Bantah Aniaya Sopir Angkot K-11, Kadishub Kota Bekasi Bilang Begini

- Jurnalis

Jumat, 17 Januari 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar (tengah) dan Sekretaris Dishub Kota Bekasi Johan Budi saat gelar konferesi pers, Jumat (17/01/2025).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar (tengah) dan Sekretaris Dishub Kota Bekasi Johan Budi saat gelar konferesi pers, Jumat (17/01/2025).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi membantah tuduhan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum petugas Dishub kepada seorang sopir Angkutan Kota (Angkot) K-11 Jurusan Terminal Bekasi – Bantargebang pada Rabu (15/01/2025) kemarin.

Tuduhan ini mencuat saat Operasional Biskita Transpatriot Bekasi dihentikan di sekitaran Jalan Siliwangi, Bantargebang.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi setelah petugas Dishub Kota Bekasi berinisial T disebut melakukan penganiayaan terhadap Emra Setiawan (32) selaku korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresto Bekasi Kota dengan Laporan Kepolisian Nomor: LP/B/92/I/2025/SPKT/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menjelaskan bahwa pemberitaan mengenai aksi pemukulan oleh petugas Dishub terhadap salah satu supir Angkot K-11 adalah tidak benar.

“Pada saat kejadian berlangsung, kami juga ada di lokasi bersama dengan seluruh tim,” ucap Zeno kepada awak media, termasuk RakyatBekasi.com, di Gedung Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jalan Pangeran Jayakarta, Keluarga Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Jumat (17/01/2025).

Zeno menjelaskan bahwa kejadian di lokasi diawali ketika sekelompok pengemudi Angkot K-11 menghadang Operasional Biskita Transpatriot Bekasi.

“Kemudian ada sebagian dari mereka, pengemudi Angkot K-11, yang juga menerima (kehadiran Biskita) dan mereka bilang ‘Mau sampai kapan Pak Kadis, kita mau diapain pak.’ Tetapi, ada sekelompok juga yang tidak setuju, dan pada saat kejadian pada tanggal 14 dan 15 Januari kemarin, di antara rekan-rekan juga ada diskusi panas keributan,” jelasnya.

Saat itu, ada sebagian sopir Angkot K-11 yang masih beroperasi seperti biasanya, diminta untuk ikut bergabung menghalau Operasional Biskita Transpatriot Bekasi.

“Kami menawarkan untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan. Tetapi tiba-tiba, ada sekelompok sopir Angkot K-11 yang tidur di bawah kolong kendaraan Biskita,” tutur Zeno.

“Yang bisa kita lakukan adalah melakukan gerakan cepat untuk menghindari kejadian yang fatalitas. Sehingga beberapa orang tadi yang tidur, kita halau, kita tarik untuk menjauh dari bawah bus,” tambahnya.

Sehingga, tuduhan aksi penganiayaan yang dilaporkan oleh korban tidak benar adanya.

“Pada saat kejadian, sekelompok pengemudi Angkot K-11 juga melakukan hal yang sama kepada para aparatur, dan dari video yang beredar, pemukulan itu tidak ada,” jelas Zeno.

“Saya selaku pimpinan dan Kadis, apabila itu ada, saya akan memberikan sanksi tegas. Kami juga terikat dengan aturan-aturan yang berlaku, baik dari sisi operasional dan pengamanan sesuai aturan,” paparnya.

Visited 155 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efisiensi APBD! Pemkot Bekasi Kaji Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu di 2027
Darurat DBD Kota Bekasi: 1.583 Kasus, Usia Produktif Rentan
Gawat! Ribuan Warga Kota Bekasi Terjangkit DBD, Usia Produktif Paling Terpukul
Evaluasi Haji 2027: Kemenhaj Kota Bekasi Kebut Cek Kesehatan
Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat
Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!
Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor
Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 06:01 WIB

Efisiensi APBD! Pemkot Bekasi Kaji Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu di 2027

Senin, 8 Juni 2026 - 05:48 WIB

Darurat DBD Kota Bekasi: 1.583 Kasus, Usia Produktif Rentan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:34 WIB

Gawat! Ribuan Warga Kota Bekasi Terjangkit DBD, Usia Produktif Paling Terpukul

Senin, 8 Juni 2026 - 05:15 WIB

Evaluasi Haji 2027: Kemenhaj Kota Bekasi Kebut Cek Kesehatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x