Empat Kali Gagal, Akhirnya BMPS Beraudensi dengan Pj Wali Kota Bahas Pelaksanaan PPDB

- Jurnalis

Rabu, 1 Mei 2024 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar berpose bersama Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi beraudiensi untuk membahas pelaksanaan PPDB tahun 2024, Selasa (30/04/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar berpose bersama Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi beraudiensi untuk membahas pelaksanaan PPDB tahun 2024, Selasa (30/04/2024).

KOTA BEKASI – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengumumkan telah melakukan audiensi bersama Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad untuk melakukan pembahasan pelaksanaan PPDB Tahun 2024 mendatang, Selasa (30/04) sore kemarin. Audensi tersebut akhirnya terealisasi setelah permohonan audensi BMPS yang konon katanya sudah empat kali tidak ditanggapi oleh Pj gani. Adapun hasil audiensi tersebut, BMPS meminta kepada Pemerintah Kota menyoal perbaikan sistem PPDB maupun kajian regulasi Perwal yang nantinya akan menjadi payung hukum.
“Sudah diterima (Audiensi kami dengan Pj Wali Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi) dan pada intinya Pemerintah Kota menerima usulan BMPS terkait perbaikan sistem PPDB dan secara teknis minta Kadisdik untuk membuat simulasi agar kebijakan yang akan di buat tidak menimbulkan masalah baru,” ucap Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly kepada RakyatBekasi.com, Selasa (30/04) malam.
Dalam audensi yang berlangsung sekira satu jam itu, Ayung menyampaikan bahwa sebelum juknis PPDB disepakati dalam bentuk Perwal, pihaknya meminta kepada Pj Gani untuk diperbaiki sebelum ditandatangani.
“Selama ini Pelaksanaan tidak sesuai Juklak & Juknis yang telah disepakati dan ditandatangani Wali Kota Bekasi. Walaupun dalam pelaksanaannya belum bisa seratus persen seperti Permendikbud, tapi selalu ada peningkatandari tahun-tahun sebelumnya,” sambungnya.
Dalam perjuangannya selama ini, Ayung menyampaikan bahwa BMPS Kota Bekasi hanya menuntut pelaksanaan PPDB dilaksanakan berdasarkan Permendikbud. “Namun dalam 10 tahun terakhir, Pemkot selalu melanggar. Puncaknya, Wali Kota Bekasi pernah kita somasi atas pelanggaran tersebut. Berkaca dari itu, kita harap Pj Wali Kota Bekasi tidak terkontaminasi, karena beliau bukan orang politik,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:58 WIB

Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x