Bentuk Protes Terhadap Pemerintah, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Lurah Namat

- Jurnalis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Warga Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna melakukan aksi penanaman pohon pisang di Jalan Lurah Namat, Kranggan sebagai bentuk langkah protes, lantaran Pemerintah Daerah tak kunjung memperbaiki jalan yang kondisinya rusak parah dan tergenang air.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Jatirangga, Indra Pujiyanto mengatakan, kejadian tersebut telah ramai-ramai terjadi pada bulan-bulan sekarang, Itu lokasinya di dua RW, RW 2 dan RW 3, Kelurahan Jatirangga.

“Banyak yang jatuh, seperti anak sekolah itu kalau jatuh udah pulang nggak jadi sekolah.Kalau genangan itu memang tidak kenal waktu, mau musim hujan musim terang tetap ada genangan,” ucap Indra Pujianto kepada awak media, Senin (30/09/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena memang posisi jalannya cekung dan tidak ada jalan air yang mengarah ke hilirnya, ke kali, jadi putus disitu jalan airnya,” tambahnya.

Menurut Indra, pihaknya juga sudah membicarakan perbaikan jalan tersebut ke pemangku wilayah RT setempat, dan juga sudah beberapa kali diajukan melalui Musrenbang, tetapi belum terealisasi hingga saat ini.

“Kita tidak tahu apakah anggarannya terlalu besar atau apa, kita tidak tahu. Saluran air di lingkungan warga rapih, hanya itu, terputus. Jadi saluran air hanya sebelah, di RW 2, di RW 3 sebelah kanan jalan tidak ada saluran air yang tergenang itu,” sambungnya.

Terlebih, kata dia kembali keberadaan genangan air di Jalan Lurah Namat diperkirakan sudah berlangsung sekitar lima tahun. Dengan, sudah lama hal itu dibiarkan, karena ketinggian genangan air semakin tinggi setelah keberadaan lahan yang semula merupakan resapan air diuruk oleh pemiliknya.

Sementara itu terpisah, Camat Jatisampurna Nata Wirya beralasan bahwa keberadaan genangan air di Jalan Lurah Namat tak kunjung surut, disebabkan karena ketiadaan sistem drainase. Tak hanya itu, Nata juga mengaku bahwa pihaknya sudah lebih dulu merespon persoalan tersebut sebelum jalan ditanam pohon pisang

“Sebetulnya sebelum warga bereaksi menanam pohon pisang, kita lebih dulu datang ke sini dan merespon keadaan jalan disini dengan DBMSDA,” ucap Nata seraya berkelit.

“Bisa dibilang ini jalan utama, karena tidak ada akses lain. Jadi meskipun tergenang, tetap setiap hari buat lewat,” kata dia.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Sebab Pemkot Bekasi tidak tinggal diam terhadap masalah tersebut.

“Kepada masyarakat harap bersabar. Kita tidak tinggal diam, kita berupaya mencari solusi permasalahan tersebut, Insya Allah tahun ini juga akan segera diperbaiki. Nanti perbaikannya satu paket. Saluran airnya diperbaiki, jalannya juga nanti ditinggiin, ini elevasinya bisa 10 sampai 15 sentimeter,” pungkasnya.

Visited 129 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:56 WIB

Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x