Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Surat Resmi DPP PDI Perjuangan Nomor 553/EX/DPP/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026.

Tangkapan layar Surat Resmi DPP PDI Perjuangan Nomor 553/EX/DPP/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026.

Poin Utama:

  • ​DPP PDIP secara resmi melayangkan surat permohonan data kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada 22 Juni 2026.
  • ​Langkah ini bertujuan mengusut tuntas dugaan keterlibatan kader partai dalam pusaran penyimpangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • ​PDIP menuntut transparansi nama individu, yayasan, hingga badan usaha yang terafiliasi dengan kader PDIP dalam rantai pasok MBG.
  • ​Dokumen ini menjadi instrumen penegakan disiplin internal terhadap kader Tiga Pilar (Struktural, Legislatif, Eksekutif) yang terbukti mencari keuntungan finansial.

​Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) secara resmi mendesak Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membuka data pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tegas ini diambil menyusul mencuatnya dugaan penyimpangan program MBG yang kini tengah dibidik aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Melalui surat resmi bernomor 553/EX/DPP/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, partai berlambang banteng moncong putih itu ingin memastikan tidak ada kadernya yang ‘cawe-cawe’ demi keuntungan materi.

​”Permohonan ini berkaitan dengan berkembangnya informasi mengenai dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG yang saat ini sedang dalam proses penegakan hukum, sehingga diperlukan langkah-langkah klarifikasi dan verifikasi internal Partai terhadap pihak-pihak yang diduga memiliki keterikatan dengan kader Partai,” kata Hasto Kristiyanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui salinan dokumen, Rabu (01/07/2026).

​Mengapa PDIP Meminta Data Program MBG ke Badan Gizi Nasional?

​Inisiatif DPP PDIP ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Partai Nomor 940/IN/DPP/II/2026 yang diteken pada 24 Februari 2026 silam.

Dalam surat tersebut, PDIP telah melarang keras seluruh kader di ranah Tiga Pilar (Struktural, Legislatif, dan Eksekutif) memanfaatkan Program MBG untuk kepentingan finansial pribadi.

​Permintaan data secara formal ke BGN menjadi langkah konkret PDIP dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Partai ingin menyisir sejak dini jika ada oknum kader yang mencoba bermanuver dan melanggar aturan organisasi di tengah berjalannya program prioritas pemerintah pusat tersebut.

​Apa Saja Data yang Diminta PDIP Terkait Dugaan Skandal MBG?

​Dalam dokumen yang turut ditandatangani oleh Ketua Komarudin Watubun dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, PDIP merinci tiga poin utama informasi yang dituntut dari pihak Badan Gizi Nasional.

​Berikut rincian data krusial yang diminta untuk keperluan investigasi internal:

  • ​Nama-nama individu, badan usaha, yayasan, koperasi, maupun pihak lain yang terlibat pelaksanaan MBG, yang patut diduga memiliki hubungan langsung atau tidak langsung dengan kader PDIP.
  • ​Bentuk dan rincian spesifik keterlibatan pihak-pihak dimaksud dalam rantai pelaksanaan Program MBG.
  • ​Data pendukung relevan lainnya yang sah dan dapat digunakan untuk klarifikasi serta penjatuhan sanksi organisasi.

​Bagaimana Sikap PDIP Terhadap Proses Hukum Program Makan Bergizi Gratis?

​PDIP menegaskan bahwa seluruh data yang diterima dari BGN akan digunakan semata-mata untuk kepentingan internal penegakan etika dan disiplin partai, tanpa mengintervensi ranah hukum.

Ini menjadi sinyal kuat bahwa partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut tidak akan menjadi tameng bagi kader yang terbukti melakukan praktik kotor korupsi.

​Dengan melakukan audit internal berbasis data dari lembaga berwenang, PDIP berupaya menjaga integritas institusi politiknya sekaligus mengawal agar program layanan publik pemerintah tetap bersih dan tepat sasaran bagi masyarakat.

​Langkah proaktif dari PDI Perjuangan ini menempatkan bola panas kini berada di tangan Badan Gizi Nasional untuk berani bersikap transparan ke publik.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai inisiatif bersih-bersih internal ini? Bagikan artikel ini dan tinggalkan opini Anda di kolom komentar! Baca terus RakyatBekasi.com untuk update eksklusif seputar dinamika kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, dan politik lokal terhangat.

Surat Resmi DPP PDI Perjuangan Nomor 553/EX/DPP/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026. Surat yang ditandatangani Hasto Kristiyanto dan Komarudin Watubun ini ditujukan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) guna meminta transparansi data keterlibatan kader partai dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Istimewa/Dokumen).


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi
Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi
Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi
Ketua PSI Kota Bekasi Digoyang Mosi Tidak Percaya 8 DPC
Temui Jokowi, Manuver Politik Yenny Kristianti Perkuat PSI Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:34 WIB

Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:29 WIB

Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:53 WIB

DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x