Kisah Rumah Makan Gratis di Jatiasih Bekasi, Sediakan 100 Porsi Setiap Hari

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan warga kurang mampu tampak mengantre dengan sabar demi mendapatkan kupon antrean di Rumah Makan Gratis Yayasan Damaris Pancasila, Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (27/07/2026).

Puluhan warga kurang mampu tampak mengantre dengan sabar demi mendapatkan kupon antrean di Rumah Makan Gratis Yayasan Damaris Pancasila, Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (27/07/2026).

  • ​Lokasi: Jalan Raya Pekayon, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
  • ​Penyelenggara: Yayasan Damaris Pancasila Indonesia.
  • ​Kuota Harian: 100 porsi makan siang gratis setiap hari.
  • ​Target: Warga berpenghasilan rendah (pengemudi ojek online, pemulung, pedagang, pekerja serabutan).

​Jarum jam belum menunjukkan pukul 11.00 WIB, namun puluhan orang sudah berkerumun di sebuah rumah makan sederhana di Jalan Raya Pekayon, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (27/07/2026).

Mereka datang lebih awal bukan untuk berburu menu baru, melainkan demi memastikan perut terisi melalui program makan siang gratis.

​Meski pembagian kupon baru dimulai pukul 11.45 WIB, antrean panjang warga yang didominasi pekerja kasar ini tetap tertib.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program dari Yayasan Damaris Pancasila Indonesia ini menjadi oase bagi masyarakat kecil di tengah himpitan ekonomi perkotaan.

​Fenomena Rumah Makan Gratis Bekasi: Bukti Nyata Kepedulian Sosial

​Begitu kupon berwarna merah mulai dibagikan, warga maju satu per satu. Tidak ada keluhan yang terlontar meski mereka harus berdiri menunggu hampir dua jam di pelataran.

​Bagaimana Sistem Pembagian Kupon Makan Siang Gratis di Jatiasih?

​Setiap harinya, yayasan ini hanya mengalokasikan sekitar 100 porsi makanan. Keterbatasan kuota inilah yang mendorong warga datang jauh lebih awal sebelum jam operasional dimulai agar tidak kehabisan jatah.

​Begitu pintu rumah makan dibuka, para penerima manfaat masuk secara bergelombang menuju meja kayu dan bangku plastik yang tertata rapi.

Di dalam ruangan berpendingin udara yang jauh dari kesan mewah tersebut, mereka dihidangkan nasi hangat, ayam, sayuran, lauk pendamping, dan air mineral.

​Siapa Saja Target Penerima Manfaat Rumah Makan Gratis Ini?

​Penerima manfaat sangat beragam, mulai dari ibu yang menggendong balita, pemulung, pengemudi ojek online, lansia, hingga pedagang sayur.

Salah satunya adalah Fajar (46), pedagang di Pasar Baru Bekasi yang berpenghasilan Rp 1,8 juta per bulan.

​”Kadang uang makan dari bos tidak mencukupi karena habis untuk ongkos dan kebutuhan lain. Jadi program ini sangat membantu,” kata Fajar dikutip dari Kompas, Selasa (28/07/2026).

​Bagi Fajar, tidak ada gengsi untuk mengantre makanan gratis demi menekan pengeluaran harian keluarganya. “Saya orang kecil. Kenapa harus malu?” tuturnya.

​Mengapa Yayasan Damaris Membuka Rumah Makan Gratis di Bekasi?

​Koordinator Wilayah Jabodetabek Yayasan Damaris Pancasila Indonesia, Erna Agustin, menjelaskan bahwa program sosial ini sejatinya sudah berjalan selama tujuh tahun.

Selama dua bulan terakhir, pihaknya memutuskan membuka fasilitas rumah makan agar warga bisa menyantap makanan dengan lebih manusiawi dan nyaman.

​”Saat ini, Yayasan Damaris Pancasila Indonesia memiliki titik pelayanan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Cibubur, Depok, Parung, serta tiga wilayah di Bekasi,” kata Erna Agustin dikutip dari Kompas di lokasi yang sama, Selasa (28/07/2026).

​Seluruh operasional didanai penuh oleh para donatur. Oleh karena itu, yayasan tidak mematok syarat khusus bagi warga yang ingin makan.

“Semua yang membutuhkan boleh datang. Yang penting dapat kupon. Kalau kupon habis berarti jatah hari itu habis,” tambahnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x