Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi saat mengangkut sampah di salah satu jalur protokol Kota Bekasi guna memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga selama momen Nataru 2026.
Poin Utama:
- Total Personel: 456 kru kebersihan disiagakan dengan sistem shift 24 jam.
- Kekuatan Armada: 71 unit kendaraan dikerahkan (Dump truck, arm roll, compactor).
- Fokus Wilayah: Permukiman, rumah ibadah, terminal, stasiun, dan pusat keramaian.
- Target: Nol sampah tertinggal (zero waste left behind) selama libur panjang.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi menjamin tidak ada tumpukan sampah yang tercecer atau tertinggal di wilayah Kota Bekasi selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemkot Bekasi telah menyiapkan langkah antisipatif dini dengan menyiagakan ratusan personel dan puluhan armada untuk memastikan layanan kebersihan tetap berjalan optimal meski di hari libur.
Bagaimana Strategi DLH Kota Bekasi Tangani Sampah Nataru?
Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menegaskan bahwa pihaknya berpartisipasi aktif dalam pengendalian sampah melalui sistem kesiapsiagaan intensif dan terpadu di seluruh wilayah. Fokus penanganan diarahkan pada titik-titik yang kerap mengalami lonjakan volume sampah saat hari besar.
”Dengan pada momentum tersebut biasanya kerap terjadi peningkatan timbulan sampah pada umumnya di kawasan permukiman, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, ruang publik, jalur utama kota, serta lokasi-lokasi perayaan dan keramaian,” kata Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan tertulisnya di Kota Bekasi, Jumat (02/01/2026).
Kiswatiningsih menjelaskan bahwa pengendalian sampah saat momentum keagamaan dan pergantian tahun merupakan tugas pokok yang wajib dilaksanakan.
Oleh karena itu, strategi antisipatif telah disiapkan jauh hari agar tidak terjadi penumpukan yang mengganggu kenyamanan warga.
Berapa Jumlah Armada dan Personel yang Dikerahkan?
Guna menunjang operasional di lapangan, DLH Kota Bekasi mengerahkan kekuatan penuh baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur pendukung.
Total terdapat 71 unit armada pengangkut sampah yang diterjunkan, terdiri dari dump truck, arm roll, compactor, serta kendaraan pendukung operasional lainnya.
Tidak hanya armada, ratusan petugas juga dipastikan tetap bekerja saat warga lain sedang berlibur.
“Sebanyak 456 orang kru kebersihan disiagakan secara bergilir selama 24 jam guna memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan maksimal, meskipun di tengah masa libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.
Apa Imbauan Pemerintah Bagi Warga Bekasi?
Selain upaya dari pemerintah, peran serta masyarakat dinilai sangat krusial dalam menjaga kebersihan kota.
DLH Kota Bekasi mengimbau warga untuk tetap disiplin membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan di lingkungan RT/RW masing-masing.
Masyarakat juga diminta untuk mulai mengurangi penggunaan sampah sekali pakai dan melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah.
”Keberhasilan pengendalian dan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Kami mengajak warga Kota Bekasi untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.
Dengan kesiapan personel dan armada yang matang, Pemkot Bekasi optimis wilayah Kota Bekasi akan tetap bersih dan nyaman selama masa liburan awal tahun 2026 ini.
Warga Kota Bekasi, jika menemukan tumpukan sampah liar yang belum terangkut di wilayah Anda, segera laporkan melalui saluran pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau media sosial Dinas Lingkungan Hidup.
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































