Bawaslu Awasi Pendataan Hak Pilih Warga Kota Bekasi untuk Pilkada 2024

- Jurnalis

Senin, 1 Juli 2024 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bekasi Jhonny Sitorus saat menjadi pemateri di Diklat jilid III DPC Pemuda Demokrat Kota Bekasi yang bertemakan “Marhaenisme Jalan Ninjaku

Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bekasi Jhonny Sitorus saat menjadi pemateri di Diklat jilid III DPC Pemuda Demokrat Kota Bekasi yang bertemakan “Marhaenisme Jalan Ninjaku", Sabtu (29/06/2024).

KOTA BEKASI – Bawaslu Kota Bekasi akan mengawal pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Kota Bekasi.

Upaya itu dilakukan untuk memberi kepastian kepada setiap warga penduduk yang berhak menggunakan hak pilih pada Pilkada 2024.

Hal tersebut dikatakan Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bekasi Jhonny Sitorus saat menjadi pemateri di Diklat jilid III DPC Pemuda Demokrat Kota Bekasi yang bertemakan “Marhaenisme Jalan Ninjaku”.

“Kami bersama Panwascam di 12 kecamatan dan 56 PKD (Pengawas Kelurahan/Desa) akan turut memantau jalannya coklit oleh Pantarlih,” tutur Komisioner Bawaslu Kota Bekasi Jhonny Sitorus, Sabtu (30/06/2024).

Sebagai ujung tombak KPU, kata dia, sebanyak 7.131 petugas Pantarlih akan mendata warga Kota Bekasi sampai 24 Juli 2024 mendatang.

“Kami mengimbau pengurus RT/RW untuk menyampaikan informasi tentang rencana pendataan Pantarlih ini ke lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Hal itu penting dilakukan, kata dia, agar pendataan yang didapatkan oleh Pantarlih bersumber akurat yakni berasal dari warga yang berdomisili setempat.

“Setiap warga berhak untuk memastikan nama dirinya dan anggota keluarganya masuk ke dalam daftar pemilih Pilkada 2024,” jelasnya.

Lebih jauh Jhonny mengatakan bahwa pihaknya bakal memastikan setiap petugas Pantarlih yang datang langsung ke rumah-rumah warga menggunakan atribut dan tanda pengenal dari KPU.

“Laporkan ke Panwascam atau ke Bawaslu, apabila terdapat ketidak-sesuaian prosedur yang dilakukan oleh petugas Pantarlih selama tahapan coklit,” tutupnya.

Visited 57 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Tak Hanya Tri Adhianto, DPP PSI Tugaskan Gus Shol sebagai Calon Wakil Wali Kota Bekasi
PSI Rekomendasikan Tri Adhianto jadi Wali Kota Bekasi 2024-2029, Siapa Menyusul?
Kekuatan Koalisi Dinilai Cukup, Tri Adhianto Optimis Menang Pilkada Kota Bekasi
Disebut Bakal Ambil Wakil dari Golkar, Tri Adhianto: Semua Cocok Kecuali Uu
Ini Alasan Partai Amanat Nasional Rekomendasikan Tri Adhianto Jadi Wali Kota Bekasi
Raih Rekomendasi PAN, Hari ini Deadline Tri Adhianto Tentukan Siapa Wakilnya di Pilkada
Bawaslu Jabar Temukan Sejumlah Kesalahan Prosedur dalam Pencoklitan Data Pemilih
Usai Ajukan Pensiun Dini, Eks Kadisdik Kota Bekasi Kini Berseragam Golkar

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 10:49 WIB

Tak Hanya Tri Adhianto, DPP PSI Tugaskan Gus Shol sebagai Calon Wakil Wali Kota Bekasi

Senin, 22 Juli 2024 - 09:13 WIB

PSI Rekomendasikan Tri Adhianto jadi Wali Kota Bekasi 2024-2029, Siapa Menyusul?

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:49 WIB

Kekuatan Koalisi Dinilai Cukup, Tri Adhianto Optimis Menang Pilkada Kota Bekasi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:47 WIB

Disebut Bakal Ambil Wakil dari Golkar, Tri Adhianto: Semua Cocok Kecuali Uu

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:23 WIB

Ini Alasan Partai Amanat Nasional Rekomendasikan Tri Adhianto Jadi Wali Kota Bekasi

Berita Terbaru