15 Gugur! Lima Belas Pejabat Lolos Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Pemkot Bekasi, Ini Daftarnya

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis seleksi JPT Pratama Kota Bekasi 2026.

Infografis seleksi JPT Pratama Kota Bekasi 2026.

Poin Utama:

  • ​Pansel JPT Pemkot Bekasi resmi mencoret 15 dari 30 pelamar dalam seleksi administrasi lelang jabatan Eselon II tahun 2026.
  • ​Tiga kursi strategis diperebutkan: Asisten Daerah 2, Kepala Diskominfostandi, dan Kepala Dinas Pendidikan.
  • ​Terdapat anomali birokrasi, di mana 5 jabatan kosong namun hanya 3 posisi yang resmi dilelang oleh pemerintah daerah.
  • ​Plh Wali Kota Bekasi menyebut proses lelang masih sebatas usulan, berbanding terbalik dengan fakta dikeluarkannya nomor pengumuman resmi oleh Pansel.

​Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi merilis hasil seleksi administrasi lelang jabatan (open bidding) Eselon II tahun 2026.

Sebanyak 15 pejabat terpaksa gigit jari setelah dinyatakan gugur, sementara 15 lainnya berhak melaju memperebutkan tiga kursi strategis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seleksi kali ini memicu sorotan tajam lantaran masih ada sedikitnya lima posisi kosong di tubuh Pemkot Bekasi, namun anehnya hanya tiga yang dibuka untuk lelang.

​Jabatan Apa Saja yang Dilelang Pemkot Bekasi Tahun 2026?

​Tiga kursi Eselon II yang tengah diperebutkan berdasarkan Pengumuman Nomor: 800.1.2.6/5-Pansel.JPT adalah:

  • Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda 2) Sekretariat Daerah.
  • Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi).
  • Kepala Dinas Pendidikan (Disdik).

Padahal, data internal mencatat masih ada dua jabatan krusial lain yang kosong melompong. ​Dua posisi yang belum tersentuh lelang tersebut adalah Kepala Inspektorat dan Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar dari publik terkait komitmen percepatan pelayanan di lingkungan Pemkot Bekasi.

​Siapa Saja Pejabat yang Lolos Seleksi Administrasi JPT Pemkot Bekasi?

​Persaingan ketat terjadi di setiap formasi dengan hasil yang membelah nasib 30 pendaftar secara seimbang: 15 lolos dan 15 kandas di tahap awal. Kelima belas pejabat yang berhasil mengamankan tiket ke tahap selanjutnya terbagi ke dalam tiga formasi.

​Berikut rincian kandidat Eselon II yang melenggang ke tahap berikutnya:

  • Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda 2):
    • Agus Harpa Senjaya.
    • Fajar Triawan.
    • Fitri Widyati.
    • Selamat Gunawan Nst.
    • Zainal Abidin Syah.
    • (Tujuh pelamar gugur).
  • Kepala Diskominfostandi:
    • Eka Chorid Ivo Vauzi.
    • Jaya Eko Setiawan.
    • Nia Aminah Kurniati.
    • Teguh Indrianto.
    • Warsim Suryana.
    • Yunan Albaehaqi.
    • (Tiga pelamar gugur).
  • Kepala Dinas Pendidikan:
    • Ahmad Sahroni.
    • Chondro Wibhowo Mahartoyo Sukmo.
    • Helmy.
    • Dr. Juli Hartini.
    • (Lima pelamar gugur).

​Mengapa Lelang Jabatan Eselon II Pemkot Bekasi Menuai Polemik?

​Polemik mencuat ketika pernyataan elite eksekutif terkesan tidak sinkron dengan fakta administratif di lapangan.

Meski pengumuman resmi kelulusan dari Pansel JPT sudah diterbitkan secara luas, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, justru menyebut tahapan tersebut belum secara resmi berjalan.

​”Belum (berjalan), secara proses itu baru sebatas usulan saja dari Pak Wali Kota. Memang ada, tapi kita masih menunggu Pak Wali Kota,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, dikutip Minggu (14/06/2026).

​Pernyataan ini jelas menjadi ironi di tengah berkas seleksi yang faktanya sudah memangkas separuh kandidat.

Masyarakat Kota Bekasi kini menanti langkah tegas dan transparan dari Wali Kota Bekasi agar roda pemerintahan tidak jalan di tempat akibat lambannya pengisian jabatan definitif.

​Pelaksanaan lelang jabatan diharapkan bukan sekadar panggung formalitas birokrasi, melainkan ruang meritokrasi untuk menempatkan figur paling kompeten demi perbaikan nyata layanan publik di Kota Bekasi.

​Bagaimana pandangan Anda mengenai kejanggalan dalam seleksi lelang jabatan Pemkot Bekasi ini? Silakan tinggalkan komentar Anda di bawah, bagikan artikel ini, dan terus ikuti liputan tajam seputar dinamika politik lokal hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air
Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!
Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya
Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas
Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi
Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun
Telan APBD Rp5 Miliar, Progres Pembangunan Wall Climbing Patriot Baru Capai 25 Persen
DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:06 WIB

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air

Senin, 14 September 2026 - 11:19 WIB

Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!

Senin, 14 September 2026 - 10:07 WIB

Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya

Senin, 14 September 2026 - 09:14 WIB

Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas

Senin, 14 September 2026 - 09:03 WIB

Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi

Berita Terbaru

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK. (Foto: antara).

Nasional

Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq

Senin, 14 Sep 2026 - 23:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x