BMPS Kota Bekasi: Yayasan Tagih Tunggakan SPP Siswa adalah Hal Yang Wajar

- Jurnalis

Rabu, 5 Oktober 2022 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Sekretaris Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly mengatakan bahwa pihak yayasan yang menagih tunggakan kepada orang tua siswa berupa uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sekolah atau sejenis nya merupakan hal yang wajar, dan merupakan strategi untuk menggali potensi pendanaan untuk sekolah swasta tersebut.

“Itu merupakan bagian dari upaya untuk bagaimana menggali potensi dana yang sempat tertunggak di siswa, kemudian diberikan stretching. Dari mana yayasan mendapatkan dana kalau hal tersebut tidak dilakukan,” katanya saat ditemui di SMK Binakarya Mandiri 2, Rabu (05/10/2022).

Lebih lanjut, pria yang juga sebagai perintis SMK Binakarya Mandiri (BKM) 2 itu menyatakan bahwa Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi tidak memiliki wewenang untuk masuk lebih jauh kedalam ranah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan bahwa BMPS wewenangnya hanya sebagai wadah koordinasi dengan pemerintah kota.

“Kita hanya sebagai wadah untuk berkoordinasi dan bermusyawarah. Kita juga lebih intens untuk memfasilitasi para yayasan kepada pemerintah. Kalau untuk kebijakan internal itu kan masing-masing yayasan mempunyai aturan tersendiri dan BMPS tidak bisa masuk kedalam ranah tersebut,” ucapnya.

Dirinya pun meyakini bahwa dengan adanya BMPS bisa membantu kinerja pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa di Indonesia khususnya Kota Bekasi.

Ayung pun berharap agar para orang tua murid yang memiliki tunggakan finansial agar di komunikasi kan terlebih dahulu dengan pihak sekolah.

“Tujuan swasta membuka sekolah adalah untuk membantu pemerintah. Dan orang tua harusnya berkomunikasi terlebih dahulu dengan sekolah agar dicarikan solusi,” tukasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Fly Over Bulak Kapal, Pemkot Bekasi Bidik Proyek Underpass Duren Jaya
Kabar Duka dari Mina, Arab Saudi! Dua Jemaah Haji Kota Bekasi Meninggal Dunia Akibat Cuaca Ekstrem
Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Jembatan Kemang Pratama hingga 18 Juni 2026
Tak Mau Disalahkan, Pengawas Proyek Sebut Pihak PGN Salah Marking Titik Utilitas Pipa Gas
Proyek Rp7,6 Miliar Pemkot Bekasi Hantam Pipa Gas PGN, Dugaan Kelalaian Pihak Ketiga Mencuat
Alat Berat Proyek DBMSDA Senggol Pipa PGN Bekasi, Semburan Air 10 Meter Gegerkan Warga!
Memalukan! ASN PPPK Pemkab Bekasi Diciduk Edarkan Sabu
Balita Tewas di Jatisampurna: Polisi Bidik Remaja ODGJ
Berita ini 9 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:02 WIB

Usai Fly Over Bulak Kapal, Pemkot Bekasi Bidik Proyek Underpass Duren Jaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kabar Duka dari Mina, Arab Saudi! Dua Jemaah Haji Kota Bekasi Meninggal Dunia Akibat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:08 WIB

Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Jembatan Kemang Pratama hingga 18 Juni 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:20 WIB

Tak Mau Disalahkan, Pengawas Proyek Sebut Pihak PGN Salah Marking Titik Utilitas Pipa Gas

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:40 WIB

Alat Berat Proyek DBMSDA Senggol Pipa PGN Bekasi, Semburan Air 10 Meter Gegerkan Warga!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x