Poin Utama:
- Angka & Target: Bapenda menargetkan lonjakan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 85% pada tahun lalu menjadi 93% di tahun 2026.
- Target Waktu: Optimalisasi dikebut sejak triwulan pertama dengan capaian awal progres murni menyentuh angka 12%.
- Fokus Sektor: Penyisiran Wajib Pajak (WP) diprioritaskan pada sektor perhotelan, rumah makan, serta pengoptimalan PBB dan BPHTB.
- Lokasi & Strategi: Berlaku di seluruh wilayah Kota Bekasi melalui evaluasi lintas bidang dan pengerahan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di setiap kecamatan guna mencegah kebocoran.
BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi menetapkan target ambisius pada tahun ini. Secara optimis, Bapenda membidik realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi pada tahun 2026 mampu menembus angka 93 persen.
Target ini melonjak cukup signifikan dibandingkan capaian tahun lalu yang hanya tertahan di angka 85 persen.
Lonjakan target ini diiringi dengan strategi yang lebih agresif dalam menyasar potensi Wajib Pajak (WP) di berbagai sektor guna menopang laju pembangunan daerah secara maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejar Lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di 2026
Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pendapatan (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, memaparkan bahwa langkah awal di tahun ini telah menunjukkan pergerakan positif.
Pada kuartal pertama 2026, kata dia, realisasi PAD murni Kota Bekasi telah mencapai progres di angka 12 persen.
”Kita punya target yang pasti. Sebisa mungkin realisasi PAD kita bisa didongkrak agar jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Agustinus kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan resminya, Kamis (26/02/2026).
PBB dan BPHTB Belum Termasuk dalam Perhitungan Awal
Menurut Agustinus, angka capaian 12 persen tersebut masih merupakan progres awal. Nilai itu murni berasal dari pajak daerah reguler dan belum memasukkan instrumen penerimaan besar lainnya, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
”Sehingga diharapkan, jika dari awal triwulan pertama ini realisasi pendapatan kita digenjot secara optimal dan semua pihak bekerja sama dengan baik, maka tidak menutup kemungkinan target maksimal tersebut akan tercapai hingga di akhir tahun,” sambungnya memproyeksikan.
Strategi UPTD Sisir Wajib Pajak di Berbagai Wilayah
Guna merealisasikan target 93 persen, Bapenda tidak bekerja sendiri. Seluruh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendapatan yang tersebar di tiap kecamatan, mulai dari kawasan Rawalumbu, Pondokgede, hingga Mustikajaya, telah diinstruksikan untuk bergerak cepat di lapangan.
Mereka diminta untuk proaktif menyisir seluruh titik potensial Wajib Pajak di wilayah masing-masing guna mengoptimalkan potensi sektoral PAD.
Pendapatan ini nantinya menjadi urat nadi bagi program-program pembangunan yang dicanangkan oleh jajaran pemerintahan di bawah arahan Wali Kota Bekasi.
”Termasuk di dalamnya menyisir WP hotel, rumah makan, maupun sektor lainnya. Bagi mereka yang masih menunggak pajak, akan didorong agar kewajiban tersebut dapat segera dibayarkan,” tuturnya.
Evaluasi Ketat Lintas Bidang Cegah Kebocoran Pendapatan
Agustinus juga menyadari bahwa di lapangan sering kali terdapat berbagai rintangan administrasi maupun teknis.
Oleh karena itu, kata dia, jika perkembangan potensi pajak mengalami hambatan, Bapenda Kota Bekasi akan langsung menerapkan sistem evaluasi terpadu.
Langkah responsif ini dilakukan untuk mengurai akar masalah yang menghambat laju setoran wajib pajak.
”Proses evaluasi ini tidak hanya dilakukan di bidang Wasdal saja, melainkan melibatkan bidang-bidang lainnya untuk melihat apa kendala dan sumbatan pada potensi WP. Jadi, dalam sekali rapat langsung ada eksekusi agar tidak ada lagi kebocoran pendapatan,” pungkasnya tegas.
Apakah Anda memiliki usaha di Kota Bekasi dan sudah menunaikan kewajiban pajak tahun ini? Mari bersama-sama berkontribusi untuk pembangunan daerah! Jangan lupa bagikan artikel ini agar masyarakat semakin peduli dan taat akan pajak daerah.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















