Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat ekskavator bersiap melakukan pengerjaan dalam proses pematangan lahan untuk lokasi groundbreaking Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Pematangan tahap kedua ini dianggarkan senilai Rp25 Miliar.

Alat berat ekskavator bersiap melakukan pengerjaan dalam proses pematangan lahan untuk lokasi groundbreaking Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Pematangan tahap kedua ini dianggarkan senilai Rp25 Miliar.

  • ​Pengerukan lahan tahap pertama untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, telah rampung 100 persen.
  • ​Pemkot Bekasi segera memulai pematangan lahan tahap kedua dengan alokasi anggaran mencapai sekitar Rp25 Miliar.
  • ​Pelaksanaan groundbreaking mega proyek energi alternatif ini dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026.
  • ​Disperkimtan Kota Bekasi mencatat 2,6 hektare lahan senilai Rp98 Miliar telah dibebaskan dari total kebutuhan 6,1 hektare.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mengebut persiapan jelang groundbreaking Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.

Menyusul rampungnya pengerukan tahap pertama, Pemkot Bekasi kini bersiap memulai pematangan lahan tahap kedua pada akhir Juli 2026 ini.

Percepatan infrastruktur dasar tersebut dilakukan agar peresmian mega proyek energi alternatif ini dapat terealisasi sesuai target pada awal Agustus mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Progres Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II

​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi memastikan bahwa pengerukan tahap awal untuk area operasional PSEL telah selesai sepenuhnya dengan menyerap anggaran awal sebesar Rp10 Miliar.

Langkah strategis selanjutnya adalah memastikan kontur tanah benar-benar solid dan siap untuk didirikan instalasi konstruksi berat.

​”Pengerukan lahan pada tahap satu sudah rampung 100 persen, dan kini tahap keduanya tengah baru mulai,” kata Kepala DLH Kota Bekasi Kiswatiningsih kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Senin (27/07/2026).

​Secara teknis, kesiapan lahan di area PSEL sebenarnya sudah mencukupi untuk prosesi peletakan batu pertama.

Meski demikian, pihaknya menegaskan masih perlu dilakukan proses koordinasi lanjutan bersama instansi di Pemerintah Pusat.

​Kapan Jadwal Pasti Groundbreaking PSEL Bantargebang?

​Jadwal groundbreaking dipastikan akan dilangsungkan pada awal bulan depan. Namun, penetapan tanggal persisnya masih menunggu penyelarasan jadwal dari kementerian terkait.

​”Aku udah tahu tapi tanggal pastinya masih dirahasiakan. Tpi pasti awal Agustus, Karena kami udah bahas mengenai acara untuk peresmian ground breaking,” ucap Kiswatiningsih.

​Di sisi lain, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa fokus pemerintah daerah saat ini adalah mengeksekusi anggaran tahap dua secepat mungkin, sehingga perataan tanah bisa segera dikerjakan oleh alat berat di lapangan.

​”Hari ini kan tinggal proses, kemarin yang kurang adalah pematangan lahan. Ya, sekarang mudah-mudahan hari ini akan ditetapkan pematangan tahap yang kedua, Nilainya kurang lebih hampir Rp 25 Miliar. Dan mudah-mudahan besok sudah bisa dilakukan pekerjaan di lapangan,” terang orang nomor satu di Bekasi ini.

​Berapa Sisa Lahan yang Belum Dibebaskan Pemkot Bekasi?

​Hingga pertengahan 2026, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi melaporkan masih terdapat sisa lahan seluas 3,5 hektare yang harus dibebaskan dari total kebutuhan 6,1 hektare untuk PSN PLTSa/PSEL di Sumurbatu ini.

​Adapun area seluas 2,6 hektare yang saat ini tengah dimatangkan pengelolaannya, telah berhasil dibebaskan oleh Pemkot Bekasi dengan menelan proyeksi anggaran mencapai Rp98 Miliar.

​Kehadiran PSEL di Kecamatan Bantargebang diharapkan tak hanya menjadi solusi pamungkas dalam mengurai tumpukan sampah, tetapi juga mampu menghasilkan pasokan energi listrik yang mandiri bagi masyarakat.

Keberhasilan proyek bernilai triliunan rupiah ini tentu sangat bergantung pada sinergi kuat antara Pemkot Bekasi dan Pemerintah Pusat.

​Bagaimana harapan Anda terhadap pembangunan infrastruktur energi ramah lingkungan di Kota Bekasi ini? Suarakan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar lebih banyak warga yang mengetahui progres pembangunan di wilayahnya. Baca terus RakyatBekasi.Com untuk update harian seputar layanan publik!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus
Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:53 WIB

Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:28 WIB

Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan

Senin, 27 Juli 2026 - 09:58 WIB

​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus

Berita Terbaru

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, saat memaparkan capaian penarikan piutang pajak daerah sebesar Rp36 miliar di ruang kerjanya, Senin (27/07/2026). Bapenda segera menerjunkan jurusita untuk melakukan eksekusi penyitaan aset dan pemblokiran rekening bagi wajib pajak yang membandel. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Jul 2026 - 11:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x