- Total Volume: 30 ton sampah diangkut dari sisa perayaan malam pergantian tahun baru 2026.
- Jenis Sampah: Didominasi oleh sampah plastik, botol kemasan, serta sisa makanan dan minuman.
- Lokasi Pembuangan: Seluruh sampah langsung dikirim ke TPA Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
- Status Terkini: Layanan pengangkutan sampah harian di wilayah pemukiman warga sudah kembali normal.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat volume timbulan sampah mencapai 30 ton usai perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di wilayah Kota Bekasi.
Tumpukan sampah tersebut berasal dari berbagai titik keramaian, ruang publik, dan pusat aktivitas masyarakat yang memadati jalanan protokol pada Rabu (31/12/2025) malam.
Berapa Peningkatan Volume Sampah di Kota Bekasi?
Pihak Pemkot Bekasi melalui DLH bergerak cepat menangani sisa perayaan tersebut untuk mencegah penumpukan yang dapat mengganggu estetika kota dan kenyamanan warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Tercatat sebesar 30 tonase sampah turut dihasilkan dari hasil timbulan sampah pada momentum pergantian tahun. Kami langsung bergerak guna mencegah terjadinya penumpukan,” kata Kepala Bidang Pengurangan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3 DLH Kota Bekasi, Nazirwan, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan resminya, Jumat (02/01/2026).
Nazirwan merincikan bahwa komposisi sampah yang diangkut sangat beragam. Mayoritas limbah tersebut merupakan sampah anorganik yang ditinggalkan warga usai merayakan pesta kembang api. Jenis sampah didominasi oleh:
- Sampah plastik (kantong kresek, bungkus makanan).
- Botol dan gelas minuman kemasan.
- Sisa makanan organik.
Bagaimana Penanganan Sampah Pasca Tahun Baru?
Kesiapsiagaan petugas kebersihan atau “Pasukan Oranye” menjadi kunci cepatnya pemulihan kebersihan kota.
Nazirwan menjelaskan bahwa tim kebersihan langsung diterjunkan begitu keramaian mulai surut untuk menyisir jalan-jalan utama dan alun-alun.
Sampah-sampah yang telah terkumpul tidak dibiarkan berlama-lama di Tempat Penampungan Sementara (TPS), melainkan langsung diangkut menuju pemrosesan akhir.
”Sampah-sampah itu saat ini sudah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, dan selanjutnya akan dilakukan pengolahan,” jelasnya.
Kapan Layanan Sampah Harian Kembali Normal?
Banyak warga yang khawatir layanan pengangkutan sampah rumah tangga akan terganggu akibat fokus petugas pada sampah tahun baru. Namun, Nazirwan memastikan bahwa operasional rutin tetap berjalan sesuai jadwal.
”Selepas pelaksanaan momentum tahun baru, bagi sampah-sampah di lokasi kewilayahan yang belum terangkut, kini sudah mulai dilakukan proses pengangkutan. Kami langsung mengarahkan armada untuk segera melayani sampah harian sesuai instruksi,” pungkasnya.
Dengan tertanganinya sampah musiman ini, kondisi kebersihan di Kota Bekasi dipastikan telah kembali normal.
DLH Kota Bekasi menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, terutama saat berada di area publik.
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



































