​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat ekskavator bersiap melakukan pengerjaan dalam proses pematangan lahan untuk lokasi groundbreaking Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Pematangan tahap kedua ini dianggarkan senilai Rp25 Miliar.

Alat berat ekskavator bersiap melakukan pengerjaan dalam proses pematangan lahan untuk lokasi groundbreaking Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Pematangan tahap kedua ini dianggarkan senilai Rp25 Miliar.

  • ​Pelaksanaan ground breaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, dijadwalkan pada Selasa, 4 Agustus 2026.
  • ​Proyek sempat tertunda akibat kesiapan lahan operasional yang belum memadai untuk alat berat.
  • ​Pemkot Bekasi tengah mengebut tahap kedua pematangan lahan dengan alokasi anggaran mencapai hampir Rp25 Miliar.
  • ​Rapat lintas kementerian, termasuk Menko Pangan, masih membahas kepastian kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam agenda peresmian tersebut.

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan pelaksanaan ground breaking (peletakan batu pertama) Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, akan dilangsungkan awal Agustus mendatang.

Sempat mengalami penundaan akibat minimnya kesiapan lahan operasional, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengebut proses pematangan area.

Puncak peresmian mega proyek penanganan limbah ini dijadwalkan secara teknis pada Selasa, 4 Agustus 2026, jika seluruh persiapan berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kejar Target, Persiapan Ground Breaking PSEL oleh Wali Kota Bekasi

​Pengerjaan tahap awal untuk PSEL Bantargebang kini berfokus penuh pada pematangan area konstruksi.

Tahapan ini sangat krusial agar alat berat dan instalasi pengolahan limbah berskala besar dapat dibangun di atas struktur tanah yang solid.

​”Hari ini kan tinggal proses, kemarin yang kurang adalah pematangan lahan. Mudah-mudahan hari ini akan ditetapkan pematangan tahap yang kedua, Nilainya kurang lebih hampir Rp 25 Miliar. Dan mudah-mudahan besok sudah bisa dilakukan pekerjaan di lapangan,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (27/07/2026).

​Guna mengejar ketertinggalan waktu, instansi terkait diminta mempercepat birokrasi dan pengerjaan fisik. Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa tenggat waktu awal bulan depan harus terealisasi.

​”Sehingga targetnya, mudah-mudahan tanggal 4 Agustus tidak mundur lagi terkait dengan groundbreaking yang sudah direncanakan,” sambungnya.

​Mengapa Ground Breaking PSEL Bantargebang Sempat Tertunda?

​Penundaan proyek pengelolaan sampah ini murni karena kendala teknis kesiapan kontur tanah di lapangan, bukan persoalan administratif.

Pematangan lahan untuk infrastruktur sekelas PSN membutuhkan standarisasi tinggi sebelum bangunan utama didirikan, sehingga Pemkot Bekasi harus menganggarkan pengerjaan tahap kedua senilai hampir Rp25 Miliar.

​Apakah Presiden Prabowo Subianto Akan Hadir di Bantargebang?

​Belum ada kepastian mutlak mengenai kehadiran Kepala Negara dalam seremoni ground breaking PSEL Bantargebang, mengingat agenda ini masih dikoordinasikan secara lintas sektoral di tingkat pusat.

​”Saya enggak tahu, karena hari ini kan nanti baru rapat lagi nih. Rapat finalnya nanti siang jam 4 di Menko Pangan,” katanya.

​Secara teknis administratif, kepanitiaan acara peresmian di tingkat dinas terus berjalan tanpa hambatan. Koordinasi jadwal telah dirumuskan secara internal untuk menyambut awal bulan depan.

​”Aku udah tahu tapi tanggal pastinya masih dirahasiakan. Tpi pasti awal Agustus, Karena kami udah bahas mengenai acara untuk peresmian ground breaking,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Kiswatiningsih kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com secara terpisah, Senin (27/07/2026).

​Dengan berjalannya proses pematangan lahan tahap kedua, masyarakat Kecamatan Bantargebang tentu berharap mega proyek PSEL ini dapat segera beroperasi tepat waktu.

Fasilitas ini diproyeksikan menjadi solusi nyata nan modern dalam menekan volume tumpukan sampah yang terus menggunung di Kota Bekasi.

​Bagaimana tanggapan Anda tentang dimulainya proyek energi ramah lingkungan di Bantargebang ini? Bagikan opini Anda di kolom komentar dan pastikan untuk terus membaca update berita seputar kebijakan dan infrastruktur terbaru hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:53 WIB

Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:28 WIB

Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan

Senin, 27 Juli 2026 - 09:58 WIB

​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus

Berita Terbaru

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, saat memaparkan capaian penarikan piutang pajak daerah sebesar Rp36 miliar di ruang kerjanya, Senin (27/07/2026). Bapenda segera menerjunkan jurusita untuk melakukan eksekusi penyitaan aset dan pemblokiran rekening bagi wajib pajak yang membandel. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Jul 2026 - 11:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x