Pemkot Bekasi Tunggu LPJ Dana Hibah RW Program Bekasi Keren hingga 30 Desember 2025

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Bekasi.

Kantor Wali Kota Bekasi.

Poin Utama:

  • Batas Waktu: Penyerahan LPJ Dana Hibah RW paling lambat tanggal 30 Desember 2025.
  • Anggaran: Program Bekasi Keren mengalokasikan Rp 100 Juta per RW.
  • Realisasi: Sebanyak 1.015 RW (99,5%) telah mencairkan dana, sementara 5 RW tidak menyerap anggaran.
  • SiLPA: Total dana yang tidak terserap mencapai Rp 500 Juta dan kembali ke Kas Daerah.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memberikan peringatan tegas kepada seluruh pengurus Rukun Warga (RW) penerima dana hibah Program Bekasi Keren untuk segera menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

Batas akhir pelaporan administrasi penggunaan dana sebesar Rp 100 juta tersebut ditetapkan hingga Selasa, 30 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan Batas Akhir Penyerahan LPJ Dana Hibah RW?

​Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Achmad Shovie menegaskan bahwa tenggat waktu tersebut bersifat mutlak karena berkaitan dengan tutup buku anggaran akhir tahun. Hal ini merujuk pada Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 900/4768-BPKAD.

​”Hingga saat ini progres pelaporan LPJ tersebut masih terus berjalan di masing-masing Kelurahan ataupun Kecamatan berdasarkan ketentuan waktu yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bekasi,” kata Achmad Shovie kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Minggu (28/12/2025).

​Para pengurus RW diimbau untuk tidak menunda proses administrasi agar tidak menghambat tertib administrasi keuangan daerah.

​Berapa RW yang Tidak Mencairkan Dana Hibah di Kota Bekasi?

​Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, dari total 1.020 RW yang ada, terdapat 5 RW yang dipastikan tidak mencairkan dana hibah tersebut.

Hal ini menyebabkan dana sebesar Rp 500 juta menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) di Kas Daerah.

​”Masih ada 5 RW pada 3 kelurahan yang tidak melakukan penyerapan Dana Hibah RW sampai saat ini. Dari total RW di Kota Bekasi, yang sudah melakukan penyerapan sebanyak 1.015 RW atau 99,5 persen,” kata Kepala BPKAD Kota Bekasi, Yudianto, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat dikonfirmasi, Minggu (14/12/2025).

​Adapun rincian 5 RW yang tidak menyerap anggaran tersebut tersebar di tiga kelurahan, yaitu:

  • Kelurahan Kranji: RW 06
  • Kelurahan Kota Baru: RW 01
  • Kelurahan Jatimelati: RW 01, RW 09, dan RW 13

​Yudianto menambahkan bahwa regulasi pencairan ini telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 23 Tahun 2025 tentang Program Penataan Lingkungan Rukun Warga Bekasi Keren.

Terkait alasan spesifik mengapa kelima RW tersebut tidak menyerap anggaran, pihak BPKAD menyerahkan sepenuhnya kepada Camat dan Lurah setempat untuk pembinaan lebih lanjut.

​Bagaimana Fungsi Pengawasan DPRD Kota Bekasi?

​Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi memastikan akan menjalankan fungsi pengawasannya secara ketat terhadap penggunaan dana publik ini.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyatakan bahwa pihaknya akan membedah laporan keuangan tersebut setelah melalui audit resmi.

​”Tugas kami dari DPRD ialah setelah laporan keuangan tersebut diberikan kepada Pemerintah Daerah selepas dilakukan audit oleh BPK, baru kami memintai keterangan terkait penggunaan dana tersebut,” kata Sardi Efendi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Sabtu (27/12/2025).

​Saat ini, pengawasan berjalan seiring dengan pelaksanaan program di lapangan untuk memastikan dana yang dikucurkan Pemkot Bekasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

​Dengan sisa waktu yang sangat singkat menjelang pergantian tahun, sinergi antara pengurus RW, Kelurahan, dan Kecamatan menjadi kunci agar tidak ada persoalan hukum di kemudian hari terkait penggunaan uang negara.

Punya informasi terkait penggunaan Dana Hibah RW di lingkungan Anda? Laporkan ke redaksi RakyatBekasi.Com jika Anda menemukan ketidaksesuaian.

Visited 4467 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x