Trans Beken disepakati akan mulai efektif berlaku pada tanggal 1 Maret 2026 mendatang.
Kesepakatan ini merupakan hasil audiensi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan perwakilan sopir angkot yang merasa dirugikan dengan skema gratis yang sebelumnya diterapkan.
”Berdasarkan hasil audiensi dengan seluruh pihak, maka disepakati bahwa tarif Bus Trans Beken akan segera berlaku pada 1 Maret esok,” kata Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai audiensi di Kantor Pemkot Bekasi, Kamis (12/02/2026).
Zeno menjelaskan bahwa percepatan penerapan tarif ini adalah solusi jalan tengah (win-win solution) untuk menjaga kondusivitas iklim transportasi di Kota Bekasi.
Pihaknya berkomitmen untuk terus duduk bersama dengan para pemangku kepentingan guna memajukan transportasi perkotaan tanpa mematikan moda transportasi yang sudah ada sebelumnya.
Berapa Harga Tiket Bus Trans Beken?
Besaran biaya yang dibebankan kepada penumpang Bus Trans Beken ditetapkan sebesar Rp4.500.
Angka ini dinilai masih sangat terjangkau bagi masyarakat Kota Bekasi namun cukup proporsional untuk biaya operasional.
Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sempat mewacanakan penggratisan layanan selama satu bulan penuh atau hingga pasca Lebaran.
Namun, dinamika lapangan mempercepat perubahan kebijakan tersebut menjadi berbayar lebih awal.
”Dengan ketetapan harga tersebut sudah melihat dari kemampuan bagaimana daya beli masyarakat. Dan saya kira dari sisi harga itu masih relatif lebih murah dibanding dengan public transport lainnya, seperti ojek atau taksi online,” tegas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui usai peresmian di Terminal Induk Bekasi, Selasa (10/02/2026).
Rute Mana Saja yang Dilayani?
Saat ini, operasional Trans Beken difokuskan pada koridor utama yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah penyangga utara.
Rute yang tersedia meliputi:
- Titik Awal: Terminal Induk Bekasi (Bekasi Timur).
- Titik Akhir: Kawasan Harapan Indah, Kecamatan Medansatria.
- Sistem: Pulang Pergi (PP).
Kehadiran Trans Beken yang dilengkapi fasilitas pendingin udara (AC), kebersihan terjaga, dan pengemudi terlatih diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi massal.
Hal ini sejalan dengan upaya Pemkot Bekasi mengurai kemacetan di jalur-jalur sibuk seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Sultan Agung.
Meskipun sempat diwarnai ketegangan aksi massa, Pemkot Bekasi memastikan layanan transportasi publik tetap berjalan optimal.
Transisi ke tarif berbayar diharapkan tidak menyurutkan minat warga Bekasi untuk beralih ke transportasi umum yang lebih nyaman dan aman.
Warga Bekasi, bagaimana pendapat Anda mengenai tarif Rp4.500 untuk fasilitas Bus Trans Beken ini? Sampaikan komentar Anda di bawah ini!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















