Poin Utama:
- Pemkot Bekasi melalui DKPPP mencatat hanya 18.153 ekor hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha 1447 H.
- Angka penyembelihan ini merosot drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 23.679 ekor.
- Penurunan data diduga kuat akibat banyaknya panitia kurban dari masjid, musala, dan pihak swasta yang luput melapor ke tingkat aparatur kecamatan dan kelurahan.
- Sebelum penyembelihan, petugas telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 24.734 hewan ternak di 175 lapak se-Kota Bekasi.
Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) mencatat penyembelihan sebanyak 18.153 ekor hewan kurban selama perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Ironisnya, jumlah realisasi tersebut mengalami penurunan drastis dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fenomena merosotnya data pemotongan hewan kurban di wilayah Kota Bekasi ini diduga kuat terjadi akibat lemahnya sinkronisasi sistem pelaporan dari penyelenggara kurban masyarakat hingga ke aparatur kelurahan dan kecamatan.
Mengapa Jumlah Hewan Kurban 1447 H di Kota Bekasi Menurun Drastis?
Penurunan jumlah hewan kurban di Kota Bekasi pada Idul Adha 1447 H disinyalir terjadi karena rendahnya kedisiplinan pelaporan data dari pihak penyelenggara kepada aparatur wilayah.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Bekasi, Markum, mengungkapkan bahwa banyak titik penyembelihan yang tidak menyetorkan data aktual mereka secara berjenjang.
”Adapun penurunan itu kemungkinan dikarenakan ada beberapa pihak dari masjid, musala, ataupun swasta yang kemungkinan tidak melapor ke lurah dan camat ataupun dinas,” kata Markum kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (03/06/2026).
Minimnya pelaporan ini mengindikasikan bahwa jumlah riil hewan kurban di lapangan bisa jadi jauh lebih besar daripada 18.153 ekor yang tercatat secara resmi di meja Pemkot Bekasi.
Padahal, pada tahun sebelumnya, angka penyembelihan tercatat mampu mencapai angka 23.679 ekor.
Meskipun terdapat anomali pada pencatatan, Markum memastikan bahwa secara teknis pengecekan kesehatan hewan hingga pemantauan penyembelihan di lapangan tetap berjalan secara ketat dan kondusif.
Berapa Proyeksi Awal dan Hasil Pemeriksaan Hewan Kurban oleh DKPPP Kota Bekasi?
Sebelum Idul Adha 1447 H bergulir, DKPPP Kota Bekasi memproyeksikan penyembelihan hewan kurban bisa mencapai 22.485 ekor berdasarkan masifnya inspeksi di lapangan.
Proyeksi ini jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi pelaporan akhir, mengingat ribuan hewan tersebut terdiri dari komoditas ternak unggulan seperti sapi, kambing, dan domba yang membanjiri pasar musiman.
Berikut adalah rincian data pengawasan dan penyembelihan hewan kurban oleh Pemkot Bekasi pada Idul Adha 1447 H:
- Total hewan diperiksa: 24.734 ekor ternak sebelum hari raya.
- Jumlah lokasi pengawasan: 175 lapak penjualan se-Kota Bekasi.
- Proyeksi penyembelihan awal: 22.485 ekor hewan kurban.
- Realisasi penyembelihan tercatat: 18.153 ekor hewan kurban.
Pemeriksaan kesehatan massal tersebut dilakukan sebagai langkah preventif pemerintah untuk menjamin kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat aman dari potensi penyakit menular, terlepas dari dinamika pelaporan jumlah penyembelihan pasca-hari raya.
Transparansi dan akurasi pendataan kurban sangat krusial bagi Pemkot Bekasi guna memetakan potensi ketahanan pangan serta perputaran ekonomi umat di setiap rukun warga (RW).
Ke depan, sinergi pendataan antara panitia kurban dan pemerintah daerah harus lebih dioptimalkan agar data yang dihasilkan merepresentasikan kondisi riil di masyarakat.
Bagaimana pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan tempat tinggal Anda tahun ini? Tinggalkan pandangan Anda di kolom komentar, dan sebarkan artikel ini untuk terus mendukung jurnalisme yang kritis serta terpercaya. Jangan lewatkan update kebijakan terbaru seputar Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.







