Sampah Zona 4 TPST Bantargebang Longsor, Tiga Truk Masuk Kali

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Armada truk terdorong ke saluran Kali Ciketing akibat pergeseran gunungan sampah di Zona 4 (Gunung Kembar) TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (31/12/2025).

Armada truk terdorong ke saluran Kali Ciketing akibat pergeseran gunungan sampah di Zona 4 (Gunung Kembar) TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (31/12/2025).

  • Waktu Kejadian: Rabu, 31 Desember 2025, pukul 13.40 WIB di Zona 4 (Gunung Kembar).
  • Dampak: Tiga unit truk (1 typer besar, 2 compactor besar) terseret masuk ke saluran Kali Ciketing.
  • Penyebab: Cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi memicu ketidakstabilan timbunan sampah.
  • Penanganan: Evakuasi selesai dalam 5 jam menggunakan 11 unit alat berat; akses jalan kini sudah normal.

​Insiden pergeseran gunungan sampah (longsor) terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, pada Rabu (31/12/2025) siang.

Peristiwa yang berlangsung di Zona 4 atau area Gunung Kembar ini menyebabkan tiga unit armada truk sampah terdorong hingga masuk ke saluran Kali Ciketing.

​Bagaimana Kronologi Truk Sampah Bisa Terseret Longsor?

​Insiden bermula ketika sejumlah armada truk sampah sedang mengantre untuk melakukan pembuangan (tipping) di Titik Buang Zona 4, tepatnya di akses jalan operasional dekat Hanggar Pangkalan 2. Secara tiba-tiba, terjadi pergeseran struktur sampah yang masif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Pergeseran sampah terjadi secara tiba-tiba saat sejumlah armada sedang mengantre untuk pembuangan sampah di Titik Buang Zona 4,” kata Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kota Bekasi, Rabu (31/12/2025).

​Akibat dorongan material sampah tersebut, tiga kendaraan berat yang terdiri dari satu unit truk typer besar dan dua unit truk compactor besar tergelincir masuk ke saluran air.

Saat kejadian, satu sopir dilaporkan berada di dalam kendaraan, sementara dua sopir lainnya berada di luar.

​Apakah Ada Korban Jiwa dalam Peristiwa Ini?

​Pihak DLH DKI Jakarta memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam insiden di TPST Bantargebang ini. Rekan sesama sopir dan petugas di lokasi bertindak cepat melakukan evakuasi korban ke titik aman.

​Meskipun situasi sempat mencekam, seluruh pengemudi dinyatakan selamat dan tidak memerlukan rujukan medis ke rumah sakit. Fokus utama pascakejadian langsung dialihkan pada pengamanan lokasi dan evakuasi armada.

​Apa Langkah Penanganan yang Dilakukan Pemprov DKI Jakarta?

​Merespons kejadian ini, Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) DLH DKI Jakarta segera menerjunkan tim tanggap darurat. Sebanyak 11 unit alat berat dikerahkan untuk menarik truk dari kali dan membersihkan material sampah yang menutup akses jalan operasional sepanjang kurang lebih 25 meter.

​Proses penanganan berlangsung cepat dan terukur. Dalam waktu sekitar lima jam, seluruh proses evakuasi dinyatakan selesai dan jalur operasional di Zona 4 sudah dapat dilintasi kembali oleh armada sampah lainnya.

​Apa Penyebab Utama dan Upaya Mitigasi ke Depan?

​Faktor cuaca ekstrem ditengarai menjadi penyebab utama labilnya gunungan sampah di wilayah milik Pemprov DKI Jakarta yang berlokasi di wilayah hukum Kota Bekasi ini. Curah hujan tinggi dalam dua bulan terakhir mempengaruhi kepadatan dan stabilitas landfill.

​Untuk mencegah kejadian serupa, DLH DKI Jakarta telah menyiapkan serangkaian langkah mitigasi teknis, antara lain:

  • Perapihan Lereng (Sloping): Mengurangi tingkat keterjalan timbunan agar tidak terlalu curam.
  • Penguatan Struktur: Pembangunan dinding penahan zona dan saluran air pengumpul lindi.
  • Manajemen Gas: Pemasangan pipa ventilasi untuk mengurangi tekanan gas metana di dalam timbunan.
  • Pemadatan: Menggunakan tanah penutup (cover soil) dan geomembran.

​DLH DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan, terutama saat musim hujan, demi keselamatan petugas dan kelancaran operasional pengelolaan sampah Ibu Kota di Bantargebang.

Punya informasi terkait layanan publik atau peristiwa penting di lingkungan Anda? Segera laporkan kepada redaksi RakyatBekasi.Com agar dapat kami tindak lanjuti kepada pihak terkait.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan
Marak Pungli di CFD Kota Bekasi, Pemkot Segera Tindak Preman
Buntut Nobar Piala Dunia, Wali Kota Bekasi Absen Apel Pagi
Konser Zephyer Project Bekasi Batal, Proses Refund Tiket Tuai Polemik
Rekor Zenza TekSas Pecahkan 507 Soal di CFD Lagoon Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Senin, 20 Juli 2026 - 14:32 WIB

Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:16 WIB

Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air

Senin, 20 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:51 WIB

Buntut Nobar Piala Dunia, Wali Kota Bekasi Absen Apel Pagi

Berita Terbaru

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menggunakan armada Clean Water Response Unit saat mendistribusikan pasokan air bersih untuk warga yang terdampak gangguan PDAM di Kecamatan Bekasi Timur, belum lama ini. Bantuan ini disalurkan sekaligus sebagai bentuk mitigasi Pemkot Bekasi dalam menghadapi potensi kekeringan ekstrem dampak fenomena El Nino di berbagai titik rawan. (Foto: Dok. RakyatBekasi)

Bekasi

El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan

Senin, 20 Jul 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x