Poin Utama:
- Target Waktu: Puncak arus mudik di Kota Bekasi diprediksi terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran (Rabu, 18 Maret – Jumat, 20 Maret 2026).
- Lokasi: Titik pantauan utama meliputi ruas jalan arteri Kota Bekasi dan Terminal Induk Bekasi.
- Volume Kendaraan: Pada H-6, pergerakan kendaraan pribadi (roda dua dan empat) masih tergolong landai.
- Tren Penumpang: Lonjakan pemudik lebih awal (early bird) sudah mulai terjadi pada armada bus AKAP tujuan Sumatera di Terminal Induk.
BEKASI – Bagi masyarakat yang berencana pulang ke kampung halaman melintasi atau berangkat dari Kota Bekasi, penting untuk mulai mengatur jadwal perjalanan Anda.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi memprediksi bahwa puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah akan terjadi pada rentang waktu H-3 hingga H-1.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan analisis perencanaan Operasi Masa Angkutan Mudik Lebaran, kepadatan volume kendaraan diperkirakan akan mulai meningkat tajam pada hari Rabu hingga Jumat (18-20 Maret 2026) pekan ini.
Prediksi Dishub Sejalan dengan Perkiraan Pemerintah Pusat
Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menjelaskan bahwa penetapan tanggal 18 hingga 20 Maret sebagai puncak arus mudik didasarkan pada analisis kalender libur nasional dan pergerakan pemudik tahunan.
”Dengan asumsi Lebaran jatuh pada tanggal 21 dan 22 Maret, prediksi kami waktu tanggal 18 hingga 20 Maret besok merupakan puncak arus mudik di Kota Bekasi. Tentunya, untuk kepastian Hari Raya kita semua tetap menunggu pengumuman resmi sidang isbat dari Pemerintah Pusat,” ungkap Zeno kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/03/2026).
Lebih lanjut, Zeno menyebutkan bahwa proyeksi ini selaras dengan prediksi Kementerian Perhubungan. Pola keberangkatan masyarakat tahun ini juga dipengaruhi oleh Hari Raya Idulfitri 1447 H yang letaknya berdekatan dengan libur Hari Raya Nyepi, sehingga memengaruhi penentuan jadwal cuti para pekerja.
”Prakiraan kami sesuai dengan apa yang diperkirakan oleh Pemerintah Pusat,” tegasnya.
Tren Keberangkatan Bus Tujuan Sumatera Mulai Meningkat
Meskipun puncak kemacetan arus mudik diprediksi baru akan terjadi pertengahan pekan ini, pergerakan awal masyarakat yang memilih mudik lebih cepat sudah mulai terlihat sejak Minggu (15/03/2026) kemarin atau pada H-6 Lebaran.
Zeno memaparkan, secara umum lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat di jalur arteri masih belum menunjukkan lonjakan yang berarti.
”Namun, dilaporkan bahwa di Terminal Induk Bekasi untuk jurusan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sudah mulai menunjukkan tren peningkatan penumpang, khususnya untuk tujuan wilayah Sumatera,” sambung Zeno.
Pantauan Kepolisian: Arus Kendaraan Pribadi Masih Terpantau Landai
Senada dengan data yang dipaparkan Dishub, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengonfirmasi bahwa pergerakan kendaraan pribadi yang melintas di wilayah hukumnya masih terpantau relatif normal dan belum mengalami lonjakan drastis.
”Memang ada sedikit peningkatan pergerakan kendaraan bermotor, tetapi peningkatan ini belum terlihat signifikan. Termasuk kalau kita lihat arus pada malam hari, jalanan masih didominasi oleh masyarakat lokal yang pergi ke pusat perbelanjaan. Jadi untuk roda dua juga belum ada kenaikan arus mudik yang tajam,” terang Kombes Kusumo kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com pada Minggu (15/03/2026) malam.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap bersiaga mengantisipasi perubahan volume kendaraan yang bisa terjadi kapan saja.
Ia memperkirakan, mobilitas kendaraan pemudik baru akan mulai terasa padat secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.
”Kami memprediksi pada hari Senin, Selasa, hingga Rabu ini akan mulai ada pertambahan arus dari saudara-saudara kita yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran,” tutupnya.
Pastikan fisik dan kendaraan Anda dalam kondisi prima sebelum menempuh perjalanan jauh. Jangan lupa bagikan informasi prediksi puncak arus mudik ini kepada keluarga dan kerabat agar perjalanan menuju kampung halaman lebih aman dan nyaman!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















