BDS Indonesia Rilis Produk Israel yang Wajib Diboikot di Tanah Air

- Jurnalis

Kamis, 2 November 2023 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS). (Foto: ethicalconsumer)

Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS). (Foto: ethicalconsumer)

Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) Indonesia menyerukan kepada publik di tanah air untuk menghentikan pembelian produk dari sejumlah perusahaan besar yang terlibat dalam mendukung Israel. BDS Indonesia adalah bagian dari Palestinian BDS National Committee (BNC) yang telah lama berkomitmen untuk mengakhiri dukungan internasional pada Israel sebagai bentuk protes terhadap tindakan yang dilakukan oleh negara tersebut di Palestina.

Target Utama

Menurut sumber dari Gerakan BDS Indonesia, perusahaan yang menjadi target utama dalam kampanye boikot ini termasuk AXA, Puma, Hewlett Packard (HP), dan Siemens. AXA dikritik karena tetap berinvestasi di bank-bank Israel yang membiayai kejahatan perang dan penjajahan. Puma disebut-sebut karena menjadi sponsor Israel Football Association, sementara HP dikritik karena menyediakan teknologi yang memfasilitasi kebijakan Apartheid Israel. Sementara itu Siemens, dikritik karena menjadi kontraktor utama untuk proyek infrastruktur jaringan listrik bawah laut antara Israel dan Uni Eropa.

Brand yang Perlu Diberikan Tekanan Sosial

Selain dari perusahaan-perusahaan target utama, Gerakan BDS Indonesia juga menunjukkan sejumlah brand lain yang perlu diberikan tekanan sosial. Daftar ini termasuk Domino’s Pizza, Starbucks, Burger King, Papa John’s Pizza, Pizza Hut, dan Carrefour. Mereka disebut-sebut karena telah memberikan berbagai bentuk dukungan pada Israel.

Dampak Ekonomi dan Legalitas Internasional

Data dari PBB dan World Bank telah menunjukkan bahwa kampanye boikot memiliki dampak ekonomi yang cukup signifikan terhadap Israel, sebuah negara yang sangat bergantung pada perdagangan dan investasi internasional. Kritikus dari gerakan ini mengatakan bahwa boikot adalah salah satu cara efektif untuk menuntut Israel tunduk pada hukum internasional, termasuk menarik dukungannya dari kebijakan yang banyak dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional. Gerakan BDS Indonesia mengimbau publik untuk tidak membuang produk, jika sudah terlanjur membeli dari brand-brand tersebut.
View this post on Instagram

A post shared by Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) Israel di Indonesia (@gerakanbds)

Sebagai langkah aksi, mereka mendorong masyarakat untuk menghentikan pembelian dan dukungan pada brand dan produk-produk ini. Selain itu, mereka juga meminta masyarakat untuk terus mengedukasi diri dan orang lain mengenai isu ini sebagai bagian dari gerakan global untuk menegakkan keadilan dan hak asasi manusia. Gerakan BDS Indonesia terus memantau perkembangan dan berencana untuk merilis informasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan data yang akurat dan dapat diandalkan.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov DKI Jakarta Targetkan TPST Bantargebang Bebas Open Dumping 2029
Antisipasi El Nino: Prabowo Perintahkan BMKG Cegah Karhutla
Bobby Nasution Kabur dari Paripurna, Pengamat Sebut DPRD Baper
Prabowo Terbitkan Perpres Pembentukan Tujuh Kejaksaan Negeri Baru, Ini Dia Daftarnya
SMIT Tuntut Gubernur DKI dan Kapolda Metro Jaya Tanggung Jawab atas Pecahnya Konflik di Matraman
GMNI Laporkan Skandal SPMB Kota Bekasi 2026 ke Dirjen Kemendikdasmen
Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar
Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WIB

Pemprov DKI Jakarta Targetkan TPST Bantargebang Bebas Open Dumping 2029

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:30 WIB

Antisipasi El Nino: Prabowo Perintahkan BMKG Cegah Karhutla

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bobby Nasution Kabur dari Paripurna, Pengamat Sebut DPRD Baper

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:53 WIB

Prabowo Terbitkan Perpres Pembentukan Tujuh Kejaksaan Negeri Baru, Ini Dia Daftarnya

Senin, 27 Juli 2026 - 14:00 WIB

SMIT Tuntut Gubernur DKI dan Kapolda Metro Jaya Tanggung Jawab atas Pecahnya Konflik di Matraman

Berita Terbaru

Yuk kunjungi Booth MyPertamina di Hall 6 Booth 6B ICE BSD City untuk merasakan langsung ekosistem energi digital masa depan.

Ekstra

Inovasi Energi Pertamina Patra Niaga Pukau GIIAS 2026

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:49 WIB

Tangkapan layar Surat Undangan Resmi Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas yang ditandatangani oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, untuk agenda pelantikan pada Kamis (30/07/2026) di Aula H. Nonon Sonthanie, Gedung Pemkot Bekasi.

Bekasi

Siapa Pilihan Wali Kota Bekasi untuk 3 Kursi Eselon II?

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:01 WIB

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, saat memaparkan temuan BPK terkait indikasi kebocoran PAD dan tata kelola aset daerah dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (23/07/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Raih WTP BPK, Pemkot Bekasi Malah Catat 20 Temuan Kebocoran PAD!

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:20 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x