Awas Penyakit! Pemkot Bekasi Jamin 24.734 Hewan Kurban Aman

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Poin Utama:

  • ​DKPPP Kota Bekasi telah memverifikasi kelayakan dan kesehatan 24.734 ekor hewan kurban jelang Idul Adha 2026.
  • ​Pemeriksaan intensif menyasar 175 lapak penjualan resmi yang tersebar secara merata di 12 kecamatan se-Kota Bekasi.
  • ​Hewan ternak yang terindikasi mengidap penyakit wajib dipisahkan dan dilarang keras untuk diperjualbelikan kepada warga.
  • ​Pengawasan kesehatan hewan oleh aparat gabungan akan terus berlanjut hingga hari pemotongan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Kota Bekasi bersiap menyambut Hari Raya Idul Adha 2026 dengan pengawasan ketat terhadap peredaran ternak.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) telah merampungkan pemeriksaan terhadap puluhan ribu hewan kurban di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah preventif ini diambil untuk memastikan tidak ada hewan berpenyakit yang beredar bebas di masyarakat.

Tercatat, sebanyak 24.734 ekor sapi, kambing, dan domba telah dinyatakan sehat serta memenuhi syariat untuk dikonsumsi.

​Berapa Jumlah Hewan Kurban yang Diperiksa di Kota Bekasi?

​Menjawab kekhawatiran masyarakat akan kelayakan ternak, Pemkot Bekasi memastikan sebanyak 24.734 hewan kurban telah lolos uji klinis dan syariat.

Puluhan ribu hewan tersebut diperiksa langsung oleh dokter hewan dan tim ahli dari DKPPP di 175 lapak penjualan.

Lokasi pemantauan mencakup 12 kecamatan, mulai dari wilayah Mustikajaya, Rawalumbu, Bantargebang, Jatiasih, hingga kawasan Pondokgede dan sekitarnya.

​”Dari hasil monitoring di 12 kecamatan. Tentu sampai dengan saat ini kondisi hewannya cukup sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban,” terang Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Bekasi Markum kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (26/05/2026).

​Bagaimana Nasib Hewan Kurban yang Terindikasi Sakit?

​Terkait potensi penyakit ternak, kata dia, DKPPP Kota Bekasi menerapkan aturan tegas bagi para pedagang musiman.

Jika petugas menemukan adanya indikasi klinis hewan yang kurang sehat, maka pihak dinas akan langsung mengeluarkan rekomendasi larangan jual guna memutus mata rantai penyebaran penyakit antar hewan.

​”Ataupun kalau ada yang sakit, kita menganjurkan supaya si hewan-hewan itu dipisahkan dulu dari hewan yang lainnya yang sehat. Kemudian tidak kita perkenankan untuk dijual,” tegas Markum.

​Apakah Pengawasan Berlanjut Hingga Hari Pemotongan Idul Adha 2026?

​Pengawasan kelayakan daging tidak hanya berhenti di tingkat lapak pedagang. Menjelang puncak hari penyembelihan, lanjut dia, tim gabungan Pemkot Bekasi akan terus bergerak menyisir titik-titik pemotongan hewan kurban di tingkat RT/RW.

Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan bersama aparatur kelurahan dan kecamatan guna mencegah kelalaian sanitasi.

​Berikut adalah fokus pengawasan petugas di lapangan:

  • ​Asesmen Fisik: Pemeriksaan kondisi mata, gigi, kuku, serta rekam jejak penyakit menular pada hewan ternak.
  • ​Titik Pantau Terpadu: 175 lapak resmi, Rumah Potong Hewan (RPH), serta area penyembelihan mandiri di lingkungan masjid.
  • ​Target Waktu Pemantauan: Dilakukan secara berkala sejak H-30 hingga selesainya hari Tasyrik Idul Adha 2026.

​”Dengan sampai hari H penyembelihan hewan kurban, kita masih akan terus melakukan pemeriksaan di setiap lokasi-lokasi pemotongan hewan kurban yang turut bekerjasama dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan,” jelas Markum.

Langkah proaktif dari jajaran Wali Kota Bekasi melalui DKPPP ini diharapkan mampu memberikan jaminan rasa aman bagi umat muslim yang hendak menunaikan ibadah kurban tahun ini.

Warga diimbau untuk selalu teliti dan jangan ragu meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari pedagang sebelum melakukan transaksi.

​Punya pengalaman membeli hewan kurban di sekitar tempat tinggalmu tahun ini? Bagikan pendapatmu di kolom komentar! Jangan lupa bagikan artikel ini dan baca terus update berita terbaru seputar layanan publik serta persiapan Idul Adha 2026 hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud
​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga
Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06
​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK
Tekan Potensi Sengketa Lahan, Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL ke Warga 9 Kelurahan
Dugaan Korupsi GOR Rp64 Miliar, GMNI Desak Kadisperkimtan Kota Bekasi Dicopot
Pembangunan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Dimulai 4 November: Pembebasan Lahan 78 KK Dikebut!
GCB Desak Pemkot Bekasi Kunci Klausul Olah 80 Juta Ton Sampah Lama
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:45 WIB

​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Tekan Potensi Sengketa Lahan, Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL ke Warga 9 Kelurahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x