Tak Patuhi Prokes, ATR/BPN Kota Bekasi Membiarkan Warga Berkerumun

- Jurnalis

Kamis, 25 Maret 2021 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi – Masa Pandemi ini pemerintah mengajurkan kepada perkantoran untuk melaksanakan protokol kesehatan ( Prokes) sedangkan Kantor ATR/BPN Kota Bekasi terlihat tidak melaksanakan prokes yang dianjurkan oleh pemerintah.

Antrian panjang Serta kerumunan terjadi dikantor ATR/BPN kota Bekasi dengan banyaknya masyarakat mengurus sertifikat tanah sehingga mengakibatkan kerumunan dan kemungkinan terkena Covid-19 bagi seseorang.

Riki selaku masyarakat kota Bekasi yang sedang mengurus akte tanah merasa ngerih melihat kerumunan tersebut sedangkan prokes seperti cek suhu tidak dilaksanakan oleh petugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mau mengurus akte tapi kayanya ga jadi deh karena ada kerumunan dan antrian yang banyak, petugas juga saya liat hanya melakukan absen panggilan aja tanpa ada cek suhu” ucap Riki kepada awak media Kamis (25/3/2021)

Kepala kantor harus segera mengevaluasi mengenai pengurusan sertifikat tanah bagi masyarakat kota Bekasi, sehingga kesehatan dan pencegahan Covid-19 bisa terlaksana.

“Saya ga tau ya soal pelaksanaan teknis kantor BPN tapi sama kita lihat tidak ada prokes yang dilaksanakan, nati malah bisa kena Covid-19 kalo kita ga jaga jarak, management kantor harus segera memperbaiki mekanisme pelayanan masyarakat supaya kita sama-sama terhindar Corona” ujar Riki


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang
Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:10 WIB

Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:55 WIB

Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x