DKPPP Kota Bekasi: Stok Hewan Kurban 2026 Turun Drastis

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas berpakaian hitam bersama panitia kurban setempat tengah menenangkan dan mengamankan seekor sapi berukuran besar berjenis simental di sebuah pelataran sekolah di Kota Bekasi. (Foto: Istimewa / RakyatBekasi.Com)

Petugas berpakaian hitam bersama panitia kurban setempat tengah menenangkan dan mengamankan seekor sapi berukuran besar berjenis simental di sebuah pelataran sekolah di Kota Bekasi. (Foto: Istimewa / RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • ​Ketersediaan hewan kurban di Kota Bekasi tahun 2026 tercatat sebanyak 24.734 ekor dari 175 lapak.
  • ​Angka ini menyusut drastis dibandingkan pasokan Idul Adha tahun 2025 yang mencapai 28.386 ekor.
  • ​Pemkot Bekasi menjamin seluruh hewan kurban yang dijajakan berstatus sehat dan layak konsumsi.
  • ​Berkebalikan dengan Kota Bekasi, pasokan hewan kurban tingkat nasional justru surplus 800 ribu ekor.

​Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Pemkot Bekasi memastikan ketersediaan hewan kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Bekasi dalam kondisi aman.

Kendati demikian, tren pasokan hewan ternak di Kota Patriot tahun ini terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turunnya angka ketersediaan ini tetap dibarengi dengan pengawasan kesehatan dan kelayakan hewan yang ketat.

​Berapa Jumlah Ketersediaan Hewan Kurban di Kota Bekasi 2026?

​Berdasarkan data terkini, tercatat ada 24.734 ekor hewan kurban yang tersebar di wilayah Kota Bekasi.

Angka ini mengalami penurunan nyata jika disandingkan dengan stok pada tahun 2025 lalu yang menembus 28.386 ekor.

​”Baik itu meliputi dari jenis hewan sapi, kambing, dan domba, semuanya melalui pemantauan dan pemeriksaan cek kesehatan yang sudah dilakukan oleh Disketapang hingga pelaksanaan hari H pemotongan,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Bekasi, Markum kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (29/05/2026).

​Pihak DKPPP saat ini masih terus melakukan proses input data secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan guna memastikan total riil jumlah hewan yang disembelih oleh masyarakat pada momentum perayaan Idul Adha tahun ini.

​Apakah Hewan Kurban di Lapak Kota Bekasi Sehat dan Layak?

​Di tengah menurunnya kuantitas, Pemkot Bekasi mengklaim kualitas ternak tetap menjadi prioritas utama.

Seluruh hewan kurban yang dijajakan kepada warga dipastikan memenuhi syariat, sehat, dan layak untuk disembelih serta dikonsumsi.

​”Dengan puluhan ribu hewan ternak tersebut, telah dilakukan pemeriksaan secara maraton dari 175 lapak yang tersedia di seluruh penjuru wilayah Kota Bekasi,” tegas Markum.

​Pengawasan ini menjadi krusial agar masyarakat terhindar dari pembelian hewan yang mengidap penyakit menular.

Warga diimbau untuk membeli hewan dari lapak yang telah mengantongi stiker sehat dari DKPPP.

​Bagaimana Kondisi Pasokan Hewan Kurban Secara Nasional?

​Bertolak belakang dengan tren penyusutan di Kota Bekasi, pasokan hewan ternak skala nasional justru melimpah ruah.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebutkan bahwa ketersediaan hewan kurban nasional tahun 2026 berada dalam kondisi aman dan berlebih.

​Berikut rincian proyeksi kurban secara nasional berdasarkan data Kementerian Pertanian:

  • Total ketersediaan: 3,2 juta ekor.
  • Estimasi kebutuhan: 2,4 juta ekor.
  • Surplus pasokan: 800 ribu ekor.

​Wamentan menilai surplus pasokan ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dan peternakan nasional berada dalam tren yang positif.

Hal ini juga menjadi cerminan stabilnya daya beli dan daya tahan masyarakat Indonesia di tengah berbagai dinamika ekonomi global.

Menyusutnya pasokan hewan kurban di Kota Bekasi tentu menjadi catatan tersendiri bagi dinas terkait untuk mengevaluasi rantai pasok ternak di masa mendatang, meski saat ini kebutuhan diklaim masih tertutupi.

Tetap perbarui informasi Anda seputar kebijakan pemerintah, ekonomi, dan layanan publik di Kota/Kabupaten Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com. Bagikan artikel ini ke grup WhatsApp warga di RT/RW Anda agar masyarakat semakin cerdas dan selektif saat membeli hewan kurban!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x