Komisi I Kritisi Kinerja Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Masalah Ini

- Jurnalis

Rabu, 25 Mei 2022 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Faisal SE.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Faisal SE.

KOTA BEKASI – Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Faisal SE menyayangkan masih banyaknya keluhan warga masyarakat Kota Bekasi yang mengalami kesulitan saat mendapatkan layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) seperti mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Keluhan warga tersebut menurut Faisal tidak seharusnya terjadi, mengingat Kota Bekasi merupakan kota metropolitan yang notabene memiliki Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) besar dan juga sebagai kota penyangga Ibukota DKI Jakarta.

“Fokus kita di situ (pelayanan), jadi kita bedah kenapa ini Disdukcapil urusan beginian kok kayaknya semrawut? Jadi kalau mereka bilang alat perekam itu belum lengkap, ya sudah siapkan, kita akan rekomendasi. Artinya, Bapelitbangda jangan berfikir lagi, ini harus ada barang itu (alat perekam), karena prioritas utama,” ujarnya kepada Rakyat Bekasi, Rabu (25/05/22).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Politisi Partai Golkar ini, memiliki kelengkapan identitas kependudukan semacam KTP, Akta Lahir, KIA maupun Kartu Keluarga (KK) sudah menjadi hak setiap warga negara.

Dan kepemilikan berbagai identitas tersebut, kata dia, menjadi kewajiban Disdukcapil Kota Bekasi untuk mempermudah akses pelayanan administrasi kependudukan kepada warga masyarakat.

“Jangan sampai di Kota Bekasi ini masih ada anak yang tidak mempunyai akta lahir, kan jadi seperti tinggal di dusun yang tidak mempunyai pemimpin. Ini harus menjadi konsentrasi Disdukcapil bagaimana caranya Pamor yang di bawah harus mampu bekerja maksimal di tingkat itu,” terangnya.

Politisi Kalimalang asal Dapil Pondokgede – Pondok Melati ini berharap, Disdukcapil Kota Bekasi akan merubah sistem operasional kerja untuk lebih mempermudah pelayanan kepada masyarakat dalam mengurus Adminduk, terlepas dari dalih kekurangan alat.

“Sebetulnya alat yang satu ini juga sudah cukup kok, tapi karena memang kerjanya tidak maksimal. Okelah kalau itu menjadi alasan sentralisasi di setiap kelurahan tidak apa-apa, kita sediakan, tapi bukan terus ada alat lantas masalah selesai. Jadi SDM-nya juga harus dibangun,” tutup Faisal. (ADV)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve
Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan
Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional
Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran
Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup
DPRD Ingatkan Pembahasan UMK Kota Bekasi 2026 Harus Berbasis Data, Bukan Tekanan Politik
DPRD Kota Bekasi Pasang Badan: Proyek PLTSa Bersama Danantara Harus Menguntungkan Warga Bantargebang
Komisi II DPRD Kota Bekasi: Transisi Sanitary Landfill TPA Sumurbatu Tetap Berjalan Iringi Proyek PSEL
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:05 WIB

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:24 WIB

Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:53 WIB

Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:43 WIB

Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:47 WIB

Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup

Berita Terbaru

Ilustrasi suasana aktivitas jual beli bahan kebutuhan pokok di salah satu pasar tradisional di Kota Bekasi, Minggu (12/07/2026).

Bekasi

Libur MBG Bikin Harga Pangan di Kota Bekasi Turun, Kok Bisa?

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:24 WIB

Suasana aktivitas pergerakan kendaraan di sepanjang Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol nan strategis ini diabadikan untuk mengenang sosok Raden Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Pahlawan Nasional yang dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota sekaligus mentor para tokoh besar revolusi kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:15 WIB

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x