Keren! Wali Kota Bekasi dan Waskita Sepakat Pacu UMKM dan Ruang Hijau

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto (tengah) berfoto bersama Ketua Yayasan Wahana Aksi Kritis Nusantara (Waskita) Ahmad Gunawan (tengah), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Herbert S.W. Panjaitan (kedua dari kanan), beserta jajaran pengurus usai beraudiensi dengan pembahasan kolaborasi program UMKM dan lingkungan hidup di Kantor Wali Kota Bekasi, Senin (27/07/2026). (RakyatBekasi.Com

Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto (tengah) berfoto bersama Ketua Yayasan Wahana Aksi Kritis Nusantara (Waskita) Ahmad Gunawan (tengah), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Herbert S.W. Panjaitan (kedua dari kanan), beserta jajaran pengurus usai beraudiensi dengan pembahasan kolaborasi program UMKM dan lingkungan hidup di Kantor Wali Kota Bekasi, Senin (27/07/2026). (RakyatBekasi.Com

  • ​Yayasan Waskita (Wahana Aksi Kritis Nusantara) menggelar audiensi dengan Pemkot Bekasi di Kantor Wali Kota Bekasi, Senin (27/07/2026).
  • ​Fokus kolaborasi mencakup program ‘Kobe Berkarya’ untuk pembinaan UMKM dan ‘Kobe Hijau’ untuk pelestarian lingkungan.
  • ​Gagasan “Karbon Tret” diusulkan untuk memperluas kawasan hijau penyerap karbon di wilayah penyangga ibu kota.
  • ​Pemkot Bekasi membuka pintu sinergi dan meminta pengajuan proposal tertulis untuk menindaklanjuti program pemberdayaan.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus membuka ruang sinergi dengan berbagai elemen masyarakat guna mengakselerasi pembangunan daerah.

Pada Senin (27/07/2026), Yayasan Wahana Aksi Kritis Nusantara (Waskita) menggelar audiensi strategis bersama jajaran Pemkot di Kantor Wali Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Pertemuan ini menjadi langkah penjajakan kolaborasi untuk memperkuat civil society, memberdayakan UMKM, hingga menjaga kelestarian ekologi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah Strategis Wali Kota Bekasi Gandeng Civil Society

​Sebelum menemui kepala daerah, rombongan Yayasan Waskita yang dipimpin oleh Ketua Ahmad Gunawan, Sekretaris Abdul Wadud, dan Wakil Bendahara Iflah Zuhriyaten terlebih dahulu diterima oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskopukm) Kota Bekasi, Herbert S.W. Panjaitan.

Diskusi singkat tersebut membedah ragam peluang kerja sama pembinaan pelaku usaha kecil yang selaras dengan cetak biru Pemkot Bekasi.

​Setelah merumuskan konsep pemberdayaan ekonomi, audiensi dilanjutkan ke ruang kerja pimpinan daerah.

Pertemuan yang berlangsung selama 15 menit tersebut membedah sejumlah isu krusial terkait tata kota dan kesejahteraan warga.

​Apa Saja Fokus Kolaborasi Yayasan Waskita dan Pemkot Bekasi?

​Fokus kolaborasi menitikberatkan pada tiga sektor utama, yakni penguatan demokrasi, ekonomi kerakyatan, dan lingkungan hidup.

Sekretaris Yayasan Waskita, Ustadz Abdul Wadud, menjabarkan tawaran sinergi yang selaras dengan program prioritas pemerintah daerah.

​Berikut adalah tiga poin utama yang ditawarkan oleh Yayasan Waskita:

  • Penguatan Civil Society: Peningkatan kesadaran publik terkait isu demokrasi dan lingkungan melalui kanal media daring Podcast Manipol News.
  • Program Kobe Berkarya: Sinergi pembinaan pelaku UMKM yang diiringi dengan penyediaan sarana usaha kuliner memadai bagi masyarakat lokal.
  • Program Kobe Hijau: Pemberdayaan masyarakat tingkat akar rumput melalui gerakan urban farming atau pertanian perkotaan untuk kemandirian pangan.

​Mengapa Inisiatif “Karbon Tret” Penting untuk Lingkungan?

​Inisiatif “Karbon Tret” menjadi krusial karena Kota Bekasi memikul beban berat sebagai wilayah penyangga ibu kota yang padat aktivitas industri dan transportasi.

Yayasan Waskita menilai ketersediaan kawasan hijau yang mampu menyerap emisi karbon harus menjadi prioritas rancangan tata ruang.

​Gagasan ini dapat diwujudkan secara konkret melalui proyek penghijauan masif di berbagai kecamatan.

Selain itu, tata kota ke depan harus memberikan porsi ruang yang lebih luas bagi pengembangan hutan kota sebagai paru-paru wilayah.

​Bagaimana Tanggapan Wali Kota Bekasi Terhadap Usulan Waskita?

​Merespons pemaparan tersebut, kepala daerah memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian lembaga swadaya masyarakat terhadap kemajuan kota.

Pihak eksekutif menyatakan dukungan penuh agar rencana kolaborasi ini dapat segera dieksekusi secara terukur di lapangan.

​”Kami sangat terbuka untuk kolaborasi. Silakan ajukan usulan programnya. Mari kita jaga Bekasi agar semakin hijau dan UMKM nya semakin kuat,” kata Dr. H. Tri Adhianto Tjahjono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kantor Wali Kota Bekasi, Senin (27/07/2026).

​Sinergi antara Pemkot Bekasi dan Yayasan Waskita memegang peranan penting dalam mewujudkan kota yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan.

Terlebih lagi, sosok Ketua Yayasan Waskita, Ahmad Gunawan, yang merupakan mantan aktivis GMNI 1986, memiliki rekam jejak panjang dalam memberikan kritik konstruktif terhadap kebijakan publik pemerintah.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai inisiatif penghijauan “Karbon Tret” di lingkungan Anda? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan baca terus pembaruan berita pemerintahan, politik, serta layanan publik teraktual hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi
Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok
Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus
Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Keren! Wali Kota Bekasi dan Waskita Sepakat Pacu UMKM dan Ruang Hijau

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:53 WIB

Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar

Berita Terbaru

Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi.

Bekasi

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Jul 2026 - 13:13 WIB

SANG PENAKLUK VOC: Suasana aktivitas warga dan padatnya laju kendaraan di sepanjang ruas Jalan Sultan Agung, kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/07/2026). Penamaan jalan protokol strategis di sisi selatan rel kereta api ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja terbesar Kesultanan Mataram yang secara heroik memimpin invasi militer melawan VOC di Batavia sekaligus mewariskan sistem penanggalan kalender Jawa bagi Nusantara. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sultan Agung: Raja Mataram Penakluk VOC

Senin, 27 Jul 2026 - 12:13 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x