Aksi Tolak Pj Wali Kota Bekasi, Pendemo Tuntut Bubarkan TPPP dan Copot Kepala BKPSDM

- Jurnalis

Kamis, 21 September 2023 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Raden Gani Muhamad yang mendapat ploting Kementerian Dalam Negeri untuk duduk sebagai Penjabat Wali Kota Bekasi tidak berjalan mulus.

Gelombang aksi penolakan terus bergulir sejak ditetapkan hingga pasca dirinya dilantik.

Penetapan Raden Gani Muhamad sejatinya guna mengisi kekosongan jabatan Wali Kota Bekasi yang telah habis masa bhaktinya pada 20 September 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, elemen masyarakat terus menyuarakan penolakan terhadap Gani lantaran dinilai bukan birokrat yang mengenal daerah ini dan tidak memiliki catatan sebagai pejabat yang berhasil memimpin sebuah daerah kendati pernah menjadi Pj Bupati Sukabumi selama tiga bulan.

Meski begitu, penolakan masyarakat Bekasi tidak menghentikan Raden Gani Muhamad sebagai Pj Wali Kota Bekasi hingga Oktober 2024 mendatang.

Pasalnya, Pj Gubernur Jawa Barat telah melantik dan terhitung 21 September 2023 Raden Gani Muhamad sudah mulai bekerja.

Selain menolak Gani, demonstrasi yang berlangsung pada Kamis (21/09/2023) siang di depan Plaza Pemerintah Kota Bekasi, pendemo menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak TPPP (Tim Percepat Pelayanan Publik) dibubarkan, Bongkar dugaan korupsi jual beli jabatan, pecat ASN berpolitik, bongkar dugaan kolusi berdalih pendampingan hukum oleh antek mantan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, copot Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nadih Arifin, copot Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Marwah Zaitun yang diduga menyuap demi kursi jabatan.

“Bekasi dalam keadaan darurat, pada masa Tri Adhianto menjabat KKN merajalela. Praktek jual beli jabatan membabi buta. Jika Tri Adhianto saja tidak mampu memimpin Kota Bekasi, apalagi Gani Muhamad yang sekedar boneka penguasa. Mau dijadikan apa Kota Bekasi?,” ujar Koordinator Titah Rakyat, Ncang Ali di sela aksi massa.

Yang paling mencolok, lanjut Ali, Pemerintah Kota Bekasi di bawah komando Tri Adhianto memobilisasi ASN menyuarakan dukungan pada Pilkada Kota Bekasi 2024.

“Kacau, kalau pegawai negeri ikut berpolitik mendukung Tri Adhianto menjadi Wali Kota Bekasi 2024. Jelas ini kegagalan BKPSDM dalam membina ASN. Copot Nadih Arifin yang tidak becus bekerja,” tegas Ncang Ali.

Demonstrasi yang berlangsung hingga senja itu sempat diwarnai dengan aksi lempar telur busuk ke gerbang komplek Perkantoran Pemerintah Kota Bekasi sebagai simbol kebobrokan Pemerintah Kota Bekasi. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x