Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat Waspadai Varian Super Flu H3N2 di Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi masyarakat menggunakan masker dalam beraktivitas.

Ilustrasi masyarakat menggunakan masker dalam beraktivitas.

  • Varian Baru: Influenza A (H3N2) subclade K atau “Super Flu” telah terdeteksi di Indonesia, namun belum terbukti memiliki tingkat keparahan lebih tinggi dari flu biasa.
  • Data Global: Aktivitas influenza di Amerika Serikat meningkat drastis ke kategori tinggi di 32 negara bagian per 30 Desember 2025.
  • Langkah Kunci: Masyarakat diminta tidak panik, melainkan memperkuat edukasi, menjaga kebersihan diri, dan melakukan vaksinasi influenza bagi kelompok rentan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik menyikapi temuan varian Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai “Super Flu” di Indonesia.

Netty menekankan bahwa edukasi kesehatan yang tepat dan langkah pencegahan berbasis sains menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi penyebaran virus ini di tengah masyarakat.

Apa Itu Varian Super Flu H3N2 yang Terdeteksi di Indonesia?

Varian ini merupakan turunan dari Influenza A yang belakangan menjadi sorotan global. Meskipun istilah “Super Flu” terdengar mengkhawatirkan, data medis sejauh ini menunjukkan karakteristik yang perlu dipahami secara rasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi dari Kementerian Kesehatan menunjukkan varian ini sudah terpantau dan hingga kini belum terbukti menyebabkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan influenza sebelumnya. Ini penting disampaikan agar masyarakat tetap tenang, rasional, dan mengikuti anjuran kesehatan,” tegas Netty Prasetiyani Aher di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Sebagai perbandingan konteks global, data terbaru dari Amerika Serikat per 30 Desember 2025 mencatat lonjakan aktivitas influenza.

Statusnya kini berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi di 32 negara bagian, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang hanya mencakup 17 negara bagian.

Siapa Saja Kelompok Rentan yang Harus Waspada?

Meskipun tingkat keparahannya belum terbukti lebih ganas, influenza tetaplah penyakit menular yang berisiko fatal jika diabaikan. Netty mengingatkan bahwa kewaspadaan ekstra harus diberikan kepada kelompok rentan di lingkungan sekitar kita, seperti:

  • Anak-anak balita.
  • Lanjut usia (Lansia).
  • Ibu hamil.
  • Individu dengan penyakit penyerta (komorbid).

Netty juga mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang transparan dalam memantau perkembangan virus ini. Keterbukaan informasi dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik dan mencegah kepanikan yang tidak perlu.

Bagaimana Cara Mencegah Penularan Super Flu?

Pencegahan penularan varian H3N2 sebenarnya tidak jauh berbeda dengan protokol kesehatan yang sudah dikenal masyarakat.

Netty mendorong pemerintah untuk memperkuat komunikasi publik terkait perbedaan gejala influenza dengan penyakit lain, serta kapan waktu yang tepat bagi warga untuk memeriksakan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

“Upaya pencegahan sederhana tetap menjadi kunci, mulai dari menjaga kebersihan, pola hidup sehat, etika batuk dan bersin, hingga penggunaan masker di kondisi tertentu. Vaksinasi influenza juga tetap relevan sebagai upaya perlindungan, terutama untuk mengurangi risiko gejala berat,” tuturnya.

Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi IX DPR RI berkomitmen mendukung penguatan surveilans penyakit menular serta kesiapsiagaan layanan kesehatan.

Netty optimis bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kedisiplinan masyarakat, situasi ini dapat dikelola dengan baik.

“Kesehatan publik adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita optimistis situasi ini dapat dikelola dengan baik,” tutupnya.

Imbauan Redaksi: Jika Anda atau keluarga mengalami gejala flu berat yang tidak kunjung membaik, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat di wilayah Kota maupun Kabupaten Bekasi. Tetap jaga imunitas dan patuhi protokol kesehatan.

Visited 44 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu
Gaji PPPK Ditanggung APBN, APBD Pemkot Bekasi Optimal untuk Warga
Penyegaran AKD DPRD Kota Bekasi, Dua Legislator PPP Bertukar Komisi
Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Ganti Nakhoda, Bambang Purwanto Gantikan M Saifuddaulah
PSEL Sumurbatu Masuki Tahap Akhir Persiapan, DPRD Gelar Rapat Koordinasi Pertengahan Juni
Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang
Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT
DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:12 WIB

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Senin, 15 Juni 2026 - 15:02 WIB

Penyegaran AKD DPRD Kota Bekasi, Dua Legislator PPP Bertukar Komisi

Senin, 15 Juni 2026 - 11:24 WIB

Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Ganti Nakhoda, Bambang Purwanto Gantikan M Saifuddaulah

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:22 WIB

PSEL Sumurbatu Masuki Tahap Akhir Persiapan, DPRD Gelar Rapat Koordinasi Pertengahan Juni

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:15 WIB

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang

Berita Terbaru

Suasana pelaksanaan Seleksi Tulis Beasiswa Calon Pelaut Pertamina Patra Niaga yang diikuti oleh puluhan kandidat saat mengerjakan ujian psikotes dan kemampuan bahasa berbasis digital di Semarang, pada 9 hingga 11 Juni 2026.

Nasional

Pertamina Jaring 101 Pelaut Muda, Amankan Distribusi Energi

Rabu, 17 Jun 2026 - 01:00 WIB

Seorang petugas SPBU Pertamina tengah melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kendaraan konsumen. PT Pertamina Patra Niaga mengklarifikasi bahwa angka Rp18.040 per liter pada struk viral adalah harga keekonomian murni, sementara masyarakat tetap membeli dengan harga subsidi yang ditetapkan Pemerintah. (Foto: Dok. Pertamina)

Nasional

Struk Pertalite Rp18.040 Viral, Pertamina Ungkap Faktanya

Rabu, 17 Jun 2026 - 00:11 WIB

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto.

Parlementaria

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x