DKPPP Kota Bekasi Catat 18.153 Hewan Kurban Disembelih saat Idul Adha 1447 H

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi melalui DKPPP mencatat hanya 18.153 ekor hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha 1447 H.
  • ​Angka penyembelihan ini merosot drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 23.679 ekor.
  • ​Penurunan data diduga kuat akibat banyaknya panitia kurban dari masjid, musala, dan pihak swasta yang luput melapor ke tingkat aparatur kecamatan dan kelurahan.
  • ​Sebelum penyembelihan, petugas telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 24.734 hewan ternak di 175 lapak se-Kota Bekasi.

​Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) mencatat penyembelihan sebanyak 18.153 ekor hewan kurban selama perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Ironisnya, jumlah realisasi tersebut mengalami penurunan drastis dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena merosotnya data pemotongan hewan kurban di wilayah Kota Bekasi ini diduga kuat terjadi akibat lemahnya sinkronisasi sistem pelaporan dari penyelenggara kurban masyarakat hingga ke aparatur kelurahan dan kecamatan.

​Mengapa Jumlah Hewan Kurban 1447 H di Kota Bekasi Menurun Drastis?

​Penurunan jumlah hewan kurban di Kota Bekasi pada Idul Adha 1447 H disinyalir terjadi karena rendahnya kedisiplinan pelaporan data dari pihak penyelenggara kepada aparatur wilayah.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Bekasi, Markum, mengungkapkan bahwa banyak titik penyembelihan yang tidak menyetorkan data aktual mereka secara berjenjang.

​”Adapun penurunan itu kemungkinan dikarenakan ada beberapa pihak dari masjid, musala, ataupun swasta yang kemungkinan tidak melapor ke lurah dan camat ataupun dinas,” kata Markum kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (03/06/2026).

​Minimnya pelaporan ini mengindikasikan bahwa jumlah riil hewan kurban di lapangan bisa jadi jauh lebih besar daripada 18.153 ekor yang tercatat secara resmi di meja Pemkot Bekasi.

Padahal, pada tahun sebelumnya, angka penyembelihan tercatat mampu mencapai angka 23.679 ekor.

Meskipun terdapat anomali pada pencatatan, Markum memastikan bahwa secara teknis pengecekan kesehatan hewan hingga pemantauan penyembelihan di lapangan tetap berjalan secara ketat dan kondusif.

​Berapa Proyeksi Awal dan Hasil Pemeriksaan Hewan Kurban oleh DKPPP Kota Bekasi?

​Sebelum Idul Adha 1447 H bergulir, DKPPP Kota Bekasi memproyeksikan penyembelihan hewan kurban bisa mencapai 22.485 ekor berdasarkan masifnya inspeksi di lapangan.

Proyeksi ini jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi pelaporan akhir, mengingat ribuan hewan tersebut terdiri dari komoditas ternak unggulan seperti sapi, kambing, dan domba yang membanjiri pasar musiman.

​Berikut adalah rincian data pengawasan dan penyembelihan hewan kurban oleh Pemkot Bekasi pada Idul Adha 1447 H:

  • Total hewan diperiksa: 24.734 ekor ternak sebelum hari raya.
  • Jumlah lokasi pengawasan: 175 lapak penjualan se-Kota Bekasi.
  • Proyeksi penyembelihan awal: 22.485 ekor hewan kurban.
  • Realisasi penyembelihan tercatat: 18.153 ekor hewan kurban.

​Pemeriksaan kesehatan massal tersebut dilakukan sebagai langkah preventif pemerintah untuk menjamin kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat aman dari potensi penyakit menular, terlepas dari dinamika pelaporan jumlah penyembelihan pasca-hari raya.

​Transparansi dan akurasi pendataan kurban sangat krusial bagi Pemkot Bekasi guna memetakan potensi ketahanan pangan serta perputaran ekonomi umat di setiap rukun warga (RW).

Ke depan, sinergi pendataan antara panitia kurban dan pemerintah daerah harus lebih dioptimalkan agar data yang dihasilkan merepresentasikan kondisi riil di masyarakat.

​Bagaimana pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan tempat tinggal Anda tahun ini? Tinggalkan pandangan Anda di kolom komentar, dan sebarkan artikel ini untuk terus mendukung jurnalisme yang kritis serta terpercaya. Jangan lewatkan update kebijakan terbaru seputar Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.

Visited 32 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah
Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
Panti Pijat Plus-Plus Tak Tersentuh Aparat, Ulama Kritik Keras Pemkot Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:11 WIB

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Senin, 15 Juni 2026 - 09:06 WIB

Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas

Senin, 15 Juni 2026 - 08:33 WIB

​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!

Berita Terbaru

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

Gaji PPPK Ditanggung APBN, APBD Pemkot Bekasi Optimal untuk Warga

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:01 WIB

Infografis Pencairan Dana Hibah RW Kota Bekasi 2026. (Nano Banana Pro2)

Bekasi

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:11 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Opini

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?

Senin, 15 Jun 2026 - 19:59 WIB

Dua anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mubakhi (kiri) dan H. Nawal Husni (kanan), yang resmi bertukar tugas antara Komisi 1 dan Komisi 4 dalam rangka rotasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (15/06/2026). (Foto: Istimewa/Kolase RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Penyegaran AKD DPRD Kota Bekasi, Dua Legislator PPP Bertukar Komisi

Senin, 15 Jun 2026 - 15:02 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x