Sekjend PKS Lantik DPP Gema Keadilan 2026-2031, Fokus Rebut Suara Pemuda di Pemilu 2029

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana khidmat saat Sekjen PKS Muhammad Kholid membacakan sumpah jabatan dalam prosesi pelantikan Ketua Umum Gema Keadilan periode 2026-2031, Rahmat Saleh, di Jakarta, Kamis (16/07/2026).

Suasana khidmat saat Sekjen PKS Muhammad Kholid membacakan sumpah jabatan dalam prosesi pelantikan Ketua Umum Gema Keadilan periode 2026-2031, Rahmat Saleh, di Jakarta, Kamis (16/07/2026).

  • ​Rahmat Saleh resmi menjabat sebagai Ketua Umum DPP Gema Keadilan periode 2026–2031.
  • ​Pelantikan dipimpin oleh Sekjen PKS Muhammad Kholid pada Munas V di Jakarta, Kamis (16/07/2026).
  • ​Fokus utama kepengurusan adalah mencetak pemimpin muda dan memperkuat konsolidasi menghadapi Pemilu 2029.
  • ​Munas V resmi mengembalikan penyebutan pimpinan tertinggi dari “Presiden” menjadi “Ketua Umum”.

​Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026–2031 pada Kamis (16/07/2026).

Rahmat Saleh didapuk memimpin organisasi sayap kepemudaan tersebut guna memperkuat konsolidasi anak muda.

Pelantikan yang berlangsung di tengah agenda Musyawarah Nasional (Munas) V di Jakarta ini menjadi langkah strategis PKS dalam memanaskan mesin politik menyongsong Pemilu 2029 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Siapa yang Melantik Pengurus Baru Gema Keadilan?

​Prosesi pengukuhan jajaran pengurus baru tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid. Dirinya hadir sekaligus dalam kapasitasnya sebagai Dewan Pembina Pusat Gema Keadilan.

​”Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah saudara-saudara yang telah mengucapkan sumpah jabatan secara resmi menjadi pengurus DPP Gema Keadilan. Semoga Allah memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya,” kata Muhammad Kholid kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di arena Munas V Gema Keadilan, Jakarta, Kamis (16/07/2026).

​Apa Target Utama Rahmat Saleh Sebagai Ketua Umum?

​Dalam pidato perdananya, Rahmat Saleh menegaskan bahwa mandat utama yang diberikan PKS adalah menjadikan Gema Keadilan sebagai kawah candradimuka bagi para pemimpin muda.

Jajaran pengurus baru DPP Gema Keadilan berfoto bersama Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid usai prosesi pelantikan dalam rangkaian Munas V di Jakarta, Kamis (16/07/2026).

Fokus kepengurusan lima tahun ke depan, kata dia, akan diarahkan pada penguatan konsolidasi dan perluasan jaringan anak muda.

​”Semua yang hadir pada hari ini, yang dilantik dan jadi pengurus Gema Keadilan tingkat DPP maupun wilayah, di 2029 jadi dilantik di forum yang lain. Bagaimana caranya nanti itu yang insya Allah kita coba bahas di Munas ini,” ujar Rahmat.

​Beberapa fokus utama Gema Keadilan di bawah komando Rahmat Saleh meliputi:

  • ​Mencetak pemimpin muda yang tangguh untuk mengatasi berbagai tantangan bangsa.
  • ​Turut serta menjawab persoalan kesejahteraan, pendidikan, dan tingginya angka pengangguran.
  • ​Memperluas pengorganisasian anak muda sebagai ujung tombak gerakan pemenangan Pemilu 2029.

​Keputusan Penting Apa yang Dihasilkan pada Munas V Gema Keadilan?

​Munas V Gema Keadilan yang dihadiri oleh delegasi dari 31 provinsi ini tidak hanya sebatas forum pelantikan.

Forum tertinggi organisasi tersebut juga menyepakati sejumlah perubahan mendasar pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

​”Alhamdulillah pelaksanaan Munas V Gema Keadilan sudah dibuka tadi siang, bahkan sudah dilaksanakan persidangan yang terlaksana secara tenang, adem, rukun, dan guyub. Ada gema, tapi gema ide-ide yang luar biasa dan tetap dalam kondisi yang rukun dan tertib,” jelas Indra Kusuma, Ketua Umum Gema Keadilan demisioner periode 2021–2026 sekaligus Steering Committee Munas.

​Selain menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, forum Munas juga sepakat untuk mengembalikan penyebutan nomenklatur jabatan pimpinan tertinggi organisasi dari “Presiden” kembali menjadi “Ketua Umum”.

​Di penghujung acara, Rahmat Saleh menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus sebelumnya atas fondasi organisasi yang telah dibangun dengan kokoh.

Sinergi dari seluruh kader kini menjadi modal berharga bagi Gema Keadilan untuk memperluas kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Bagaimana pendapat Anda tentang manuver PKS menggaet suara anak muda lewat Gema Keadilan? Bagikan artikel ini ke media sosial Anda dan pastikan untuk selalu membaca berita politik terkini dan tepercaya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo
Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader
Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi
Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi
Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:09 WIB

Sekjend PKS Lantik DPP Gema Keadilan 2026-2031, Fokus Rebut Suara Pemuda di Pemilu 2029

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:15 WIB

Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:34 WIB

Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x